Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PERTARUNGAN sengit memperebutkan masa depan raksasa hiburan Warner Bros. Discovery (WBD) memasuki babak baru. Pada Selasa pagi waktu setempat, Netflix menyatakan kesiapannya untuk membayar seluruh akuisisi Warner Bros. dan HBO secara tunai, mengubah rencana awal yang sebelumnya berupa kombinasi uang tunai dan saham.
Langkah berani ini diambil hanya berselang enam minggu setelah kesepakatan awal diumumkan. Netflix kini menawarkan harga US$27,75 (Sekitar Rp470.745) per saham untuk studio film dan aset streaming WBD. Aset-aset tersebut rencananya akan dipisahkan menjadi perusahaan publik baru bernama Warner Bros. akhir tahun ini. Sementara itu, CNN dan saluran televisi lainnya di bawah naungan WBD akan bergabung dalam entitas terpisah bernama Discovery Global.
Perubahan struktur pembayaran menjadi tunai penuh ini merupakan strategi Netflix dan WBD untuk menangkis upaya pengambilalihan paksa (hostile takeover) dari Paramount. Sebelumnya, Paramount berargumen tawaran mereka lebih unggul karena menggunakan skema tunai penuh, sementara tawaran lama Netflix masih melibatkan pertukaran saham.
Dalam rilis resminya, Netflix menyebutkan transaksi ini akan didanai melalui kombinasi kas internal, fasilitas kredit yang tersedia, dan komitmen pendanaan. "Langkah ini menyederhanakan struktur transaksi, memberikan kepastian nilai yang lebih besar bagi pemegang saham WBD, dan mempercepat jalur menuju pemungutan suara pemegang saham," ungkap kedua perusahaan tersebut.
CEO WBD, David Zaslav, menyatakan setelah melewati tinjauan Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC), pihaknya akan segera menjadwalkan rapat umum pemegang saham luar biasa yang diperkirakan berlangsung pada musim semi mendatang.
Samuel A. Di Piazza, Jr., Ketua Dewan Direksi WBD, menegaskan dukungannya terhadap Netflix. "Dengan beralih ke pertimbangan tunai penuh, kami kini dapat memberikan nilai luar biasa dari kombinasi dengan Netflix dengan tingkat kepastian yang lebih tinggi," ujarnya.
Namun, Paramount tidak tinggal diam. Di bawah kepemimpinan David Ellison, Paramount tetap melaju dengan rencana pembelian saham seharga US$30 per lembar, lebih tinggi dari tawaran Netflix. Ellison bahkan mengancam akan melakukan perang proksi untuk mengganti jajaran direksi WBD dengan orang-orang yang berpihak pada Paramount.
Paramount berargumen bahwa pemisahan saluran televisi Discovery Global tidak memiliki nilai ekuitas yang berarti. Meski upaya hukum Paramount untuk mempercepat kasus valuasi ini sempat ditolak oleh pengadilan Delaware, persaingan kedua raksasa ini dipastikan akan mengubah peta industri hiburan dunia secara permanen. (CNN/Z-2)
CEO Paramount David Ellison meluncurkan gugatan hukum dan upaya akuisisi paksa (hostile takeover) terhadap Warner Bros. Discovery demi menjegal kesepakatan dengan Netflix.
Dewan direksi WBD resmi menolak tawaran akuisisi Paramount senilai $30 per saham. WBD lebih memilih Netflix karena alasan risiko utang dan kepastian hukum.
Netflix sedang melakukan refinancing utang jangka pendek dengan nilai mencapai US$ 59 miliar atau sekitar Rp 979 triliun demi mendukung kemungkinan akuisisi Warner Bros Discovery.
Paramount mengajukan tawaran tunai langsung kepada pemegang saham Warner Bros. Discovery, menantang kesepakatan WBD dengan Netflix.
Warner Bros. Discovery menggugat Midjourney karena dituding melanggar hak cipta dengan mereproduksi karakter populer.
CEO Paramount David Ellison meluncurkan gugatan hukum dan upaya akuisisi paksa (hostile takeover) terhadap Warner Bros. Discovery demi menjegal kesepakatan dengan Netflix.
Dewan direksi WBD resmi menolak tawaran akuisisi Paramount senilai $30 per saham. WBD lebih memilih Netflix karena alasan risiko utang dan kepastian hukum.
Paramount mengajukan tawaran tunai langsung kepada pemegang saham Warner Bros. Discovery, menantang kesepakatan WBD dengan Netflix.
OLIVIA Hussey Eisley, aktris Inggris-Argentina yang terkenal di era 60an – 80an lewat film Romeo and Juliet (1968), meninggal di usia 73 tahun.
PT Paramount Enterprise International (Paramount Enterprise) siap merayakan hari jadinya yang ke-18 dengan penuh semangat, optimisme, dan komitmen untuk terus berinovasi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved