Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
UMKM pengguna Chatat.id kini berkesempatan mendapatkan kredit BNI hingga Rp50 juta dan minimal peminjaman dana sebesar Rp 25 juta, dengan suku bunga 6% per tahun.
Peminjaman modal kerja memiliki kriteria penjual rata-rata minimal penjualan sebesar Rp5 juta per bulan. Untuk dapat mengajukan fasilitas modal kerja, para pelaku usaha harus menjadi pengguna berlangganan Chatat.id terlebih dahulu.
Chatat.id sendiri merupakan aplikasi pencatatan keuangan bagi pelaku UMKM. Kolaborasi antara PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BNI) bersama Chatat.id bertujuan untuk membantu para UMKM yang ingin mengembangkan usahanya namun belum memiliki modal kerja yang mencukupi.
Petrus Hadi Satria Bapa selaku CEO dan Founder Chatat.id menyatakan pinjaman modal kerja adalah solusi yang tepat untuk membantu pelaku usaha dalam mengembangkan usahanya yang memiliki keterbatasan dalam modal usaha. Chatat.id sebagai aplikasi one solution app yang memiliki fitur-fitur beragam dapat membantu para UMKM.
"Selain itu, komitmen kami untuk membuat pelaku UMKM jadi ‘Naik Kelas’ dapat tercapai. Naik kelas disini maksudnya adalah usaha tersebut semakin berkembang” ujar Petrus.
Petrus menambahkan kini, Chatat.id telah membantu lebih dari 40 ribu UMKM dalam menjalankan usahanya dan bekerja sama dengan berbagai institusi keuangan, serta komunitas untuk membantu penggunanya agar kegiatan usaha dapat menjadi lebih efisien dengan menggunakan aplikasi pendamping bisnis seperti Chatat.id.
"Kami turut bangga karena melalui aplikasi Chatat.id, kami telah menjembatani sinergi antar BUMN di mana bapak Sarinda merupakan UMKM binaan Telkom yang mendapatkan pinjaman Kredit Usaha Rakyat dari Bank BNI,” sambung Petrus.
Diharapkan, kata Petrus, kolaborasi antara BNI dan Chatat.id akan terus jalan berkelanjutan dimana dengan peran digital ini akan memudahkan akses permodalan serta pengembangan UMKM nasional naik kelas.
Baca juga: Perbankan Diminta Terapkan Kehati-hatian Kucurkan Kredit
Adapun salah satu pelaku UMKM yang mendapat KUR ialah Sarinda Farid Rizki. Dia disebut sebagai pengguna aktif aplikasi Chatat.id dengan plafond pinjaman senilai Rp 50 juta melalui aplikasi Chatat.id di fitur ChatatHUB.
Sarinda selaku owner dari Ungga Creative Lombok, merupakan pengusaha produksi kain tenun, aksesoris dari mutiara, dan perak yang berasal dari Lombok, Nusa Tenggara Barat. Dia merupakan UMKM binaan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom).
Adapun Telkom dan Chatat.id melakukan kerja sama pelatihan literasi keuangan digital kepada UMKM binaan Telkom pada tahun 2021 lalu. Sarinda merupakan salah satu peserta pelatihan tersebut dan menjadi salah satu pengguna aplikasi Chatat.id yang aktif dalam melakukan pencatatan keuangan bisnisnya.
Sarinda mengetahui adanya Kredit Usaha Rakyat dari BNI di aplikasi Chatat.id melalui informasi yang diberikan oleh tim Customer Experience Chatat.id. Setelah itu, Sarinda mengajukan Kredit Usaha Rakyat ke BNI dengan melampirkan seluruh laporan keuangan yang dihasilkan dari pencatatannya di aplikasi Chatat.id selama kurun waktu 6 bulan penggunaan.
Karena pencatatan keuangan yang rapi dan performa usaha yang baik, proses pengajuan akhirnya disetujui oleh pihak BNI. Pencairan dana dari BNI bertepatan dengan dipilihnya usaha Sarinda sebagai salah satu usaha yang lolos seleksi program dinas UMKM Provinsi Lombok “Kurasi UMKM Kuliner dan Handicraft” sehingga produk Ungga Creative Lombok dapat dipasarkan selama acara di Moto-GP Mandalika. (R-3)
Back to Back Loan merupakan program pinjaman yang memungkinkan nasabah memperoleh kredit dengan menjaminkan dana simpanan mereka sendiri di bank yang sama.
Perilaku seperti belanja berlebih, mengambil pinjaman, atau menghamburkan uang dijadikan sebagai cara tidak langsung mengurangi stres, kesepian, atau rasa tidak berdaya.
Ketua DPRD Klungkung mengingatkan bahwa persetujuan anggaran tersebut, khususnya terkait skema pinjaman daerah, harus disertai dengan catatan pengawasan yang serius.
TIONGKOK mengalihkan fokus pendanaan globalnya, dengan lebih dari tiga perempat kredit atau utang ke negara-negara barat berpendapatan menengah atas dan tinggi misalnya Amerika Serikat.
AMERIKA Serikat (AS) tercatat sebagai negara dengan jumlah pinjaman terbesar dari Tiongkok dalam dua dekade terakhir
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) belum lama ini menerbitkan Peraturan OJK (POJK) Nomor 19 Tahun 2025 tentang Kemudahan Akses Pembiayaan Kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah
Meningkatnya ancaman kejahatan daring seperti phishing, social engineering, dan serangan siber lainnya mendorong perusahaan perbankan untuk terus memperkuat sistem keamanannya.
Inflasi Januari 2026 naik ke 3,55%. Bank Indonesia menahan BI Rate di 4,75% jelang Ramadan dan Idulfitri, seiring tekanan musiman dan nilai tukar rupiah.
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) akan terus memperkuat pengawasan di sektor perbankan seiring dengan semakin kompleksnya aktivitas perbankan yang semakin beragam dan cepatnya digitalisasi.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Menurut Pramono, pencatatan saham Bank Jakarta di BEI tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan publik, tetapi juga mendorong profesionalisme perusahaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved