Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
TEKNOLOGI digital dianggap menjadi tren utama bagi enterprise atau kumpulan perusahaan dalam menjalankan bisnis usaha. Smartfren Business menawarkan komitmen bagi partner di bidang teknologi dengan Information and Communication Technology/ICT atau Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) lengkap.
Dalam pengembangan berbagai teknologi digital, enterprise disebut memiliki berbagai kesulitan, di antaranya terkait sulitnya mengintegrasikan sistem dengan proses bisnis, sulitnya mengembangkan SDM, change management, hingga keandalan dari teknologi itu sendiri.
"Smartfren Business memiliki layanan-layanan yang mampu mempermudah integrasi teknologi dalam bisnis yang mencakup keseluruhan proses. Ruang lingkup tiga pilar strategi yang kami tawarkan, yaitu Core Telco, ICT, dan Internet of Things (IoT)," ujar CEO Smartfren Business Ranga Kalyanasundaram dalam keterangannya, Rabu (29/9).
Perusahaan itu menyatakan telah menjalin sejumlah kerja sama dengan berbagai pihak seperti Microsoft, Google Cloud, Alibaba Cloud pada sektor teknologi Cloud, dan
juga dengan pemain-pemain besar lainnya di sektor teknologi hardware, ZOOM unified conferencing, Fiber in The Air, managed wifi, dan lainnya.
Baca juga : Dukung Pengembangan Bisnis Merchant, Bank Mandiri Dorong Transaksi Digital
"Kami akan terus membantu memberikan solusi bagi enterprise yang membutuhkan layanan bagi usahanya," lanjut Ranga.
Smartfren Business mengaku akan segera meluncurkan aplikasi yang dinamakan Bizsf yang dapat membantu konsume melihat kinerja layanan komunikasi yang sedang digunakan, lalu melakukan pembayaran/pembelian dengan mudah dan jika terjadi problem pada koneksi dapat melapor langsung dan memantau sejauh mana perbaikan nya.
Business Analyst MarkPlus Inc James Pratama menyampaikan, berdasarkan riset pihaknya perihal tingkat adopsi teknologi oleh enterprise, teknologi yang berkaitan dengan customer management dinilai telah diadopsi oleh cukup banyak enterprise seperti mobile app dan point of sales.
Namun, teknologi prediktif dan business intelligence masih sedang dalam pengembangan di berbagai perusahaan. Sedangkan,teknologi yang mendukung ekosistem digital, CRM (Customer Relationship Management) dan complaint management sudah terbilang mapan namun masih memiliki tingkat adopsi yang relatif rendah di enterprise.
"Maka dari itu, berpartner dengan mitra di bidang IT menjadi salah satu solusi yang menguntungkan bagi enterprise. Mereka dapat berfokus pada sektor esensial yang menjadi core bisnis masing masing, dan menyerahkan masalah IT mereka pada mitranya," pungkasnya. (OL-7)
Model kerja fleksibel berbasis platform digital dinilai menjadi bantalan sosial modern.
Pengemudi ojol dan NGO Deconstitute menggugat skema kuota internet hangus ke Mahkamah Konstitusi dengan menguji UU Telekomunikasi.
Bank Indonesia meluncurkan Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) untuk memperkuat literasi, keamanan, dan inklusi ekonomi digital, didukung pertumbuhan QRIS dan BI-FAST yang kian pesat.
INDUSTRI kripto di Indonesia terus menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif.
Data Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) RI menunjukkan tren peningkatan pengaduan serta lonjakan kerugian finansial konsumen dari tahun ke tahun.
Pelaku usaha kini bisa daftar QRIS, terima pembayaran semua bank dan e-wallet, serta pencairan dana tiap jam.
Peran CFO semakin strategis dalam menjaga stabilitas bisnis sekaligus mengarahkan perusahaan menghadapi tekanan ekonomi, transformasi digital, dan tuntutan keberlanjutan.
SIP melangkah dengan visi baru untuk menjadi orkestrator infrastruktur digital terpercaya di Indonesia, yang mensinergikan teknologi global dan talenta terbaik.
Transformasi teknologi tidak hanya fokus pada pengembangan sistem, tetapi juga memastikan keamanan, keandalan, serta relevansi layanan terhadap kebutuhan industri dan masyarakat.
Percepatan digitalisasi memang membawa efisiensi, namun di sisi lain memperbesar risiko karena menciptakan fragmentasi teknologi dalam sistem keamanan.
Upaya meningkatkan literasi dan pengelolaan keuangan karyawan semakin menjadi fokus dalam transformasi digital dunia kerja.
Plt Deputi III Kepala Staf Kepresidenan Syska Hutagalung mengungkapkan inisiatif ini dinilai sejalan dengan arah pembangunan ekonomi digital dan penguatan koperasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved