Kamis 19 Mei 2022, 14:26 WIB

Menkeu Usulkan Anggaran Subsidi Energi Ditambah Rp74,9 Triliun

Despian Nurhidayat | Ekonomi
Menkeu Usulkan Anggaran Subsidi Energi Ditambah Rp74,9 Triliun

Antara
Menteri Keuangan Sri Mulyani menghadiri rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR.

 

MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengusulkan tambahan anggaran subsidi energi mencapai Rp74,9 triliun pada APBN 2022. 

Peningkatan ini sejalan dengan lonjakan harga minyak dunia, yang semakin jauh dari asumsi harga minyak mentah Indonesia (ICP). Adapun ICP diusulkan naik menjadi US$100 per barel, dari sebelumnya US$63 per barel. 

Diketahui, anggaran subsidi energi tahun ini sebesar Rp134 triliun. Lalu, ada usulan tambahan anggaran sebesar Rp74,9 triliun. Artinya, untuk keseluruhan anggaran subsidi energi tahun ini melonjak hingga Rp208,9 triliun.

Baca juga: Kekhawatiran Pasokan Membuat Harga Minyak Dunia Beragam

"Dengan adanya perubahan keekonomian, kalau asumsi ICP US$100, maka subsidi energi akan menggelembung menjadi Rp208,9 triliun, atau naik Rp74,9 triliun," ungkap Ani, sapaan akrabnya, dalam rapat kerja bersama Banggar DPR RI, Kamis (19/5).

Secara rinci, tambahan subsidi energi untuk BBM dan LPG 3 kg, dari awalnya Rp71,8 triliun kemudian naik menjadi Rp208,9 triliun. Lalu, tambahan untuk subsidi listrik dari Rp3,1 triliun naik menjadi Rp59,6 triliun.

Bendahara Negara juga mengusulkan tambahan kompensasi energi sebesar Rp291 triliun pada tahun ini. "Jadi, kalau harga BBM itu direfleksikan US$100 per barel, maka subsidi dan kompensasi melonjak sangat tinggi. Dari Rp152,5 triliun menjadi Rp443,6 triliun, atau naiknya Rp291 triliun," papar Ani.

Baca juga: Wapres: Warga Lokal Jangan Hanya Menonton Proses Industrialisasi

Menurutnya, anggaran kompensasi yang melonjak tinggi disebabkan beberapa aspek yang sebelumnya tidak diberi kompensasi. Seperti, kompensasi untuk Pertalite yang harganya tidak naik mencapai Rp114,7 triliun, serta listrik sebesar Rp21,4 triliun.

"Solar kita juga meledak ke Rp98,5 triliun dan untuk listrik juga Rp21,4 triliun. Jadi, anggaran untuk kompensasi akan melonjak, dari hanya dialokasikan Rp18,5 triliun menjadi Rp234,6 triliun, atau naik Rp216,1 triliun," terangnya.(OL-11)

Baca Juga

ANTARA/Adwit B Pramono

DPR Minta Pendaftaran BBM Subsidi tidak Menyulitkan Masyarakat

👤Despian Nurhidayat 🕔Kamis 30 Juni 2022, 10:40 WIB
"Harus dipikirkan juga untuk mungkin dibuka pendaftaran manual secara mudah di SPBU atau di tempat lain dan pascapendaftaran...
Dok Gamal Men

Fokus Pasarkan Skincare untuk Pria, Kosmetik ini Resmi Akuisisi Norm

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 30 Juni 2022, 10:29 WIB
E-commerce skincare pria terbesar di Indonesia Gamal Men, hari ini Kamis (30/6) resmi mengumumkan akusisi brand skincare baru untuk...
ANTARA/Zabur Karuru

Pemerintah Kantongi Tiga Jutaa Dosis Vaksin untuk Percepat Penanganan PMK

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Kamis 30 Juni 2022, 10:25 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendorong percepatan vaksinasi pada hewan ternak untuk mengendalikan Penyakit...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya