Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk berhasil berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp19,23 triliun atau tumbuh 37,1% secara year on year (yoy).
Kinerja positif perseroan didukung beberapa hal, seperti aset bank mencapai Rp1.638 triliun atau meningkat 16,44% secara yoy.
"Komponen utama pertumbuhan laba bersih ialah pendapatan bunga bersih yang tumbuh 26,5% yoy atau mencapai Rp53,3 triliun," ujar Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi dalam konferensi pers virtual, Kamis (28/10).
Baca juga: Ada Sinyal BI Kurangi Suntikan Likuiditas pada Tahun Depan
Hingga Kuartal III 2021, lanjut dia, pertumbuhan kredit perseroan secara konsolidasi tercatat sebesar 16,9% yoy atau Rp 1.022 triliun. Capaian itu juga diimbangi peningkatan dana murah (CASA) Ratio Bank Mandiri (bank only) yang meningkat sebesar 7,15% yoy, yakni 74,57%.
Adapun pertumbuhan ini diimbangi perbaikan kualitas kredit. Per 30 September 2021, posisi non performing loan (NPL) gross Bank Mandiri secara konsolidasi berhasil turun 37 basis poin (bps) yoy ke level 2,96%.
"Kemudian, restrukturisasi kredit terdampak pandemi covid-19 turun menjadi Rp90,1 triliun pada September 2021. Itu menyusut dibandingkan periode akhir 2020 lalu dengan nilai Rp93,3 triliun," imbuh Darmawan.
Segmen wholesale dinilai masih menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan kredit. Itu dengan peningkatan 7,93% secara yoy atau menjadi Rp533 triliun. Terutama didorong oleh kinerja Commercial Banking dan Corporate Banking.
Baca juga: Ini Kinerja Danamon Kuartal III, Laba Bersih Capai Rp1,4 T
Perseroan juga berhasil menjaga likuiditas, yang tercermin pada peningkatan dana pihak ketiga (DPK). Nilainya meningkat dari Rp1.024 triliun per September 2020 menjadi Rp1.214 triliun per September 2021. Adapun kinerja DPK tumbuh 18,5% yoy.
Meski NPL di Bank Mandiri relatif turun, namun pihaknya tetap melakukan peningkatan rasio pencadangan atau coverage ratio sebesar 2.486 bps secara tahunan menjadi 230,01%.
"Per September 2021, Bank Mandiri telah membukukan biaya CKPN secara konsolidasi sebesar Rp16,4 triliun, dengan rasio NPL coverage berada di level yang memadai," pungkasnya.(OL-11)
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) akan terus memperkuat pengawasan di sektor perbankan seiring dengan semakin kompleksnya aktivitas perbankan yang semakin beragam dan cepatnya digitalisasi.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Menurut Pramono, pencatatan saham Bank Jakarta di BEI tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan publik, tetapi juga mendorong profesionalisme perusahaan.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah menarik dana pemerintah sebesar Rp75 triliun dari total penempatan Rp276 triliun Saldo Anggaran Lebih (SAL) di sistem perbankan.
MANTAN Kepala PPATK Yunus Husein menilai pemajangan uang tunai hasil rampasan kasus korupsi dan sitaan negara oleh aparat penegak hukum tidak diperlukan dan cenderung tidak efisien.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
PERTUMBUHAN kredit industri fintech peer-to-peer (P2P) lending atau pinjaman daring (pindar) pada 2026 berada di level dua digit.
Per Desember 2025, kredit perbankan tumbuh sebesar 9,63% secara tahunan (yoy) ditopang penyaluran kredit investasi yang tinggi.
Kebutuhan masyarakat terhadap akses kredit digital yang cepat, mudah, dan terjangkau terus meningkat, terutama di luar kota-kota besar.
Keterbatasan akses pembiayaan masih menjadi persoalan besar bagi pelaku usaha di Indonesia, khususnya UMKM dan generasi muda.
Untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, daya beli masyarakat kelas menengah masih membutuhkan dukungan kebijakan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved