Selasa 15 Februari 2022, 07:00 WIB

Karantina Mau Dihapuskan, Kadin : Sooner or Later Kita Harus bisa Hidup Berdampingan dengan Covid-19

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Karantina Mau Dihapuskan, Kadin : Sooner or Later Kita Harus bisa Hidup  Berdampingan dengan Covid-19

Antara/Nyoman Hendra Wibowo
Petugas membersihkan hotel yang dipergunakan untuk karantina di Bali. Pemerintah berencana menurunkan dan menghapuskan karantina.

 

PENGUSAHA menyambut positif rencana pemerintah terkait penghapusan masa karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf meyakini, langkah tersebut bisa menggerakan perekonomian di sektor pariwisata karena adanya pelonggaran aktivitas oleh masyarakat.

"Kami sangat merespon baik perkembangan ini. Diharapkan ada kebangkitan ekonomi yang terakselerasi dengan kelonggaran dan keleluasaan aktivitas," ucapnya kepada wartawan, Senin (14/2).

Dia mengatakan,  pengetatan aktivitas yang ada selama ini  memukul sektor pariwisata dan ekonomi kreatif karena sepinya pengunjung yang datang.

Berkaca dari pengalaman pemerintah dalam penanganan kasus covid-19 ini, Kadin optimistis kebijakan baru yang terukur, semakin memberi peluang dan ruang bagi pelaku ekonomi untuk kembali bergerak, termasuk pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Sooner or later kita sudah harus bisa hidup berdampingan dengan virus yang semakin melemah kekuatan destruktifnya ini," kata mantan Ketua Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) ini.

Namun demikian, masyarakat juga diminta lebih berhati-hati dalam menjalankan kegiatan jika karantina ditiadakan, karena bisa merugikan banyak pihak jika abai dalam protokol kesehatan.

Terpisah, Wakil Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata (Asita) Budijanto Ardiansjah mendukung rencana pemerintah yang menghapus masa karantina per 1 April mendatang.

"Sekalipun ini hanya berlaku bagi masyarakat yang telah menerima booster, langkah ini sangat kami apresiasi karena pasti akan mendongkrak pariwisata," tegasnya.

Gairah di sektor tersebut berasal dari wisatawan mancanegara yang akan masuk ke Indonesia, maupun pelaku perjalanan luar negeri yang ingin berwisata ke negara lain

Asita, lanjut Budijanto, telah menggagas rencana penghapusan karantina ke pemerintah untuk pemulihan sektor pariwisata, namun kerap tidak digubris.

"Kami merespon baik hal ini karena hal ini sudah menjadi usulan kami ke pemerintah beberapa kali dan terakhir pada saat audiensi dengan Menparekraf Sandiaga pada pekan lalu," pungkasnya. (Ins/E-1)

Baca Juga

Antara

Temui Moeldoko, Petani Sawit Keluhkan Harga TBS yang Masih Anjlok

👤Indriyani Astuti 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 14:22 WIB
Menurut Apkasindo, penyebab anjloknya harga TBS karena besarnya pajak ekspor. Seperti, bea keluar, domestic market obligation (DMO),...
MI/HO

Investasi Total Rp11 Triliun, Kepala BP Batam Teken Komitmen Pengembangan Batam Sisi Darat, Laut dan Udara

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 11:47 WIB
Penandatangan serah terima dilakukan oleh Kepala BP Batam Muhammad Rudi dengan Direktur Utama Pelaksana Badan Usaha Pelaksana PT BIB Pikri...
MI/ Abdillah M Marzuqi

Inkoppas Apresiasi Sikap Mendag

👤Abdillah M Marzuqj 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 11:31 WIB
Inkoppas berharap Kemendag serius dalam upaya menurunkan harga minyak goreng dan bahan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya