Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
SATU pengembang properti Tiongkok gagal membayar obligasi yang jatuh tempo. Ini dikatakan karena masalah likuiditas di tengah tindakan keras pemerintah terhadap sektor yang sarat utang teersebut.
Industri realestat Tiongkok--pendorong pertumbuhan utama dalam ekonomi terbesar kedua di dunia--melemah dalam beberapa bulan terakhir setelah Beijing memperketat aturan pembelian rumah dan meluncurkan serangan regulasi terhadap spekulasi. Langkah tersebut telah membuat pusing beberapa pengembang besar, terutama Evergrande, dengan volume terbesar kedua di negara itu yang terbebani oleh utang miliaran dolar.
Pada Senin (6/12), Sunshine 100 China Holdings yang terdaftar di Hong Kong mengatakan telah melewatkan tenggat waktu pada Minggu (5/12) untuk melakukan pembayaran pokok dan bunga sebesar US$179 juta pada obligasi denga kupon 10,5%. Gagal bayar itu karena, "Masalah likuiditas yang timbul dari dampak buruk sejumlah faktor termasuk lingkungan makroekonomi dan industri realestat," kata perusahaan itu.
Sunshine 100 telah berulang kali berjuang untuk memenuhi kewajiban utangnya tahun ini. Ia pun gagal membayar obligasi pada Agustus. Perusahaan itu sekarang memiliki US$385 juta dari uang kertas dolar yang beredar, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.
Evergrande--yang tenggelam dalam utang US$300 miliar--sejauh ini berhasil menghindari default, tetapi memiliki kupon obligasi dolar senilai total US$$82,5 juta yang jatuh tempo Senin, ketika masa tenggang 30 hari berakhir, menurut Bloomberg. Pada Jumat, pendirinya, Xu Jiayin, dipanggil oleh pejabat setelah perusahaan mengeluarkan pernyataan yang memperingatkan bahwa mereka mungkin tidak memiliki cukup uang untuk terus melakukan kewajiban keuangannya.
Pemerintah Provinsi Guangdong kemudian mengatakan akan mengirim kelompok kerja ke Evergrande untuk mengawasi dan mempromosikan manajemen risiko perusahaan. Saham raksasa properti itu jatuh lebih dari 12% ketika pasar dibuka Senin pagi.
Baca juga: Tiongkok Minta Perusahaan Transportasi Daring Didi Tinggalkan Bursa New York
Pengembang saingannya, Kaisa, pekan lalu mengatakan telah gagal dalam tawaran untuk pertukaran utang yang akan memberinya waktu penting untuk membayar kembali sebagian obligasinya. (AFP/OL-14)
Pembiayaan perumahan syariah terus tumbuh dengan dukungan developer sebagai mitra strategis, memperkuat sektor properti dan program perumahan nasional.
Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, mengungkapkan produk KPR fix berjenjang ini memang salah satunya dikhususkan untuk generasi muda.
Kombinasi lokasi strategis, reputasi pengembang dan dukungan insentif pemerintah menciptakan proposisi nilai yang kompetitif bagi calon pembeli.
MegaProperty Expo, Megabuild Indonesia, dan Keramika Indonesia 2026 ditargetkan menjaring sekitar 50 ribu pengunjung.
Dengan populasi besar, pertumbuhan hunian baru yang berkelanjutan, daya beli yang relatif stabil, Surabaya menjadi salah satu motor utama pertumbuhan sektor properti nasional.
Tahun 2025 menjadi periode penuh tantangan, namun sekaligus fase konsolidasi bagi para pelaku industri properti.
DALAM rangka memperkuat penetrasi pasar dan memaksimalkan potensi pembiayaan di wilayah Jawa Barat, PT Shinhan Indo Finance (SIF) mengoptimalkan kembali operasional Kantor Cabang Bandung.
Dalam rancangan awal, kewajiban ini akan menyasar perusahaan dengan skala besar, yakni yang memiliki jumlah karyawan minimal 2.000 orang.
Melalui sistem Unified User, hambatan administrasi dalam proses rekrutmen diminimalisir.
MEREK perawatan kulit asal Korea Selatan, Innisfree, menutup seluruh gerai fisiknya di Indonesia. Perusahaan tetap melayani konsumen melalui penguatan kanal digital dan retailer resmi.
Terdapat 1.236 perusahaan industri yang menyelesaikan tahap pembangunan pada 2025 dan siap mulai berproduksi untuk pertama kali pada 2026.
PERUSAHAAN harus mampu menjalankan dua mesin secara paralel yaitu menjaga bisnis inti tetap optimal sambil terus melakukan langkah-langkah inovasi terobosan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved