Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PSIKOLOG sekaligus figur publik Caca Tengker menjelaskan tanda-tanda dan dampak high functioning anxiety, yakni kondisi ketika seseorang tetap mampu menjalankan aktivitas sehari-hari dengan normal meski menyimpan kecemasan yang berlebihan di dalam dirinya.
"Kalau anxiety (kecemasan) biasa, gejalanya terlihat jelas dari luar misalnya gugup atau takut. Sementara pada high functioning anxiety, dia bisa berfungsi secara normal dalam sehari-harinya, kelihatannya baik-baik dan nyaman aja, padahal di dalam dirinya ada pergolakan dan kecemasan yang berlebihan," kata Caca, dikutip Sabtu (30/8).
Menurut Caca Tengker, salah satu ciri khas orang yang memiliki high functioning anxiety adalah rasa tidak pernah puas meskipun telah mencapai target tertentu.
"Misalkan tadinya kita mendefinisikan kesuksesan dengan gaji Rp10 juta, tapi, ketika kita udah punya gaji Rp10 juta rasanya masih tidak puas dan ingin gaji Rp20 juta. Begitu terus seterusnya," ujar dia.
Individu dengan kondisi tersebut sering bergantung pada validasi orang lain. Namun, alih-alih menenangkan, pujian justru membuat tekanan pada dirinya semakin besar.
"Ketika dipuji kita malah makin merasa ada tuntutan yang membuat kita harus menunjukkan lebih baik lagi ke orang lain. Itu bisa menjadi tanda kita sedang mengalami high functioning anxiety," tutur Caca.
Terkait penanganannya, Caca mengingatkan untuk menghindari kebiasaan mendiagnosis diri sendiri. Dia menyarankan untuk berkonsultasi dengan psikolog profesional ketika kecemasan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari.
"Jangan tunggu sampai sudah rasanya mentok baru kita cari pertolongan. Kalau kita cari pertolongan dari sebelum kita mentok itu akan lebih mudah ditolong dan itulah pentingnya lingkungan yang mendukung," kata dia.
High functioning anxiety, menurut dia, juga berkaitan dengan sifat perfeksionis yang terlalu menuntut kesempurnaan. Hal itu, menurutnya,
justru membuat hidup terasa berat.
"Manusia tempatnya salah, tapi, kita berharap kita punya semuanya yang sempurna. Itu makin bikin kita merasa cemas dan makin bikin kita merasa kalau tidak ada yang bisa kita capai karena memang kesempurnaan itu tidak mungkin tercapai dan itu di luar dari kontrol kita," pungkas Caca. (Ant/Z-1)
Kolin merupakan nutrisi esensial yang berperan langsung dalam pengaturan suasana hati, daya pikir, dan emosi.
Kafein dalam dosis tinggi dapat merangsang sistem saraf simpatis, yang berdampak pada meningkatnya detak jantung serta munculnya rasa gelisah
Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) dan kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain di jagat maya menjadi pemicu utama kecemasan masyarakat saat ini.
Psikolog klinis Phoebe Ramadina membagikan langkah-langkah pertolongan pertama yang dapat dilakukan untuk membantu seseorang yang mengalami stres akibat bencana.
Fenomena “kupu-kupu” di perut saat gugup ternyata berkaitan erat dengan sumbu otak-usus. Begini penjelasan ilmiah para ahli.
Anxiety disorder adalah salah satu kondisi terkait kesehatan mental yang paling sering terjadi. Kecemasan yang dirasakan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved