Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Komisi VI DPR RI Martin Manurung sepaham dengan arahan Presiden Joko Widodo yang mengiginkan adanya pembenahan di seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Atas semangat itu pula, DPR RI bersama pemerintah, dalam hal ini Kementerian BUMN, kini tengah menyusun revisi Undang-undang BUMN.
"Komisi VI bersama Kementerian BUMN telah menyepakati beberapa pembenahan untuk perbaikan, mulai dari restrukturisasi, holdingisasi, klasterisasi dan juga aturan percepatan investasi," ujar Martin melalui keterangan tertulis, Selasa (19/10).
Baca juga: Garuda : Putusan PKPU soal Gugatan My Indo Airlines Diundur
Ia juga sepakat perusahaan-perusahaan negara yang selama ini hanya menjadi beban lebih baik dibubarkan saja.
Hal tersebut, lanjutnya, akan dibahas lebih jauh di dalam rapat Panitia Kerja (Panja) Penyehatan dan Restrukturisasi BUMN.
"Kalau yang sakit, percuma diberi PMN. Kami menekankan PMN tidak boleh digunakan untuk tambal sulam menutup kerugian akibat kesalahan manajemen," tegas Ketua DPP Partai NasDem itu.
Masih terkait PMN, ia mengatakan kebijakan suntikan dana itu masih bisa dilakukan bagi BUMN-BUMN yang memperoleh penugasan dari pemerintah.
"Jika perseroan diberikan penugasan, tentu pemberian PMN menjadi hal yang wajar dan tidak terelakkan," tutur Martin.
Namun untuk di luar hal tersebut, termasuk untuk aksi korporasi, Komisi VI dan pemerintah akan mengkaji kembali.
"Kita akan dalami agar PMN dimanfaatkan secara tepat guna dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi negara dalam bentuk pendapatan, pajak dan lain sebagainya," tandasnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengatakan ada banyak BUMN yang terlalu sering diberi proteksi berupa PMN. Padahal, perseroan-perseroan itu sudah tidak memiliki kontribusi bagi negara.
"Sakit ditambahi PMN. Sakit, suntik PMN. Maaf, terlalu enak sekali. Sekarang, lupakan. Lupakan proteksi-proteksi itu. Langsung, tutup saja," ucap Jokowi. (OL-1)
Penunjukan kerabat dekat Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dalam jajaran manajemen anak perusahaan PT Pertamina (Persero) kembali menjadi perbincangan hangat di jagat maya.
Program Mudik Gratis Pelindo 2026 resmi dibuka! Simak cara daftar online di mudikpelindo.id, syarat dokumen, jadwal keberangkatan, hingga rute kota tujuan.
BPKH menilai revisi UU Pengelolaan Keuangan Haji menjadi momentum strategis bagi lembaga tersebut untuk memperkuat tata kelola dan fleksibilitas investasi serta penguatan peran anak usaha.
PTPN IV PalmCo memperkuat mitigasi Karhutla 2026 melalui kolaborasi dengan TNI-Polri dan pemantauan digital berbasis AI ARFINA.
Dugaan pemerasan berkedok wartawan menyerang BUMN dan perusahaan swasta dengan tuduhan laporan keuangan fiktif. Modus ancaman dan intimidasi terungkap.
Kuasa hukum Kerry Riza mempertanyakan tuntutan 18 tahun penjara dan uang pengganti Rp13,4 triliun dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah.
PRESIDEN ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengomentari uji materi Pasal 169 Undang-Undang Nomor 7/2017 tentang Pemilihan Umum atau UU Pemilu yang dilayangkan dua advokat.
Penunjukan kerabat dekat Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dalam jajaran manajemen anak perusahaan PT Pertamina (Persero) kembali menjadi perbincangan hangat di jagat maya.
INDONESIA Corruption Watch (ICW) mengkritik dukungan untuk melakukan revisi UU KPK yang dilontarkan oleh mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi.
Pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut keinginan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali ke Undang-Undang lama dinilai tidak lebih dari gimik politik.
ANGGOTA Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru menanggapi sikap Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang setuju ingin kembalikan UU Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) versi lama.
PENGAMAT komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, menilai peluang Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka untuk maju pada Pilpres 2029 sangat kecil.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved