Kamis 09 Desember 2021, 20:30 WIB

Fitch: Dua Perusahaan Properti Tiongkok Gagal Bayar Utang

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Fitch: Dua Perusahaan Properti Tiongkok Gagal Bayar Utang

AFP/Noel Celis.
Seorang wanita berjalan melewati kompleks perumahan oleh pengembang properti Tiongkok Evergrande di Guangzhou, Provinsi Guangdong, Tiongkok.

 

DUA perusahaan properti besar Tiongkok mengalami gagal membayar obligasi senilai US$1,6 miliar kepada kreditur luar negeri. Lembaga Fitch Ratings mengatakan itu Kamis (9/12). Ini karena penularan menyebar di sektor realestat yang dililit utang pada negara itu.

Pemerintah Tiongkok memicu krisis dalam industri properti ketika meluncurkan upaya tahun lalu untuk mengekang utang yang berlebihan di antara perusahaan realestate serta spekulasi konsumen yang merajalela.

Perusahaan-perusahaan yang memiliki utang besar untuk berkembang tiba-tiba menemukan keran dimatikan dan mulai berjuang untuk menyelesaikan proyek, membayar kontraktor, serta memenuhi pembayaran domestik dan asing.

Raksasa realestat Evergrande menjadi perusahaan profil tertinggi yang terlibat dalam krisis. Ia berjuang selama berbulan-bulan untuk mengumpulkan modal untuk melunasi utang senilai US$300 miliar.

Pada Kamis, Fitch mengonfirmasi perusahaan telah gagal bayar untuk pertama kali pada lebih dari US$1,2 miliar utang obligasi. Karenanya, Fitch menurunkan status perusahaan ke peringkat restricted default.

Fitch juga mengonfirmasi Kaisa, perusahaan properti yang lebih kecil tetapi salah satu yang paling berutang di Tiongkok, juga telah gagal membayar obligasi senilai US$400 juta.

Menurut Bloomberg News, sebelum Kamis, setidaknya 10 perusahaan realestat dengan peringkat lebih rendah kini telah gagal membayar obligasi dalam negeri atau luar negeri sejak musim panas.

Baca juga: Pengembang Properti Tiongkok Alami Gagal Bayar Utang

Sebelum Kamis, para peminjam Tiongkok telah gagal membayar obligasi luar negeri senilai US$10,2 miliar, menurut Bloomberg. Perusahaan realestat menyumbang 36% dari gagal bayar tersebut. (AFP/OL-14)

Baca Juga

Ist

Digitalisasi Dorong Kopi Indonesia Mendunia

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Kamis 27 Januari 2022, 23:49 WIB
Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu yang berpeluang meraih manfaat besar dari pesatnya perkembangan...
Dok. United

Perluas Akses Mendapatkan Sepeda Berkualitas, SBI akan Buka 2 Pusat Distribusi Tahun Ini 

👤Ghanni Nurcahyadi 🕔Kamis 27 Januari 2022, 22:52 WIB
Direktur Utama SBI Andrew Mulyadi mengungkapkan, pusat distribusi itu nantinya akan makin memudahkan konsumen untuk mengakses sepeda...
MI/Susanto

Strategi Penanganan Pandemi Berbuah Manis pada Perekonomian 

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Kamis 27 Januari 2022, 22:20 WIB
“Strategi penanganan covid-19 menghasilkan hasil yang baik, sehingga pemulihan ekonomi dapat berjalan sesuai dengan apa yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya