Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) secara resmi telah menyerahkan secara simbolis polis kepada nasabah eks PT Asuransi Jiwasraya (Jiwasraya) yang telah berhasil dialihkan kepada nasabah korporasi dan retail serta simbolis pembayaran klaim untuk nasabah Bancassurance dengan produk Mantap Plus Plan C.
Wakil Direktur Utama IFG sekaligus Ketua Tim PMO Restrukturisasi, Hexana Tri Sasongko mengatakan pada 15 Desember 2021 telah ditandatangani akta pengalihan polis pertama sebesar Rp33,02 triliun.
"Pengalihan polis pada IFG Life efektif 16 Desember 2021 dan pembayaran atas manfaat polis dilakukan IFG Life sesuai masing-masing produk. Tahap dua ditargetkan selesai pada semester I 2022," ungkapnya dalam acara Seremoni Penyerahan Polis di Graha CIMB, Jakarta, Rabu (22/12).
Lebih lanjut, pada tahap pertama ini, batch pertama telah terealisasi pengalihan kepada 8.774 polis dengan jumlah sebanyak Rp926 miliar. Sisa pembayaran polis dikatakan akan dilakukan secara bertahap ke depannya.
Selain itu, Hexana menambahkan bahwa pihaknya telah mendapat respons positif dari nasabah eks Jiwasraya yang terdiri dari 99,3% polis korporasi, 99,8% polis ritel dan 99,8% Bancassurance telah setuju untuk melakulan restrukturisasi.
"IFG juga telah melakukan hal yang diperlukan dan upayakan fundraising untuk menutup gap dari IFG Life untuk menjaga rasio kecukupan modal. IFG Life telah menerima penguatan modal Rp510 miliar dari IFG dan Rp20 triliun dari PMN dan akan menyusul Rp6,7 triliun dari pihak lain. Secara keseluruhan, Rp26,7 triliun untuk menutup equity gap telah terpenuhi," ujar Hexana.
Baca juga: Teken Akta Pengalihan, IFG Life Mulai Terima Transfer Polis Jiwasraya
Menteri BUMN Erick Thohir menambahkan, penyerahan simbolis polis ini juga merupakan bukti nyata kesungguhan pemerintah dalam penyelamatan polis nasabah Jiwasraya. Proses pengalihan polis ini juga dilakukan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
"Kami berharap para pemegang polis akhirnya bisa bernafas lega dengan adanya kejelasan dari akhir proses restrukturisasi yang sudah dilakukan selama dua tahun ini,” ujar Erick.
Erick Thohir menambahkan, kehadiran IFG sebagai Holding Asuransi dan Penjaminan merupakan upaya pemerintah dalam mengembangkan industri perasuransian agar bertumbuh semakin sehat dan kuat.
IFG Life tidak hanya sekadar menjadi penyelamat Jiwasraya tetapi ke depannya, IFG Life diharapkan mampu bersaing di segmen asuransi jiwa dan memberikan proteksi yang maksimal bagi masyarakat.
Seperti diketahui, berdasarkan surat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor S-387/NB.2/2021, IFG Life telah mulai menerima pengalihan polis dari Jiwasraya.
Dalam prosesnya, polis yang dialihkan telah dilakukan due diligence untuk memastikan bahwa polis yang dialihkan sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta memitigasi segala risiko yang berpotensi mempengaruhi kelayakan finansial, operasional, dan going concern kegiatan usaha IFG Life. (A-2)
Produk ini g dirancang untuk membantu keluarga Indonesia mempersiapkan perlindungan keuangan keluarga sekaligus perencanaan warisan lintas generasi.
PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life), anggota Holding BUMN IFG yang bergerak di bidang asuransi, penjaminan, dan investasi, memperkuat kualitas layanan kepada pemegang polis.
PT Jasaraharja Putera membukukan kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun 2025.
Sepanjang 2025, Asuransi Jasindo secara konsisten menggelar berbagai program literasi keuangan dan asuransi di 11 kota di Indonesia.
Pencapaian ini menjadi bukti nyata atas konsistensi Hanwha Life dalam melakukan transformasi digital berkelanjutan selama 12 tahun beroperasi di Indonesia.
Pepe menegaskan fokus perusahaan ke depan akan diarahkan pada penguatan fundamental dan pertumbuhan berkelanjutan.
Pemerintah bersiap melakukan intervensi strategis di sektor tekstil nasional menyusul kolapsnya PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), salah satu pemain terbesar industri tekstil.
CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan pemerintah tengah mengkaji pembentukan badan usaha milik negara (BUMN) di sektor tekstil.
ANGGOTA Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, inisiatif pemerintah untuk mendirikan BUMN tekstil merupakan langkah yang tepat dan strategis.
Kritik Prabowo itu khususnya ditujukan pada direksi dan komisaris perusahaan pelat merah yang mencatatkan kerugian namun tetap meminta tantiem atau bonus.
Fokus utama kajian dari Anisha adalah penegasan posisi BUMN sebagai entitas hukum terpisah (separate legal entity) yang tetap mengemban mandat konstitusional demi kemakmuran rakyat.
PRESIDEN Prabowo Subianto memberikan kritik keras kepada jajaran direksi badan usaha milik negara (BUMN) lantaran terlalu lama menerapkan praktik pengelolaan yang merugikan negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved