Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Saham DADA Mendadak ARA, dari Gocap ke Rp67 dalam Sekejap

 Gana Buana
07/1/2026 12:56
Saham DADA Mendadak ARA, dari Gocap ke Rp67 dalam Sekejap
Saham DADA bangun dari tidur panjang.(Antara)

PERGERAKAN mengejutkan terjadi di lantai bursa pada perdagangan Rabu (7/1). Saham PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) yang sebelumnya tertidur lelap di level terendah Rp50 (gocap), tiba-tiba bangkit dan melesat hingga menyentuh batas Auto Reject Atas (ARA).

Berdasarkan data perdagangan sesi pertama, saham emiten properti ini dibuka stagnan di Rp50, namun mendadak mengalami lonjakan permintaan yang masif menjelang penutupan sesi. Saham DADA akhirnya menutup perdagangan dengan kenaikan 34% ke level Rp67 per saham.

Volume Transaksi tidak Wajar

Kenaikan harga ini disertai dengan ledakan volume yang sangat signifikan. Tercatat, volume transaksi mencapai 2,39 miliar lembar saham dengan nilai transaksi melebihi Rp140 miliar dalam satu hari perdagangan. Angka ini jauh di atas rata-rata volume harian DADA yang biasanya sepi peminat saat berada di level gocap.

Berdasarkan analisis broker information Ajaib Sekuritas, pergerakan ini murni didorong oleh spekulasi dan euforia ritel (FOMO), mengingat belum adanya keterbukaan informasi material baru dari manajemen terkait aksi korporasi yang fundamental.

Memori "Multibagger" dan Bayang-Bayang Risiko

Para pelaku pasar disinyalir kembali teringat pada reli fenomenal DADA di tahun 2025, di mana saham ini sempat meroket dari level tunggal (Rp8) hingga ke kisaran Rp240. Namun, tim riset Media Indonesia mengingatkan investor untuk tetap waspada terhadap volatilitas tinggi saham ini.

Ada dua catatan risiko penting yang perlu diperhatikan investor sebelum terjebak euforia:

  • Riwayat Distribusi Pengendali: Pada reli tahun 2025, data menunjukkan adanya aksi jual (distribusi) masif dari pemegang saham pengendali saat harga sedang di pucuk, yang kemudian diikuti oleh kejatuhan harga yang tajam.
  • Sentimen Fundamental: Investor juga perlu mengingat kembali isu viral pada November 2025 terkait "kantor warung" yang sempat membuat heboh, meskipun manajemen telah mengklarifikasi bahwa kantor operasional berada di Dave Apartment. Hal ini menunjukkan betapa sensitifnya saham ini terhadap isu-isu non-fundamental.

Data Ringkasan Perdagangan DADA (7 Januari 2026)

Metrik Data
Harga Pembukaan Rp50
Harga Penutupan Rp67 (ARA)
Kenaikan +34%
Volume Transaksi 2,39 Miliar Lembar
Support Terdekat Rp50
Resistance Terdekat Rp75 - Rp80

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Media Indonesia tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang timbul dari keputusan investasi. (Ajaib/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya