Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Presiden RI Ma’ruf Amin mengatakan peningkatan kesejahteraan petani masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah yang harus diselesaikan.
"Peningkatan kesejahteraan petani masih menjadi pekerjaan rumah, PR kita, PR Pemerintah, yang harus diselesaikan," kata Wapres saat menyerahkan penghargaan Abdi Bakti Tani Tahun 2021 di Istana Wapres Jakarta, Senin.
Wapres mengatakan bahwa kehidupan para petani tanaman pangan, seperti padi, masih jauh dari berkecukupan.
Merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS) Tahun 2020, hampir separuh dari rumah tangga miskin di Indonesia merupakan masyarakat di sektor pertanian.
"Jumlah rumah tangga tergolong miskin di Indonesia sebagian besar berasal dari sektor pertanian, yaitu 46,30 persen," katanya.
Sementara itu, sektor pertanian juga menyerap tenaga kerja paling banyak selain sektor kehutanan dan perikanan. Pada BULAN Februari 2021, lapangan kerja di ketiga sektor tersebut meningkat 0,36 persen dibandingkan pada tahun 2020.
Baca juga: Menkeu: Pemda Belum Optimalkan TKDD untuk Pembangunan Daerah
"Lapangan kerja di sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan tersebut mengalami peningkatan sebesar 0,36 persen dibandingkan Februari 2020 (sebesar 29,23 persen)," katanya.
Oleh karena itu, Wapres mendorong adanya inovasi untuk meningkatkan dan mewujudkan kesejahteraan petani secara konsisten.
"Inovasi dan terobosan melalui Reformasi Pertanian, Intensifikasi Produksi, dan Peningkatan Akses Pasar menjadi upaya nyata yang harus diimplementasikan pelaksanaannya untuk mewujudkan kesejahteraan petani," ujarnya.
Dalam acara penganugerahan Abdi Bakti Tani 2021 tersebut, Wapres menyerahkan penghargaan kepada sejumlah kepala daerah.
Pertama ialah kategori Produksi Padi Tertinggi Tahun 2019—2020 yang diraih oleh Provinsi Lampung, Provinsi Jawa Timur, Provinsi Banten, Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Jambi, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Brebes, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Ogan Komering Ulu, dan Kabupaten Gresik.
Kedua ialah kategori Nilai Ekspor Komoditas Pertanian Tertinggi Periode Januari 2020—Juni 2021, yang diraih Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Kalimantan Timur, Provinsi Jambi, Provinsi Kalimantan Barat, Provinsi Sulawesi Utara, Kabupaten Kota Baru, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kabupaten Semarang, dan Kabupaten Bintan.(Ant/OL-4)
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Mak Comblang Project, sebuah inisiatif yang bertujuan mempertemukan langsung petani dengan dapur MBG.
Kehadiran personel TNI dan dukungan pemerintah provinsi memberikan suntikan semangat baru bagi petani serta pemerintah daerah, terutama di tengah tantangan keterbatasan fiskal.
Kementan memulai tahap rehabilitasi lahan sawah pascabencana di sejumlah wilayah Sumatra.
KENAIKAN Nilai Tukar Petani (NTP) periode 2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) dinilai tidak langsung cerminkan petani semakin sejahtera.
Pupuk bersubsidi kini lebih murah dan mudah ditebus. HET turun 20%, petani Garut sudah bisa tebus pupuk sejak awal 2026.
Safaruddin menyoroti perlunya aturan komprehensif yang mampu menjawab perbedaan beban kerja hakim di berbagai wilayah Indonesia.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyampaikan apresiasi terhadap kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam Puncak Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025
Presiden Prabowo Subianto mendorong peningkatan dalam inklusi dan literasi keuangan nasional, termasuk pembentukan dewan baru yang fokus pada kesejahteraan keuangan.
Menag Nasaruddin Umar menegaskan perluasan akses Pendidikan Profesi Guru (PPG) kini tidak hanya diikuti oleh guru-guru agama Islam saja, tapi menjangkau seluruh guru lintas agama.
Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terus memperkuat tata kelola program-program prioritas untuk mewujudkan pemerataan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi.
MENTERI Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menempati peringkat kedua sebagai menteri berkinerja terbaik di Kabinet Indonesia Maju dengan tingkat apresiasi publik mencapai 67,3 persen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved