Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KEKHAWATIRAN terkait dengan pasar properti di Tiongkok sedang menjadi perhatian khusus bagi pelaku pasar dan investor. China Evergrande Group sedang berada di ujung default.
"Perhatian pelaku pasar dan investor akan terfokus kepada bagaimana Xi akan mencoba untuk mengatasi masalah Evergrande. Turbulensi mungkin akan semakin kencang, dan tentu saja akan menambah tekanan terhadap para pemimpin Tiongkok," kata Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus, Selasa (21/9).
Evergrande memiliki utang sebesar US$300 miliar, utang terbesar di seluruh dunia dari Perusahaan yang bergerak di sektor properti. Berpotensi untuk memberikan dampak terhadap perekonomian Tiongkok khususnya kenaikkan secara volatilitas pasar.
Raksasa properti ini mulai jatuh sejak pemerintah memberlakukan peraturan baru pada Agustus 2020, terkait batas total utang perusahaan properti. Akhirnya Evergrande mengandalkan prapenjualan atau prabayar untuk mendanai proyek-proyeknya dan membayar utangnya. Peraturan baru Tiongkok membuat Evergrande terpaksa menjual proyek-proyeknya dengan diskon tinggi.
Para ahli mengatakan, pengembang memiliki lebih dari 1 juta unit prabayar yang belum dibangun. Investor/pembeli rumah marah karena Evergrande menawarkan properti dan tempat parkir sebagai ganti rugi, bukan pembayaran tunai.
Pembayaran obligasi berikutnya dari Evergrande akan terjadi pada hari Kamis pekan ini. Sejauh ini pasar properti di Tiongkok secara residensial memberikan kontribusi sebesar 20% terhadap GDP, sementara aktivitas real estate secara umum berkontribusi sebesar 30% terhadap GDP.
"Saat ini ada sebesar 1,4 juta pemilik properti yang menunggu untuk mendapatkan properti dari Evergrande, dan hal ini berpotensi fraud secara cepat apabila tidak ditangani secara profesional dan hati-hati," kata Nico.
Evergrande memiliki 200 anak Perusahaan off shore, dan 2.000 di on shore, dengan total asset sekitar 2 triliun yuan atau setara dengan 2% dari GDP Tiongkok. (OL-13)
Baca Juga: Tekanan Pasar Global, IHSG Berpotensi Kembali Melemah
Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, mengingatkan para investor untuk tetap bersikap rasional di tengah konflik Timur Tengah.
Pasar saham akan dibayangi sentimen risk off. Hal itu menyusul memburuknya situasi geopolitik di Timur Tengah pascaserangan terkoordinasi AS-Israel terhadap Iran.
Tren investasi pada 2026 diproyeksikan semakin mengarah pada penguatan portofolio yang mampu bertahan di tengah gejolak pasar.
Ketidaksinkronan antara data administratif dan realitas pasar ini menjadi salah satu alasan mengapa lembaga internasional mulai mempertanyakan kredibilitas tata kelola ekonomi nasional.
Jumlah investor pasar modal mencapai 20 juta pada akhir 2025, hanya 5% dari total penduduk Indonesia.
PRESIDEN Prabowo Subianto bertemu dengan petinggi perusahaan global di Amerika Serikat, Jumat (20/2) waktu setempat. Dalam pertemuan itu Indonesia memperkuat sistem investasi
Bacaan taawudz tentu sudah familiar di telinga sebagian besar orang, khususnya umat Islam.
Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, penyerbukan merupakan proses pembuahan atau hal melekatkan tepung sari ke kepala putik.
Fitch juga mengonfirmasi Kaisa, perusahaan properti yang lebih kecil tetapi salah satu yang paling berutang di Tiongkok, juga telah gagal membayar obligasi senilai US$400 juta.
Industri realestat Tiongkok--pendorong pertumbuhan utama dalam ekonomi terbesar kedua di dunia--melemah dalam beberapa bulan terakhir setelah Beijing memperketat aturan pembelian rumah.
SAHAM-saham Asia sebagian besar melayang lebih rendah pada perdagangan Selasa pagi (28/9). Sebab investor terus khawatir atas krisis utang China Evergrande Group yang belum terpecahkan.
HARGA emas kembali naik pada akhir perdagangan Selasa atau Rabu pagi WIB (22/9), karena kekhawatiran atas kebangkrutan perusahaan properti China Evergrande.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved