Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
NILAI tukar rupiah pada perdagangan Senin (4/10) ditutup menguat 41 poin ke level 14.267. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga ditutup menguat 1,83% di level 6.342,69.
Pasar tampak optimistis terhadap pertumbuhan ekonomi di kuartal III 2021, yang diprediksi positif walaupun tidak sebesar kuartal II 2021 yang tumbuh 7,07%. Membaiknya data terlihat dari indikator aktivitas manufaktur Purchasing Managers Index (PMI), yang menunjukkan pemulihan kuat, yakni 52,2 pada September 2021.
Angka ini mengindikasikan bahwa aktivitas produksi manufaktur diyakini kembali ke zona ekspansi (di atas 50). Tepatnya, setelah dua bulan berada di level kontraksi, yakni Juli 40,1 dan Agustus 43,7.
Baca juga: Investasi pada ORI020 Lebih Untung Dibanding Deposito
"Perbaikan aktivitas sisi produksi terjadi sangat cepat. Ini sejalan dengan kemajuan pengendalian pandemi covid-19 yang juga berjalan cepat dan efektif," ujar Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi, Senin (4/10).
Apalagi, penambahan kasus harian covid-19 di Tanah Air menurun signifikan dalam dua bulan terakhir. Terkendalinya pandemi di Tanah Air juga seiring dengan perluasan vaksinasi yang sudah mencapai 142,19 juta.
"Kemajuan terus meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam beraktivita. Sejalan langkah pemerintah untuk melakukan pembukaan bertahap dengan menurunkan level PPKM Jawa-Bali," imbuh Ibrahim.
Baca juga: Merger Indosat-Tri Dinilai Untungkan Konsumen Telekomunikasi
Indikator sisi konsumsi juga menunjukkan tren meningkat pesat. Laju pemulihan aktivitas konsumsi tercermin dari inflasi September sebesar 1,60% (yoy), atau meningkat tipis dari angka Agustus 1,59% (yoy).
Diketahui, inflasi September dipengaruhi kenaikan inflasi administered price, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat. Terkendalinya pandemi juga tidak lepas dari dukungan seluruh pihak, baik dalam menjaga mobilitas, beradaptasi dengan kenormalan baru, hingga menyukseskan vaksinasi.
Pemerintah melalui APBN memegang peranan penting melalui program pengendalian pandemi covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional (PEN). Hingga kini, ketidakpastian akibat pandemi masih tinggi. APBN harus bersiaga dan tetap memiliki fleksibilitas sebagai instrumen kebijakan.(OL-11)
IHSG ditutup menguat 1,20% ke level 7.106 pada Selasa (17/3). Simak analisis pemicu reli bursa saham jelang libur panjang Nyepi dan Idul Fitri 2026 di sini.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada perdagangan Selasa 17 Maret 2026.
IHSG dibuka menguat tajam 1,57% ke level 7.132 pada perdagangan Selasa (17/3). Tercatat 646 saham menguat dengan nilai transaksi Rp1,4 triliun.
IHSG ditutup anjlok 1,61% ke level 7.022 pada Senin (16/3/2026). Investor khawatir defisit fiskal melebar di atas 3% akibat tensi geopolitik & harga minyak.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Senin dibuka melemah seiring meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap situasi global.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan awal pekan, Senin (16/3), dibuka di zona merah.
Federal Reserve resmi menahan suku bunga di level 3,5%-3,75%. Jerome Powell soroti dampak ketidakpastian perang terhadap inflasi dan tegaskan tak akan mundur.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney meminta G7 melepas cadangan minyak strategis untuk meredam lonjakan harga akibat perang Iran dan penutupan Selat Hormuz.
Program Gerakan Pangan Murah digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah saat Ramadan untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok sekaligus mengendalikan inflasi.
Harga minyak mentah melonjak melewati US$100 per barel untuk pertama kalinya sejak 2022.
UNTUK mengendalikan inflasi menjelang hari besar keagamaan nasional (HBKN) pada bulan suci Ramadan, Pemerintah Kabupaten Toba kembali menggelar gerakan pasar murah (GPM) di Kecamatan Uluan.
INDEKS Harga Konsumen (IHK) Provinsi Kepulauan Riau pada Februari 2026 tercatat mengalami inflasi sebesar 0,44% secara bulanan (month-to-month/mtm).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved