Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
IMPOR batu bara Tiongkok sepanjang Oktober 2021 tercatat mencapai 27 juta ton atau naik sebanyak dua kali dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut seiringan dengan kebutuhan energi dalam negeri yang masih cukup tinggi akibat pemulihan ekonomi Tiongkok.
"Akibatnya kebutuhan energi listrik membengkak seiring bergairahnya kembali industri di negeri tersebut," kata Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus, Selasa (9/11).
Meski demikian, berdasarkan data dari Bloomberg, impor batubara saat ini mengalami penurunan sebesar 18% dibandingkan pada periode impor tertinggi yakni September serta paling rendah sejak Mei 2021.
Adapun importasi komoditas salah satunya berasal dari Indonesia untuk pasokan pembangkit listrik. Kondisi ini merupakan dampak dari upaya Tiongkok untuk meningkatkan produksi batu bara dalam negeri.
Intervensi ini juga menyebabkan harga batu bara turun cukup signifikan dalam dari US$223,45 per ton pada 31 Oktober menjadi US$139 per ton pada 2 November. Selain mendorong lebih banyak pasokan domestik, Beijing juga menindak para spekulan dan penimbun komoditas tersebut.
Presiden Tiongkok Xi Jinping juga membiarkan tarif listrik naik dan membujuk para penambang untuk mengenakan batasan harga. Akibatnya, hanya sebagian provinsi di Tiongkok yang masih menghadapi pemadaman listrik besar-besaran.
Selain itu, musim dingin tahun ini diperkirakan lebih dingin dari biasanya, sehingga kondisi tersebut akan memberikan tekanan lebih kepada pasar batubara.
Kami melihat pembatasan pada harga batubara di pasar domestic memberikan dampak negatif pada pasar impor, terlebih hal tersebut berjalan menjelang musim dingin dimana faktor cuaca turut memberikan dampak pada perlambatan produksi.
"Kami memperkirakan kebutuhan listrik dalam beberapa bulan menjelang akhir tahun masih tinggi. Hal tersebut seiring dengan masifnya ekspansi sektor non manufaktur yang terjadi pada kuartal III dimana kenaikan tersebut diproyeksikan dapat berlanjut hingga akhir tahun," kata Nico. (OL-13)
Baca Juga: Alasan Australia Tetap Jual Batu Bara dan Buka PLTU
PEMERINTAH Tiongkok mengeksekusi 11 terpidana, termasuk anggota keluarga Ming, yang terlibat jaringan penipuan telekomunikasi lintas negara serta pembunuhan berencana di Myanmar.
PM Kanada Mark Carney membantah klaim Gedung Putih bahwa dirinya menarik kembali kritik terhadap Trump. Simak polemik tarif 100% dan perdagangan dengan Tiongkok.
Skandal besar guncang Tiongkok. Jenderal Zhang Youxia diduga bocorkan rahasia nuklir ke AS dan terlibat korupsi.
Ketegangan AS-Kanada memuncak. Donald Trump mengancam tarif impor 100% setelah PM Carney menyepakati kemitraan strategis dengan Tiongkok.
Peneliti Tiongkok melalui misi Chang’e 6 mengungkap mengapa sisi jauh Bulan berbeda dengan sisi dekat. Temuan isotop kalium berikan bukti hantaman purba.
Tiongkok membidik target ekonomi 4,5-5% pada 2026. Fokus beralih ke kualitas pertumbuhan dan stabilitas domestik guna menghindari stagnasi jangka panjang ala Jepang.
Ketidakpastian global akibat meningkatnya risiko geopolitik dan perlambatan ekonomi dunia masih menjadi tantangan utama pada 2026.
Allianz Global Investors (AllianzGI) menilai perekonomian global memasuki 2026 dalam kondisi yang masih tertekan, namun menunjukkan ketahanan yang relatif solid.
GUBERNUR Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan berdasar kajian kondisi perekonomian sepanjang 2025, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 diperkirakan berada pada kisaran 4,7%-5,5%.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk meninggalkan sikap wait and see atau bereaksi menunggu terhadap dinamika pasar.
GUBERNUR Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menegaskan masih terbuka peluang penurunan lanjutan suku bunga acuan atau BI Rate pada tahun ini.
Terpilihnya Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) dinilai menjadi langkah positif bagi penguatan kebijakan ekonomi nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved