Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengaku telah menemukan solusi untuk mengurai antrean ribuan kapal nelayan yang semrawut di Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara. Pihaknya berencana menambah kapasitas pelabuhan agar mampu menampung ratusan kapal tambahan.
"Pemerintah DKI Jakarta segera akan memperluas pelabuhan yang ada di tempat itu dengan menambah kapasitas. Mudah-mudahan akan bisa kita bangun dalam waktu dekat ini untuk menambah sampai dengan 500 atau 600 kapal. Itu sudah maksimum," kata Pramono di Cawang, Jakarta Timur, Kamis (29/1).
Ia menjelaskan, saat ini daya tampung Pelabuhan Muara Angke hanya berkisar 400 hingga 500 kapal. Namun, kondisi cuaca yang kurang bersahabat membuat banyak kapal nelayan tidak melaut dan akhirnya bersandar bersamaan di pelabuhan.
"Sekarang ini karena kondisi cuaca, maka banyak kapal yang tidak melaut. Dan sebagian besar kemudian diparkir di tempat itu," ujar dia.
Menurutnya, masalah menjadi semakin rumit karena jumlah kapal yang mendapat izin berpangkalan jauh melampaui kapasitas pelabuhan. Pramono menyebut, izin kapal yang dikeluarkan pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah mencapai lebih dari 2.500 unit. Mantan Sekretaris Kabinet itu pun meminta agar tidak ada penambahan izin kapal baru yang berpangkalan di Muara Angke.
"Saya menyampaikan dan memohon untuk tidak ada penambahan baru kapal. Sebab kalau kemudian izin kapalnya ditambah terus lebih dari, sekarang ini sudah 2.500, itu pasti akan menjadi beban bagi Muara Angke," tutur Pramono.
Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Muara Angke di Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, belakangan menjadi sorotan publik setelah video yang memperlihatkan ribuan kapal nelayan menumpuk dan saling menghambat pergerakan beredar di media sosial.
Kondisi antrean kapal yang tidak tertata itu mengakibatkan kapal sulit keluar dan masuk pelabuhan secara lancar, sehingga aktivitas nelayan terganggu. Data dari pemerintah pusat menunjukkan terdapat lebih dari 2.500 kapal yang terdaftar berpangkalan di Muara Angke, jauh melampaui kapasitas kolam pelabuhan yang tersedia. Kapal-kapal tersebut tidak hanya kapal yang aktif bongkar muat, tetapi juga yang singgah untuk administrasi dan pengisian logistik, sehingga ruang pelabuhan menjadi penuh sesak. (Far/P-3)
Ia menegaskan akan meminta persoalan tersebut segera ditangani agar tidak berulang dan tidak menimbulkan dampak lebih luas terhadap aktivitas nelayan.
Satu keluarga bisa menghabiskan hingga Rp1 juta per bulan hanya untuk kebutuhan air. Kondisi itu menjadi beban berat, terutama bagi nelayan yang bergantung pada pendapatan harian.
Komitmen kepolisian dalam menindak tegas segala bentuk kejahatan yang merugikan masyarakat, khususnya nelayan.
MEMASUKI hari terakhir prediksi BMKG terkait banjir rob atau pasang air laut, banjir masih menggenangi kawasan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara pada Jumat, (3/12) siang.
Permukiman warga tergenang imbas banjir rob yang terjadi. Meski demikian, warga Muara Angke masih memilih bertahan di rumah masing-masing.
Prakiraan cuaca Jakarta dan sekitarnya malam ini, Kamis 29 Januari 2026. Waspada hujan lebat disertai petir di Jakarta Selatan dan wilayah penyangga.
Menurut Heru, hingga saat ini Dinas Bina Marga telah menindaklanjuti sekitar 6.000 titik jalan berlubang selama musim penghujan. J
Menurut Josephine, alokasi anggaran yang sangat besar tersebut seharusnya mampu mendorong kinerja Dinas LH menjadi jauh lebih optimal, khususnya dalam menangani persoalan sampah di Ibu Kota.
Status Jakarta sebagai salah satu kota metropolitan paling 'menguras kantong' bagi kaum tajir dunia kembali terkonfirmasi.
KOMITMEN PT Nindya Karya (Persero) dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan nasional terus diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved