Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
PASAR sepatu olahraga atau sneaker masih cukup menjanjikan di Indonesia. Saat pandemi Covid-19 melanda, bisnis sneaker sempat terkena imbasnya terutama sneaker buatan lokal dan sebagian kecil yang mampu bertahan.
Namun pasar sneaker untuk yang branded di Tanah Air masih cukup bagus. Sepatu-sepatu branded kendati harganya jauh lebih mahal tapi para penggunanya terutama dari kalangan menengah atas memiliki loyalitas tinggi.
Kendati pandemi, produsen sepatu branded tetap menawarkan koleksi terbaru untuk memenuhi keinginan para konsumen setia mereka.
Pada Rabu (22/12), produsen sepatu Adidas kembali meluncurkan koleksi terbarunya dalam jajaran produk ikonis Ultraboost dengan tipe Adidas Ultraboost 22.
Koleksi sneaker terbaru Ultraboost 22 disebutkan dapat memberikan para pelari dengan pengembalian energi 4% lebih banyak dari pada tipe pendahulunya Ultraboost 21 yang dikhususkan untuk perempuan.
Produsennya mengatakan Ultraboost 22 memiliki outsole karet alam Continental. Sementara itu, bagian atas sepatu dibuat dengan benang yang mengandung 50% parley ocean plastic.
Tak hanya itu, perusahaan Adidas menegaskan bahwa peluncuran menjadi tonggak penting dalam komitmen yang untuk menawarkan produk sepatu terbaik bagi semua perempuan. Karena itu, sepatu Ultraboost didesain memiliki peningkatan manfaat bagi kaum perempuan yang beragam.
Ultraboost 22 terbaru didesain dengan masukan khusus dari para perempuan untuk menghadirkan sepatu yang secara khusus dirancang untuk kenyamanan kaki mereka.
Dirancang oleh perempuan
Untuk memenuhi kebutuhan perempuan, tim desainer dan developer produk sepatu Ultraboost semuanya perempuan.
Mereka bekerja sama dengan komunitas lari Adidas dan penguji untuk menciptakan siluet baru yang menjadi momentum untuk pembaruan terbesar untuk jajaran koleksi Ultraboost.
Ultraboost telah menjadi yang terdepan dalam mendukung performa lari sejak iterasi pertamanya pada tahun 2015.
Kini Ultraboost 22 hadir dengan membawa teknologi pengembalian energi tertinggi, dikombinasikan dengan desain yang disempurnakan untuk kenyamanan tertinggi.
Proses pembuatan Ultraboost dirancang secara serius dengan mempertimbangkan database anatomi online 1,2 juta pemidaian kaki perempuan.
Tim desainer Adidas mengidentifikasi perbedaan utama di antara tinggi punggung kaki, anatomi tumit, dan tren siklus perempuan lalu merekayasa ulang serta menyempurnakan iterasi Ultraboost seri terakhir untuk lebih mencerminkan kondisi kaki perempuan.
Seri terbaru Ultraboost ini lahir dari fondasi S-curve khas UB21 yang terakhir diluncurkan, diaplikasikan dengan baik untuk menciptakan saku tumit yang lebih sempit, profil kaki depan yang lebih dangkal, dan area punggung kaki yang lebih rendah.
Sementara sol luar yang baru disempurnakan dirancang untuk membantu pelari untuk mencegah terjadinya overpronasi.
Peningkatan kecocokan 360° berdasarkan anatomi perempuan, maka bentuk sepatu didasarkan pada desain baru yang didasarkan pada anatomi perempuan.
Koleksi terbaru mencerminkan tumit yang lebih sempit, punggung kaki yang lebih rendah, dan mempertahankan tumit kurva S yang unik.
Ultraboost 22 dirancang untuk bekerja selaras dengan penyokong tumit agar tendon Achilles bergerak lebih bebas.
Nora Wilimzig, Senior Product Manager, Adidas Running, mengatakan,"Kami menciptakan Adidas Ultraboost 22, dengan mengambil pendekatan yang lebih holistik dalam mendesain sepatu lari kami."
"Ultraboost 22 dibuat dengan tujuan untuk mendukung komunitas lari perempuan kami dengan menyediakan sepatu yang memberikan ekspresi dengan kenyamanan dan daya tanggap terbaik," jelas Nora Wilimzig.
Pelari jarak pendek 200 dan 400 meter asal Bahama, Shaunae Miller-Uibo yang juga atlet Adidas dan dua kali peraih juara Olimpiade, memberi komentar soal Ultraboost 22.
"Ultraboost 22 merupakan langkah yang menarik bagi Adidas Running dan menunjukkan komitmen berkelanjutan dari brand untuk menyediakan produk terbaik bagi semua pelari guna mendukung mereka dalam mencapai tujuan pribadi mereka," kata Shaunae.
"Sebagai seorang atlet, melihat brand berinovasi dan mendorong batas menginspirasi saya untuk melakukan hal yang sama. Saya sangat senang di saat mengetahui bahwa saya memiliki dukungan yang saya butuhkan di setiap langkah," tuturnya. (RO/OL-09)
Gapki menggelar pertemuan 140 pemangku kepentingan di Palu untuk mendorong perlindungan pekerja perempuan dan penguatan prinsip kesetaraan gender di sektor sawit.
Kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan isu sektoral semata, melainkan persoalan kebangsaan yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Anggia Ermarini mengungkapkan IMW 2026 merupakan bentuk nyata keberpihakan Fatayat NU terhadap penguatan peran perempuan di berbagai sektor kehidupan.
Workshop peningkatan kapasitas ini diikuti lebih dari 100 pelaku UMKM perempuan ibu rumah tangga dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Forum ini menyoroti kontribusi perempuan dalam mendorong resiliensi di komunitasnya, sekaligus memberikan wadah untuk berdiskusi menggaungkan suara perempuan.
Dampak psikologis pascabencana berpengaruh terhadap proses pemulihan sosial dan ekonomi, terutama di wilayah dengan kerentanan ekonomi tinggi seperti di Sumatra.
Bank Jakarta resmi mendukung Pelita Jaya Jakarta sebagai sponsor di musim Indonesian Basketball League (IBL) 2026.
Mengabaikan aktivitas fisik sama sekali selama bulan Ramadan penuh dapat berdampak negatif pada tingkat kebugaran seseorang.
Menurut Diana Dewi, olahraga masyarakat bukan hanya soal gerak badan, tapi juga ruang jeda bagi warga untuk menjaga kesehatan fisik, mental, dan sosial.
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) resmi membuka seleksi terbuka untuk posisi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga.
Seluruh program, mulai dari pola latihan hingga perencanaan nutrisi, dirancang secara spesifik berdasarkan kondisi anatomi dan target personal masing-masing individu.
Keputusan mundur Musetti menjadi berkah besar bagi Djokovic yang sepanjang pertandingan tampil di bawah performa terbaiknya dan dipenuhi kesalahan sendiri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved