Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGUSAHA menyambut positif rencana pemerintah terkait penghapusan masa karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri.
Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf meyakini, langkah tersebut bisa menggerakan perekonomian di sektor pariwisata karena adanya pelonggaran aktivitas oleh masyarakat.
"Kami sangat merespon baik perkembangan ini. Diharapkan ada kebangkitan ekonomi yang terakselerasi dengan kelonggaran dan keleluasaan aktivitas," ucapnya kepada wartawan, Senin (14/2).
Dia mengatakan, pengetatan aktivitas yang ada selama ini memukul sektor pariwisata dan ekonomi kreatif karena sepinya pengunjung yang datang.
Berkaca dari pengalaman pemerintah dalam penanganan kasus covid-19 ini, Kadin optimistis kebijakan baru yang terukur, semakin memberi peluang dan ruang bagi pelaku ekonomi untuk kembali bergerak, termasuk pariwisata dan ekonomi kreatif.
"Sooner or later kita sudah harus bisa hidup berdampingan dengan virus yang semakin melemah kekuatan destruktifnya ini," kata mantan Ketua Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) ini.
Namun demikian, masyarakat juga diminta lebih berhati-hati dalam menjalankan kegiatan jika karantina ditiadakan, karena bisa merugikan banyak pihak jika abai dalam protokol kesehatan.
Terpisah, Wakil Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata (Asita) Budijanto Ardiansjah mendukung rencana pemerintah yang menghapus masa karantina per 1 April mendatang.
"Sekalipun ini hanya berlaku bagi masyarakat yang telah menerima booster, langkah ini sangat kami apresiasi karena pasti akan mendongkrak pariwisata," tegasnya.
Gairah di sektor tersebut berasal dari wisatawan mancanegara yang akan masuk ke Indonesia, maupun pelaku perjalanan luar negeri yang ingin berwisata ke negara lain
Asita, lanjut Budijanto, telah menggagas rencana penghapusan karantina ke pemerintah untuk pemulihan sektor pariwisata, namun kerap tidak digubris.
"Kami merespon baik hal ini karena hal ini sudah menjadi usulan kami ke pemerintah beberapa kali dan terakhir pada saat audiensi dengan Menparekraf Sandiaga pada pekan lalu," pungkasnya. (Ins/E-1)
Capaian ini sejalan dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Samosir dari tahun ke tahun.
Berbagai proyek pariwisata dinilai merusak Kawasan Bentang Alam Karst (KBAK) Gunungsewu, bertentangan dengan prinsip perlindungan kawasan karst.
Tokyo, Osaka, dan Sapporo masih menjadi primadona bagi wisatawan asal Indonesia saat berkunjung ke Jepang.
Dubai mencatat 17,55 juta wisatawan internasional sepanjang Januari-November 2025. Kota ini kian diminati berkat akses penerbangan, hotel beragam, dan wisata inklusif.
Data BPS mencatat lebih dari 300.000 wisatawan asal Indonesia berkunjung ke Tiongkok pada Semester I-2025, menyumbang sekitar 5,6% dari total perjalanan luar negeri WNI.
tenggelamnya kapal Putri Sakinah di Labuan Bajo, dinilai cerminan lemahnya tata kelola pelayanan publik di sektor keselamatan transportasi laut khususnya pariwisata
PERWAKILAN Aliansi Ekonom Indonesia (AEI) sekaligus Secretary General of the International Economic Association Lili Yan Ing menegaskan target pertumbuhan ekonomi 2026 di angka 5,4% tidak bisa hanya mengandalkan konsumsi masyarakat.
Keberhasilan program MBG sangat ditentukan sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah, dunia usaha, legislatif, hingga akademisi.
KAMAR Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai aturan pengupahan berpotensi memberikan tekanan terhadap pertumbuhan sektor industri manufaktur.
Mukota bukan sekadar agenda organisasi, melainkan ruang strategis untuk menyiapkan kepemimpinan dunia usaha yang visioner dan relevan dengan tantangan global.
Kampus didorong untuk menggeser orientasi dari sekadar mencetak pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja.
Kadin Kota Tasikmalaya berkomitmen mengambil peran aktif sebagai fasilitator antara pelaku usaha, pemerintah daerah, dan mitra nasional
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved