Headline

Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.

Paramount Naikkan Tawaran Akuisisi Warner Bros Discovery

Thalatie K Yani
25/2/2026 09:37
Paramount Naikkan Tawaran Akuisisi Warner Bros Discovery
Persaingan akuisisi Warner Bros Discovery memanas. Paramount naikkan tawaran jadi US$31 per saham, mengancam kesepakatan yang sebelumnya diraih Netflix.(Unsplash)

PETA persaingan akuisisi Warner Bros Discovery (WBD) kembali berguncang. Paramount Skydance resmi meningkatkan tawaran mereka untuk membeli raksasa hiburan tersebut, sebuah langkah strategis yang berpotensi menyingkirkan rival terberatnya, Netflix, dari meja perundingan.

Pihak Warner Bros menyatakan bahwa Paramount telah setuju untuk menaikkan tawaran pembelian sebesar $1 per saham. Dewan direksi WBD menilai tawaran terbaru ini "secara wajar dapat diharapkan akan menghasilkan proposal yang lebih unggul."

Angka Fantastis di Meja Perundingan

Dalam proposal terbarunya, Paramount yang didukung oleh miliarder teknologi Larry Ellison dan dipimpin oleh putranya, David Ellison, menawarkan harga US$31 per saham secara tunai. Angka ini melampaui kesepakatan yang sebelumnya dijalin WBD dengan Netflix pada Desember lalu senilai US$27,75 per saham atau sekitar US$82 miliar (termasuk utang).

Tidak hanya menawarkan harga saham yang lebih tinggi, Paramount juga berkomitmen membayar US$7 miliar jika kesepakatan gagal dan bersedia menanggung biaya penalti pemutusan kontrak (break-up fee) sebesar US$2.8 miliar yang harus dibayarkan WBD kepada Netflix.

Warner Bros menyatakan akan melakukan pembicaraan lebih lanjut dengan Paramount sebelum mengambil keputusan final apakah akan membatalkan kesepakatan dengan Netflix atau tidak.

Respons Disiplin dari Netflix

Netflix kini memiliki waktu empat hari untuk mengajukan penawaran balasan. Hingga saat ini, Netflix belum memberikan komentar resmi. Namun, dalam wawancara dengan BBC sebelum tawaran baru ini muncul, Co-CEO Netflix Ted Sarandos menegaskan sikap disiplin perusahaannya.

"Saya tidak ingin berandai-andai," ujar Sarandos. "Kami sangat menyukai kesepakatan di posisi kami saat ini. Kami adalah pembeli yang sangat disiplin dan akan selalu begitu. Ini semua adalah proses penemuan harga."

Kekhawatiran Monopoli dan Politik

Meski persaingan harga kian memanas, kedua proposal akuisisi ini menghadapi tantangan besar dari sisi regulasi. Para pembuat kebijakan di Washington mengungkapkan kekhawatiran terkait potensi monopoli dan dampaknya terhadap industri hiburan secara luas.

Selain isu kenaikan harga langganan dan masa depan bioskop, hubungan keluarga Ellison dengan administrasi Trump juga menjadi sorotan tajam, terutama dari pihak Partai Demokrat.

Jika kesepakatan dengan Paramount tercapai, skema bisnis WBD kemungkinan besar akan berubah total. Sebelumnya, di bawah rencana Netflix, WBD hanya akan menjual divisi film dan streaming (termasuk HBO), sementara jaringan televisi tradisional dan saluran berita CNN akan dipisahkan (spin-off) menjadi perusahaan independen. Namun, Paramount berambisi untuk mengambil alih seluruh entitas perusahaan.

Luke Stillman, Direktur Pelaksana konsultan media Madison and Wall, menilai Warner Bros memang sengaja memicu perang harga. Ia memprediksi harga akuisisi ini bahkan bisa melambung hingga US$33 per saham sebelum benar-benar mencapai titik temu. (BBC/Z-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya