Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PUTRI sulung Uya Kuya dan Astrid Kuya, Cinta Kuya, membagikan curahan emosinya usai rumah keluarganya di Duren Sawit, Jakarta Timur, dijarah massa pada akhir Agustus 2025. Dalam unggahan 30 Agustus, Cinta mengaku menangis saat membaca berita tersebut.
Trauma peristiwa itu membuatnya mengalami anxiety attack dan overthinking berkepanjangan.
“Overthinking dan anxiety attack aku datang. Aku capek, mata bengkak, rambut rontok. I feel useless. I don’t know what to do. Jauh dari mereka karena aku belajar di sini dan hampir lulus sekolah. Bingung. Aku bingung,” tulisnya.
Kesulitan menghubungi kedua orangtuanya memperparah kepanikan.
“Aku masih tidak bisa menghubungi kedua orang tuaku. Aku takut, khawatir, gigit kuku, tarik rambut, dada sakit, susah napas, dan tremor seluruh badan,” ungkap Cinta.
Kondisi psikologisnya kian drop usai melihat video kerumunan massa mendatangi apartemen orangtuanya di Jakarta Selatan pada 1 September.
“Keadaan aku makin memburuk. Melihat video orang menunggu depan lobby apartemen, aku hanya bisa berdoa. Aku lemas, menangis lagi. I’m mentally drained. Sudah lama aku tidak ke psikiater,” tulisnya.
Malamnya, Cinta akhirnya berhasil menghubungi orangtuanya.
“Aku bahagia bisa dengar suara mereka lagi. Tapi keadaan masih tidak kondusif. Aku mulai bisa makan sedikit, tapi perut masih mual karena panik dan takut,” ungkapnya.
Penjarahan rumah Uya Kuya menyita perhatian publik setelah sebuah video viral memperlihatkan massa merangsek masuk ke rumahnya di Jakarta Timur pada Sabtu (30/8) malam.
Massa merobohkan pagar, masuk hingga lantai dua, dan menjarah isi rumah. Hingga kini, polisi telah mengamankan 15 orang pelaku, termasuk seorang anak di bawah umur. (Z-10)
Posisi Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan berakhir pada 8 September 2025 setelah reshuffle Presiden Prabowo. Kepergiannya diwarnai kontroversi. Simak rangkuman isu yang mengemuka.
Salah satu ciri khas orang yang memiliki high functioning anxiety adalah rasa tidak pernah puas meskipun telah mencapai target tertentu.
Banyak yang keliru membedakan antara kecemasan (anxiety) dan depresi. Ini perbedaannya.
Apabila ada seseorang yang memiliki kesulitan untuk mengendalikan ketakutan akan kematian disarankan agar segera berkonsultasi ke dokter.
Yang menjadi persoalan, saat ini, deteksi gangguan kesehatan jiwa di Indonesia masih sangat minim.
Meski GERD dan axiety merupakan dua kondisi berbeda, keduanya saling berkaitan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved