Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
MILIARDER India Gautam Adani mencapai kesepakatan senilai US$10,5 miliar untuk membeli perusahaan lokal raksasa semen asal Swiss, Holcim. Ia memprediksi terjadi ledakan konstruksi dalam beberapa dekade mendatang.
Dalam akuisisi terbesarnya hingga saat ini, kesepakatan itu akan memberikan raja batu bara dan pelabuhan, Adani, saham pengendali di produsen semen terbesar kedua di India. Ia bersaing dengan Mukesh Ambani dari India untuk gelar orang terkaya di Asia.
"Kepindahan kami ke bisnis semen merupakan validasi lain dari keyakinan kami pada kisah pertumbuhan bangsa kami," kata Adani, 59, dalam suatu pernyataan Minggu (15/5) malam. "Tidak hanya diharapkan tetap menjadi salah satu ekonomi terbesar di dunia yang didorong oleh permintaan selama beberapa dekade, India juga terus menjadi pasar semen terbesar kedua di dunia," tambahnya.
Kesepakatan itu menandai keluarnya Holcim dari pasar India setelah 17 tahun dan merupakan bagian dari strategi restrukturisasi global setelah merger raksasa semen Swiss pada 2015 dengan Lafarge Prancis. Setelah disetujui oleh regulator dan pemegang saham, perusahaan akan mengakuisisi saham Holcim di produsen lokal Ambuja Cments dan ACC.
Akuisisi tersebut akan menjadikan Adani sebagai produsen semen terbesar kedua di India dengan kapasitas 70 juta ton per tahun. India, yang sudah menjadi rumah bagi 1,4 miliar orang, diproyeksikan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk menjadi negara terpadat di planet ini pada pertengahan dekade ini.
Baca juga: Inflasi April Brasil Cetak Level Tertinggi dalam 26 Tahun
Badan Energi Internasional mengatakan dalam laporan tahun lalu bahwa diperkirakan 270 juta orang akan ditambahkan ke populasi perkotaan India pada 2040. Ini setara dengan menambahkan kota baru seukuran Los Angeles setiap tahun.
Itu juga kemungkinan meningkatkan emisi di pencemar terbesar ketiga di dunia, karena pembuatan semen menghasilkan karbon dioksida. Saham Ambuja Cments naik 3,80%. Saham di ACC Ltd naik 6% di Mumbai setelah pengumuman tersebut. (AFP/OL-14)
Startup India Sarvam AI mengejutkan dunia dengan Sarvam Vision dan Bulbul, model AI lokal yang mengungguli Google Gemini dan DeepSeek dalam OCR dan suara.
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengajak masyarakat untuk meningkatakan kewaspadaan pencegahan virus nipah terutama saat bepergian ke negara-negara seperti India dan Banglades
SEDIKITNYA 31 orang tewas dan 169 lain luka-luka ketika seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan dirinya di suatu masjid Syiah selama salat Jumat di ibu kota Pakistan, Islamabad.
INDIA mengutuk serangan bom bunuh diri di suatu masjid Syiah di Islamabad, Pakistan, yang menewaskan sedikitnya 31 orang dan melukai 169 lainnya pada Jumat (6/2).
POLDA Bali mengungkap jaringan judi online internasional yang beroperasi di wilayah Bali.
Presiden AS Donald Trump resmi menurunkan tarif barang India menjadi 18%. Sebagai gantinya, PM Narendra Modi sepakat menghentikan pembelian minyak Rusia.
Netflix resmi mengubah tawaran akuisisi Warner Bros. Discovery (WBD) menjadi tunai penuh senilai US$27,75 per saham demi menjegal aksi akuisisi paksa dari Paramount.
CEO Paramount David Ellison meluncurkan gugatan hukum dan upaya akuisisi paksa (hostile takeover) terhadap Warner Bros. Discovery demi menjegal kesepakatan dengan Netflix.
PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) memperluas portofolio bisnisnya ke segmen hunian tapak (landed housing) melalui akuisisi 99,9% saham PKSI senilai 174,8 miliar.
Netflix sedang melakukan refinancing utang jangka pendek dengan nilai mencapai US$ 59 miliar atau sekitar Rp 979 triliun demi mendukung kemungkinan akuisisi Warner Bros Discovery.
Tidak ada yang berubah hari ini. Kedua layanan streaming (Netflix dan HBO Max) akan terus beroperasi secara terpisah,"
Paramount mengajukan tawaran tunai langsung kepada pemegang saham Warner Bros. Discovery, menantang kesepakatan WBD dengan Netflix.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved