Kamis 05 Agustus 2021, 14:43 WIB

Kerja Sama Transaksi dalam Rupiah-Yen Diperkuat

Fetry Wuryasti | Ekonomi
Kerja Sama Transaksi dalam Rupiah-Yen Diperkuat

Antara
Ilustrasi petugas mengitung uang rupiah di salah satu gerai penukaran valuta asing.

 

BANK Indonesia dan Kementerian Keuangan Jepang (JMOF) menyepakati penguatan kerangka kerja sama penyelesaian transaksi dengan mata uang lokal (Local Currency Settlement/LCS1) antara kedua negara dalam rupiah-yen.

Penguatan kesepakatan pada Kamis (5/8) ini sudah diimplementasikan sejak 31 Agustus 2020. Adapun penguatan yang dimaksud ialah memberikan pelonggaran aturan transaksi valas dalam kerangka penyelesaian transaksi bilateral kedua negara dengan rupiah-yen.

Baca juga: BPS: Ekonomi Membaik, Tapi Belum Kembali ke Posisi Normal

Di antaranya, mencakup perluasan instrumen lindung nilai dan pelaksanaan hedging (lindung nilai) atas dasar proyeksi perdagangan dan investasi. Berikut, peningkatan fleksibilitas transfer atas rekening IDR di Jepang dan peningkatan threshold nilai transaksi tanpa dokumen underlying hingga US$500 ribu per transaksi.

"Penguatan kerangka kerja sama yang berlaku efektif 5 Agustus 2021, merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mendorong perdagangan dan investasi," ujar Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono, Kamis (5/8).

"Serta, memperkuat stabilitas makroekonomi dengan mendorong penggunaan mata uang lokal yang lebih luas. Untuk penyelesaian perdagangan dan investasi langsung antara Indonesia dan Jepang," imbuhnya.

Baca juga: BI Masih Pertahankan Suku Bunga Acuan di Level 3,5%

Penguatan kerangka itu sejalan dengan nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani Bank Indonesia dan JMOF pada 5 Desember 2019. Strategi penguatan kerangka kerja sama LCS merupakan bagian dari upaya bersama Bank Indonesia dan JMOF dalam mendorong penggunaan mata uang lokal.

Terutama kepada pelaku usaha dan individu untuk memfasilitasi dan meningkatkan perdagangan. Berikut, investasi langsung, serta kegiatan transaksi lain, seperti remitansi antara Indonesia dan Jepang.(OL-11)

 

Baca Juga

Ist/DPR

Jadi Anggota Dewan Pertimbangan Kadin, Ini Harapan Rapsel Ali

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 08:57 WIB
Kepengurusan Kadin Indonesia  saat ini akan menjadi salah satu yang sangat menentukan dalam langkah Indonesia menuju Indonesia...
Antara

Harga Emas Naik Tajam 14,4 dolar, Imbas Melemahnya Dolar AS

👤Muhamad Fauzi 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 06:31 WIB
HARGA emas naik relatif tajam pada akhir perdagangan Rabu atau Kamis pagi WIB (21/10), karena melemahnya dola AS dan kekawatiran...
Dok. kemendag

Tiga UKM Binaan ECP Kemendag Kembali Tembus Pasar Ekspor 

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 00:08 WIB
PT Agro Global Sentosa dari Makassar melakukan ekspor cengkeh lalpari ke pasar Singapura dengan nilai transaksi USD 90...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menolakkan Ancaman Kemiskinan Ekstrem

Pemerintah perlu memastikan seluruh program penanggulangan kemiskinan ekstrem diterima rumah tangga miskin ekstrem yang ada di wilayah prioritas.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya