Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYEDIA jaringan pembayaran terkemuka dunia, Bank Sinarmas (BSIM) dan Visa, hari ini mengumumkan kerja sama meluncurkan kartu kredit virtual. Hal ini dilaksanakan sebagai salah satu jawaban atas semakin terakselerasinya gaya hidup digital, serta pemenuhan kebutuhan konsumen akan transaksi perbankan dan pembayaran yang aman, nyaman, dan cepat.
"Pengalaman berbelanja tambah asyik lagi karena nasabah dapat menikmati program cicilan 0% atau promo diskon lainnya di berbagai platform e-commerce. Untuk urusan keamanan bertransaksi online, nasabah tak perlu khawatir karena kartu dilengkapi layanan 3D secure yang mengamankan proses konfirmasi atau autentikasi saat bertransaksi," ujar Direktur Utama Bank Sinarmas, Frenky Tirtowijoyo, dalam keterangannya, Selasa (14/9).
Tidak hanya itu, lanjut dia, nasabah juga dapat mengelola kartu kreditnya tanpa ribet, dengan menggunakan fitur Manage Card yang ada di SimobiPlus, di mana fitur-fitur seperti aktivasi kartu hingga pengajuan kartu fisik dapat dilakukan sendiri dengan mudah. "Seluruh keunggulan ini menjadikan Kartu Kredit Virtual Visa Bank Sinarmas sebagai kartu kredit virtual yang sesungguhnya," tambah Frenky.
Berbagai inovasi perbankan secara digital telah diluncurkan oleh Bank Sinarmas, seperti buka rekening dan buka deposito yang kesemuanya 100% online. Kali ini, Bank Sinarmas menggandeng Visa dalam meluncurkan inovasi layanan digital terbarunya yaitu Kartu Kredit Virtual Visa, melalui aplikasi mobile banking Bank Sinarmas SimobiPlus.
Kartu Kredit Virtual Visa Bank Sinarmas menawarkan kemudahan dan kenyamanan untuk bertransaksi, seperti proses pengajuan dan persetujuan kartu secara 100% online. Kemudahan ini membuat kartu langsung dapat digunakan berbelanja online tanpa perlu menunggu dicetak dan dikirim, yang mana prosesnya dapat memakan waktu.
Baca juga: Selama Pandemi, BI Injeksi Likuiditas ke Perbankan Rp844,9 Triliun
Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia, Riko Abdurrahman, menyatakan, Visa sangat senang dapat meluncurkan Kartu Kredit Virtual Visa Bank Sinarmas ini sebagai salah satu yang terdepan di Indonesia dalam menawarkan fitur-fitur virtual untuk memudahkan nasabah bertransaksi menggunakan kartu kredit secara online.
Menurutnya, tren nirkontak atau contactless sudah semakin diadopsi dalam perdagangan global, sehingga nasabah pun semakin mengharapkan kemudahan untuk menyelesaikan transaksi pembayaran dengan kartu kredit di platform e-commerce secara nyaman, aman, dan cepat.
"Kami senang berbagi tujuan yang sama dengan Bank Sinarmas untuk mendukung visi cashless society dari pemerintah dan Bank Indonesia, yang pada gilirannya akan mendorong pertumbuhan ekonomi bangsa di the new normal ke depannya," ujar Riko.
Pandemi covid-19 dan kondisi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat yang masih marak saat ini sangat mempengaruhi pola perilaku masyarakat yang harus membatasi kegiatan fisik di luar rumah dan semakin membiasakan diri menggunakan teknologi digital.
Sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk membatasi kegiatan masyarakat, kegiatan sehari-hari seperti bekerja, sekolah, belanja, maupun konsultasi kesehatan dan sebagainya juga perlu dilakukan dari rumah secara daring (online).
Frenky menambahkan, sektor transaksi online saat ini sangatlah dibutuhkan. Maka dari itu, adanya fitur kartu kredit virtual Visa ini sangat menguntungkan nasabah kami di mana transaksi pembayaran e-commerce, dining dengan sistem delivery atau take away, healthcare, dan kebutuhan apa pun yang diperlukan dapat dilakukan dengan mudah.
"Pengembangan Kartu Kredit Virtual Visa ini tentunya bukan menjadi satu-satunya inovasi kami, karena kami yakin dan masih akan terus berinovasi dalam mengembangkan layanan keuangan digital untuk memudahkan seluruh kebutuhan nasabah. Hal ini sejalan dengan komitmen Bank Sinarmas yang terus berupaya untuk memberikan solusi keuangan berbasis digital kepada para nasabah," pungkas Frenky. (RO/S-2)
Meningkatnya ancaman kejahatan daring seperti phishing, social engineering, dan serangan siber lainnya mendorong perusahaan perbankan untuk terus memperkuat sistem keamanannya.
Inflasi Januari 2026 naik ke 3,55%. Bank Indonesia menahan BI Rate di 4,75% jelang Ramadan dan Idulfitri, seiring tekanan musiman dan nilai tukar rupiah.
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) akan terus memperkuat pengawasan di sektor perbankan seiring dengan semakin kompleksnya aktivitas perbankan yang semakin beragam dan cepatnya digitalisasi.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Menurut Pramono, pencatatan saham Bank Jakarta di BEI tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan publik, tetapi juga mendorong profesionalisme perusahaan.
Penghargaan ini memperkuat posisi kedua brand sebagai pilihan terpercaya keluarga Indonesia dalam pemenuhan nutrisi anak melalui kanal digital.
Laporan E-Commerce Global Otto Media Grup 2025 mencatat meskipun e-commerce lintas batas global mencapai hampir US$1,24 triliun, tingkat pembatalannya mencapai sekitar 70%.
Pada tahun 2025 jumlah pengguna internet mencapai 221 juta jiwa atau hampir 80 persen dari total populasi.
Berawal dari usaha rumahan, Finetrus sukses menjadi UMKM perlengkapan tidur favorit di Shopee. Fokus pada kualitas bedding, Finetrus tumbuh pesat lewat inovasi dan digitalisasi.
ONE Global Capital mengumumkan pembagian dividen Natal perdana kepada para investornya, hanya satu tahun sejak mengakuisisi Eastlakes Shopping Centre.
Kedua inisiatif tersebut menyoroti bagaimana bisnis dan komunitas lokal di seluruh dunia memanfaatkan Shopee dan ekonomi digital untuk berkembang
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved