Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Perkuat Struktur Bisnis lewat Akuisisi Rp174,8 Miliar

 Gana Buana
10/1/2026 18:26
Perkuat Struktur Bisnis lewat Akuisisi Rp174,8 Miliar
DADA perluat bisnis lewat akuisisi PKSI.(Dok. MI)

PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) memperluas portofolio bisnisnya ke segmen hunian tapak (landed housing) melalui akuisisi 99,9% saham PT Pejaten Kreasi Sukses Indonesia (PKSI) senilai sekitar Rp174,8 miliar.

Akuisisi tersebut dilakukan oleh pemegang saham pengendali DADA, PT Karya Permata Inovasi Indonesia Tbk (KPII), dan telah diselesaikan pada awal 2026. Dengan transaksi ini, KPII resmi menjadi pemegang saham pengendali PKSI.

Langkah ekspansi ini sejalan dengan membaiknya sentimen sektor properti nasional, didukung oleh perpanjangan kebijakan Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) 100% sepanjang 2026. Kebijakan tersebut dinilai mendorong permintaan hunian, khususnya dari konsumen end user.

Direktur dan CEO PT Diamond Citra Propertindo Tbk, Bayu Setiawan, mengatakan bahwa akuisisi PKSI merupakan bagian dari strategi jangka menengah perseroan dalam memperkuat struktur bisnis dan memperluas segmen pengembangan properti.

“Akuisisi ini dilakukan untuk memperkuat pengembangan rumah tapak di wilayah penyangga Jakarta, yang permintaannya masih didominasi oleh end user dan memiliki potensi pertumbuhan,” ujar Bayu dalam keterangan resmi.

Melalui PKSI, DADA akan mengembangkan proyek perumahan tapak di sejumlah kawasan penyangga Jakarta, seperti Depok, Bogor, dan Tangerang Selatan. Wilayah tersebut dinilai memiliki permintaan hunian yang relatif stabil seiring pertumbuhan populasi dan kebutuhan rumah pertama.

Sebelumnya, DADA dikenal sebagai pengembang properti dengan fokus pada proyek high rise dan strata title. Ekspansi ke segmen hunian tapak diharapkan dapat melengkapi portofolio bisnis perseroan dan menciptakan sumber pendapatan yang lebih berimbang.

Seiring dengan langkah korporasi tersebut, saham DADA menunjukkan penguatan sejak awal 2026. Saham perseroan bergerak naik dari level Rp50 per saham ke kisaran Rp67, mencerminkan respons pasar terhadap arah ekspansi dan penguatan fundamental bisnis perusahaan.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya