Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Perikanan Nusantara melakukan ekspor perdana 132 ribu ton gurita ke pasar Amerika Serikat (AS). Ekspor gurita yang dikemas dalam enam kontainer berukuran 40 feet ini terdiri dari gurita steam (ready to eat) dan gurita whole frozen dengan nilai transaksi sebesar Rp12,9 miliar.
Acara pelepasan yang berlangsung di Kantor Perinus Cabang Makassar itu dihadiri langsung oleh Direktur Utama Rajawali Nusantara Indonesia Arief Prasetyo sebagai Induk Holding Klaster Pangan BUMN, Kepala Dinas Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan Sulkaf S Latif mewakili Plt Gubernur, Direktur PT. Berdikari United Livestok Imran Yasin Limpo, Kepala BKIPM Makassar Sitti Chadidjah, Aspotmar Danlantamal VI Kolonel Dominggus Sidang Misalayuk, dan beberapa pejabat dari PT Perikanan Nusantara.
Direktur Utama PT Perikanan Nusantara Sigit Muhartono mengatakan, potensi Gurita di Sulawesi Selatan sangat besar sehingga bisa menjadi salah satu produk unggulan yang banyak di ekspor dari Sulawesi Selatan.
“Pada tahun 2020 di ekspor sebanyak 158.050 Ton dengan nilai Rp5.47 triliun. Dengan potensi tersebut saya optimis PT. Perikanan Nusantara Cabang Makassar kedepan dapat tumbuh berkelanjutan, namun harus diiringi dengan semangat dan kerja cerdas serta terus berusaha membuka pasar baru baik domestik maupun internasional,” kata Sigit Muhartono
Selain ekspor ke AS, beberapa tahun terakhir PT Perinus cabang Makassar sudah secara rutin mengirim Gurita dengan tujuan Jepang setiap bulan.
Baca juga : Sandiaga Uno: Kualitas Naik, Pendapatan Naik, Indonesia Bangkit
Selain untuk ekspor, saat ini Gurita steam cutting (ready to eat) Cabang Makassar juga sudah dipasarkan secara retail di Jabodetabek dengan merek Tukato Seafood.
Pasar internasional untuk hasil perikanan PT Perinus terus berkembang. Pada Jumat (24/9) Direktur Utama Perinus Sigit Muhartono juga telah melepas ekspor perdana ikan Kaca Piring (Rajung) ke Tiongkok dari Perinus Cabang Tegal, Jawa Tengah sebanyak 12 Ton dengan nilai Rp.413 Juta. Ekspor ikan Kaca Piring ini akan berlangsung rutin setiap bulan.
Selanjutnya awal Oktober Perinus Cabang Surabaya juga akan melakukan ekspor perdana ikan Layur beku ke Tiongkok sebanyak 25 Ton dengan nilai transaksi kurang lebih Rp700 Juta. Kemudian Perinus Cabang Benoa juga tak ketinggalan akan melakukan ekspor perdana produk ikan Marlin ke Filipina. Ini melengkapi ekspor ikan Tuna produksi Cabang Bitung yang sebelumnya sudah secara rutin dikirim ke Jepang.
“Semakin bertambahnya negara tujuan dan jenis produk yang di ekspor PT. Perikanan Nusantara (Persero) serta didukung dengan sarana prasarana produksi berupa Air Blast Frezer (ABF ) kapasitas 119 Ton per hari dan Cold Storage kapasitas 3.837 Ton. kami akan selalu hadir ditengah-tengah nelayan sebagai offtake hasil tangkapanya sehingga nelayan memiliki kepastian pasar dan saya berharap peran Perinus sebagai BUMN perikanan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan nelayan, karena nelayan merupakan mitra strategis kami,” tambah Sigit.
Seperti diketahui, sejak 15 September 2021 PT Perikanan Nusantara (Perinus) dinyatakan bergabung (merger) dengan PT Perikanan Indonesia seusai ditandatanganinya Peraturan Pemerintah nomor 99 tahun 2021 oleh Presiden Joko Widodo dalam rangka untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan penetrasi jaringan bisnis perikanan, serta mendukung ketersediaan, keterjangkauan, inklusivitas, dan mutu perikanan. (RO/OL-7)
SEBANYAK 12 negara pemilik pantai yang ada di Samudera Hindia menggelar pertemuan membahas ikan tuna di 30th Session of the Coastal States Alliance (CSA 030) 30-31 Januari 2026 di Kuta Bali.
Saat ini daya tampung Pelabuhan Muara Angke hanya berkisar 400 hingga 500 kapal.
Sebagai produsen ikan terbesar kedua di dunia, sekitar 95% tangkapan ikan Indonesia berasal dari perikanan skala kecil.
Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari mencatat produksi ikan di pelabuhan ituIkan Layang dan Tuna Dominasi Hasil Tangkapan di Pelabuhan Kendari mencapai 80–100 ton per hari.
Kementerian Kelautan dan Perikanan menyiapkan regulasi baru untuk mempermudah layanan perizinan usaha di sektor perikanan.
DOSEN UGM mengomentari penarikan (recall) terhadap produk udang beku merek Great Value di AS yang diimpor dari perusahaan Indonesia karena mengandung radioaktif.
Pada kuartal IV 2025, industri tekstil dan produk tekstil tercatat tumbuh 4,37 persen secara tahunan di tengah tekanan global dan perlambatan permintaan di sejumlah negara tujuan ekspor.
Neraca perdagangan Indonesia yang tetap mencatatkan surplus sepanjang 2025 mencerminkan daya tahan sektor eksternal.
Indonesia kembali mencatatkan kinerja positif dengan mempertahankan surplus neraca perdagangan selama 68 bulan berturut-turut, di tengah kondisi ekonomi global yang tak pasti.
BPS melaporkan kinerja ekspor Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 tercatat mencapai US$282,91 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 6,15%.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan barang Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 kembali mencatatkan surplus signifikan.
Partisipasi Sarinah di Indonesia Pavilion yang berlangsung pada 19–23 Januari 2026 di Davos, Swiss, menandai dimulainya fase penguatan ekspor perusahaan mulai tahun ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved