Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
AIR minum yang diambil dari mata air di pegunungan memang berbeda dengan yang diambil dari sumber mata air lainnya. Maka tak heran, jika sebagian besar perusahaan air minum kemasan akan mengambil air yang akan diproduksi dari mata air yang berada di kawasan pegunungan.
Seperti halnya Prius Mineral Water yang menghadirkan air minum kemasan yang diambil dari 5 mata air dari 5 pegunungan yang berbeda. Prius Mineral Water pun mengedepankan kualitas tinggi di produknya yang juga mengandung mineral yang baik untuk tubuh.
Selain itu, air minum Prius Mineral Water yang memiliki situs di prius.co id juga diproses dengan berbagai penyeleksian dan juga tahapan yang ketat.
Hal itu dimaksudkan, agar kualitas bisa selalu terjaga. Sehingga tidak dapat terkontaminasi dan terganggu oleh adanya perubahan alam, maupun binatang, yang mungkin saja bisa mempengaruhi kualitasnya.
"Air minum yang diambil dari mata air di pegunungan tersebut kami jaga, dengan menggunakan bunker. Hal ini dilakukan, tak lain agar kualitas air bisa selalu terjaga dan aman dari gangguan binatang, hingga perubahan alam. Seperti angin dan hujan. Karena alasan itulah, maka air selalu kita jaga," ungkap Aunilah Muhamad, Plan Manager Prius Mineral Water dalam keterangan resminya, Senin (18/10).
Aunilah menambahkan, Prius Mineral Water telah berstandar SNI. Artinya, air minum aman dikonsumsi, terjamin mutu serta kehalalannya.
Baca juga: Kandungan Mikroplastik dalam Air Minum Kemasan Dinilai masih Aman
"Telah ada sertifikasi LPPOM MUI yang dimiliki. Sedangkan di BPOM sendiri, Prius Mineral Water juga telah resmi terdaftar dengan nomor MD 265228092099 untuk kemasan galon dengan ukuran 19 liter, serta nomor MD 265210042146, untuk kemasan botol," tutur Aunilah.
Dalam proses produksinya, Prius Mineral Water telah memiliki beberapa tahapan. Setelah air diambil dari mata air di pegunungan, air tersebut akan ditampung di reservoir. Barulah setelah beberapa lama, air akan dipompa, serta dialirkan ke reservoir yang ada di pabrik.
Lalu, air akan mulai melakukan proses penyaringam dengan melalui 3 tahapan, yakni bef filter, kemudian tahapan sand filter, hingga air bisa masuk ke carbon 1 dan carbon 2.
"Barulah kemudian, air akan melalui proses ultrafiltrasi dengan 12 membrane. Hingga akhirnya air akan masuk ke gravity tank, untuk dilakukan pengemasan," kata Kepala Laboratorium Fani Setianingsih.
Prius Mineral Water yang bisa diikuti di Instagram melalui akun @priusmineralwater juga tidak luput dari beberapa proses pembersihan kemasan. Setidaknya ada 3 tahapan pembersihan galon dan botol yang akan digunakan untuk mengemas.
Setelah proses penyaringan selesai, air akan mulai dikemas, hingga didistribusikan ke masyarakat. Konsumen juga bisa memanfaatkan layanan one stop service dan produk akan diantarkan langsung ke rumah oleh petugas khusus. (RO/R-3)
Sejarah manusia dipenuhi penemuan penting seperti listrik, internet, dan vaksin yang mengubah peradaban. Inovasi ini menjadi fondasi kemajuan teknologi, komunikasi, dan kesehatan global.
Istilah super flu saat ini sedang ramai diperbincangkan seiring meningkatnya kasus influenza.
Malaria masih menjadi masalah kesehatan global yang kompleks akibat imunitas parsial, pembawa asimtomatik, dan resistensi insektisida.
MEDIAINDONESIA.COM, 8 Februari 2026, menurunkan berita berjudul ‘Lebih Awal, Arab Saudi Mulai Terbitkan Visa Haji 2026 Hari Ini’.
PENINGKATAN keamanan pangan membutuhkan kebijakan yang tepat demi mewujudkan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang lebih baik di masa depan.
Jika langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini, jumlah kasus kanker diprediksi akan meningkat hingga 70% pada 2050.
BANDUNG International Food & HoReCa Expo (BIFHEX) yang memasuki tahun ke-11 penyelenggaraannya, yang merupakan ajang B2B terbesar di Jawa Barat.
Menlu RI Sugiono menegaskan komitmen Indonesia-Turki memperkuat kerja sama industri, produk halal, dan pertanian saat bertemu Presiden Erdogan di Istanbul.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mempertegas komitmennya dalam mendukung daya saing pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) sektor perikanan melalui penguatan ekosistem halal.
Tujuan utama dari kesepakatan ini adalah membangun sinergi yang kuat, harmonisasi program, dan kolaborasi yang efektif dalam melaksanakan sosialisasi, edukasi, dan promosi bidang JPH.
Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk halal, kehalalan kini tak lagi sekadar syarat, melainkan menjadi simbol kualitas, keamanan, dan tanggung jawab moral.
produk-produk halal memiliki potensi besar untuk memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk Indonesia di kancah global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved