Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PERGERAKAN tidak wajar terjadi pada saham PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) pada perdagangan sesi I, Rabu (7/1). Saham yang sebelumnya lama tertidur di level terendah Rp50 (saham gocap) ini mendadak melonjak 34% hingga menyentuh batas Auto Reject Atas (ARA) di level Rp67 per saham.
Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) pukul 10.30 WIB, terjadi lonjakan volume transaksi yang sangat masif. Tercatat, volume perdagangan menembus 2,39 miliar lembar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp144,91 miliar. Fenomena ini diwarnai dengan antrean beli (bid volume) yang mengular hingga lebih dari 4 juta lot di harga Rp67, sementara sisi jual (offer) kosong melompong.
Kenaikan harga saham emiten properti ini disinyalir bukan didorong oleh aksi korporasi atau perbaikan fundamental, melainkan sentimen irasional yang viral di media sosial. Beredar tangkapan layar percakapan di grup komunitas saham yang mengatasnamakan Yudo Achilles Sadewa, putra dari seorang pejabat tinggi negara, yang mengaku bermimpi harga saham DADA akan menyentuh level fantastis.
Sentimen psikologis ini memicu fear of missing out (FOMO) di kalangan investor ritel, mengingat sejarah volatilitas saham DADA yang pernah mencetak kenaikan ribuan persen pada tahun 2025 sebelum akhirnya jatuh kembali ke gocap.
Meski harga melonjak, investor dihimbau untuk tetap waspada. Analis pasar modal mengingatkan bahwa DADA memiliki rekam jejak volatilitas ekstrem. Pada Oktober 2025, saham ini sempat diterpa isu miring terkait lokasi kantor operasional yang disebut-sebut berada di sebuah warung kelontong di Depok, meskipun manajemen telah mengklarifikasi bahwa kantor resmi mereka berada di Dave Apartment.
Selain itu, data kepemilikan menunjukkan adanya penurunan porsi kepemilikan pengendali, PT Karya Permata Inovasi Indonesia, yang kini hanya menggenggam sekitar 29,6%. Sisanya, hampir 70% saham dikuasai oleh publik, yang membuat pergerakan harga sangat rentan terhadap spekulasi pasar tanpa penopang fundamental yang kuat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterbukaan informasi resmi dari manajemen PT Diamond Citra Propertindo Tbk terkait volatilitas transaksi hari ini di laman BEI.
| Indikator | Data |
|---|---|
| Harga Pembukaan | Rp50 |
| Harga Tertinggi (High) | Rp67 (ARA) |
| Kenaikan | +34,00% |
| Volume Transaksi | 2,39 Miliar Lembar |
| Antrean Beli (Bid) | 4.000.000+ Lot |
(Data RTI Business & BEI/Z-10)
Saham DADA mendadak bangun dari level gocap (Rp50) hingga ARA ke Rp67 dengan volume transaksi jumbo. Simak analisis risiko, sejarah volatilitas, dan trennya di sini.
PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) menegaskan strategi bisnis yang fokus pada penciptaan nilai tambah dan kualitas proyek pasca-raih IMHA.
Saham DADA (PT Diamond Citra Propertindo Tbk) kembali menjadi sorotan pasar di awal 2026 setelah bergerak dari level gocap. Simak rekam jejak volatilitas dan posisi pengendali.
PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) mencatat lonjakan kinerja pada triwulan III 2025 setelah dua periode sebelumnya mengalami tekanan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved