Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
NILAI tukar rupiah sepanjang semester I 2021 relatif terkendali dan stabil. Hal itu diungkapkan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti,
Sebelumnya, rupiah sempat tertekan pada kuartal I 2021 akibat meningkatnya imbal hasil Amerika Serikat (yield US Treasury) dan menguatnya dolar AS.
Rupiah kembali menguat sejak pertengahan april 2021, yang ditopang stabilisasi oleh Bank Indonesia. Serta, aliran modal asing masuk ke pasar uang domestik pada kuartal II 2021. Nilai tukar semester I 2021 point to point tercatat depresiasi 3,1% (ytd), jika dibandingkan level akhir 2020.
Baca juga: Baru 3,4 Juta Pekerja Terima Subsidi Upah
Level ini relatif lebih rendah tingkat depresiasinya dibandingkan negara lain, seperti Turki, Thailand dan Korea Selatan. Penguatan nilai tukar rupiah terus berlanjut hingga akhir Agustus 2021, yakni sebesar 1,62% point to point, dibandingkan Juni 2021.
"Sehingga keseluruhan, rupiah mengalami depresiasi 1,52% (ytd). Ini lebih rendah depresiasinya dari sejumlah negara berkembang lainnya," jelas Destry dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Selasa (14/9).
Adapun inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) tercatat tetap rendah hingga Juni 2021, yakni 1,33% (yoy). Lalu, berlanjut di Agustus tercatat sebesar 1,59% (yoy).
Baca juga: Kerja Sama Transaksi dalam Rupiah-Yen Diperkuat
Rendahnya inflasi sejalan dengan masih terbatasnya permintaan domestik dan terjaganya stabilitas nilai tukar. Serta, konsistensi kebijakan Bank Indonesia dalam mengarahkan ekspektasi inflasi pada kisaran target.
Lalu, kuatnya koordinasi kebijakan Bank Sentral dengan pemerintah pusat dan daerah melalui Tim Pemantauan dan Pengendalian Inflasi (TPI) dan TPI Daerah.
"Kami berkomitmen menjaga stabilitas harga dan memoerkuat koordinasi kebijakan guna menjaga inflasi IHK sesuai sasaran yang telah ditetapkan, yaitu 3% plus minus 1% pada 2021," ujar Destry.(OL-11)
Harga cabai rawit merah di Pasar Induk Kramat Jati hari ini (21/2) turun jadi Rp55.000/kg usai diguyur pasokan Kementan. Cek detail harganya di sini.
Harga di Pasar Penuin, Pasar Mitra Raya, dan Pasar Tos 3000 menunjukkan harga cabai rawit merah menembus Rp92.950 per kilogram.
Inflasi Januari 2026 naik ke 3,55%. Bank Indonesia menahan BI Rate di 4,75% jelang Ramadan dan Idulfitri, seiring tekanan musiman dan nilai tukar rupiah.
Bank Indonesia menahan BI-Rate di 4,75% untuk stabilkan rupiah di tengah gejolak global. Rupiah Rp16.880 per dolar AS, BI nilai masih undervalued.
Ekonom LPPI Ryan Kiryanto memperkirakan Bank Indonesia mempertahankan BI Rate 4,75% di tengah inflasi di atas 3% dan pelemahan rupiah ke Rp16.884 per dolar AS.
Cek harga cabai di 5 pasar utama Batam (Tos 3000 hingga Penuin) per 18 Februari 2026. Harga rawit merah tembus Rp85.000/kg jelang Ramadan.
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved