Selasa 14 September 2021, 16:35 WIB

Selama Pandemi, BI Injeksi Likuiditas ke Perbankan Rp844,9 Triliun

Fetry Wuryasti | Ekonomi
Selama Pandemi, BI Injeksi Likuiditas ke Perbankan Rp844,9 Triliun

Antara
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo saat menyampaikan konferensi pers pada 2019 lalu.

 

KETAHANAN sistem keuangan perbankan selama semester I 2021 dinilai tetap terjaga. Namun, fungsi intermediasi perbankan masih perlu ditingkatkan. 

Bank Indonesia (BI) terus berupaya menjaga likuiditas tetap longgar. Caranya, dengan tetap menambah likuiditas atau melakukan quantitative easing (QE) di perbankan.

Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengungkapkan hingga 31 Agustus 2021, BI sudah melakukan injeksi likuiditas melalui perbankan sebesar Rp118,35 triliun. Kebijakan QE melanjutkan injeksi likuiditas pada 2020 yang mencapai Rp726,57 triliun.

Baca juga: Rupiah Terdepresiasi 1,52% Sejak Awal Tahun

“Sehingga, injeksi likuiditas oleh BI sejak 2020 hingga 31 Agustus 2021 mencapai Rp 844,92 triliun, atau setara 5,3% PDB,” jelas Destry dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Selasa (14/9).

Injeksi likuditas tersebut untuk mendukung likuiditas perekonomian, tercermin pada uang beredar dalam arti sempit (M1), yang hingga Juli 2021 tumbuh 14,9% yoy, serta uang beredar dalam arti luas (M2) tumbuh 8,9% yoy.

Baca juga: BI Kembali Mempertahankan Suku Bunga Acuan 3,50%

Selain itu, kondisi likuiditas perbankan yang longgar terlihat pada rasio Alat Likuid Terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) yang tinggi, yaitu 32,51%. Serta, pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan sebesar 10,43% yoy.

Bank Sentral juga memantau perkembangan selama semester I 2021. Rasio kecukupan modal pada Juni 2021 sebesar 24,3%, lalu rasio kredit bermasalah (NPL) terjaga di level 3,24% bruto dan 1,06% netto.

"Intermediasi perbankan melanjutkan pertumbuhan positif, meski belum kuat, yaitu 0,59% di Juni dan 0,5% di Juli. Ini terjadi di mayoritas wilayah Indonesia," papar Destry.(OL-11)
 

Baca Juga

Antara/Maulana Surya

Bangkitkan Industri Kreatif, Jakarta Bangun Program Jumat Beli Lokal

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Jumat 17 September 2021, 13:55 WIB
dengan adanya Jumat Beli Lokal ini, masyarakat dapat semakin dekat dengan berbagai produk industri kreatif lokal dan...
MI/AGUS M

Insentif PPnBM Berikan efek Berganda bagi Perekonomian

👤Mediaindonesia 🕔Jumat 17 September 2021, 11:31 WIB
Pemberian fasilitas diskon PPnBM kendaraan bermotor dengan tingkat kandungan produk dalam negeri yang tinggi memberikan dampak pengganda...
Ist/UOB

Pandemi Terkendali, Ekonomi Pulih

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 17 September 2021, 10:25 WIB
Deputy Chairman and Chief Executive Officer UOB Wee Ee Cheong mengungkapkan, kemajuan penanganan pandemi di Indonesia akan berdampak...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Siap Bawa Pulang Piala Sudirman

 Terdapat empat pemain muda yang diharapkan mampu membuat kejutan di Finlandia.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya