Senin 13 September 2021, 14:53 WIB

Wapres: Peningkatan Kesejahteraan Petani masih jadi PR Pemerintah

Emir Chairullah | Ekonomi
Wapres: Peningkatan Kesejahteraan Petani masih jadi PR Pemerintah

Dok.SETWAPRES
Wakil Presiden Ma'ruf Amin

 

WAKIL Presiden RI Ma’ruf Amin mengatakan peningkatan kesejahteraan petani masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah yang harus diselesaikan.

"Peningkatan kesejahteraan petani masih menjadi pekerjaan rumah, PR kita, PR Pemerintah, yang harus diselesaikan," kata Wapres saat menyerahkan penghargaan Abdi Bakti Tani Tahun 2021 di Istana Wapres Jakarta, Senin.

Wapres mengatakan bahwa kehidupan para petani tanaman pangan, seperti padi, masih jauh dari berkecukupan.

Merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS) Tahun 2020, hampir separuh dari rumah tangga miskin di Indonesia merupakan masyarakat di sektor pertanian.

"Jumlah rumah tangga tergolong miskin di Indonesia sebagian besar berasal dari sektor pertanian, yaitu 46,30 persen," katanya.

Sementara itu, sektor pertanian juga menyerap tenaga kerja paling banyak selain sektor kehutanan dan perikanan. Pada BULAN Februari 2021, lapangan kerja di ketiga sektor tersebut meningkat 0,36 persen dibandingkan pada tahun 2020.

Baca juga: Menkeu: Pemda Belum Optimalkan TKDD untuk Pembangunan Daerah

"Lapangan kerja di sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan tersebut mengalami peningkatan sebesar 0,36 persen dibandingkan Februari 2020 (sebesar 29,23 persen)," katanya.

Oleh karena itu, Wapres mendorong adanya inovasi untuk meningkatkan dan mewujudkan kesejahteraan petani secara konsisten.

"Inovasi dan terobosan melalui Reformasi Pertanian, Intensifikasi Produksi, dan Peningkatan Akses Pasar menjadi upaya nyata yang harus diimplementasikan pelaksanaannya untuk mewujudkan kesejahteraan petani," ujarnya.

Dalam acara penganugerahan Abdi Bakti Tani 2021 tersebut, Wapres menyerahkan penghargaan kepada sejumlah kepala daerah.

Pertama ialah kategori Produksi Padi Tertinggi Tahun 2019—2020 yang diraih oleh Provinsi Lampung, Provinsi Jawa Timur, Provinsi Banten, Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Jambi, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Brebes, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Ogan Komering Ulu, dan Kabupaten Gresik.

Kedua ialah kategori Nilai Ekspor Komoditas Pertanian Tertinggi Periode Januari 2020—Juni 2021, yang diraih Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Kalimantan Timur, Provinsi Jambi, Provinsi Kalimantan Barat, Provinsi Sulawesi Utara, Kabupaten Kota Baru, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kabupaten Semarang, dan Kabupaten Bintan.(Ant/OL-4)

Baca Juga

MI/AGUS M

Insentif PPnBM Berikan efek Berganda bagi Perekonomian

👤Mediaindonesia 🕔Jumat 17 September 2021, 11:31 WIB
Pemberian fasilitas diskon PPnBM kendaraan bermotor dengan tingkat kandungan produk dalam negeri yang tinggi memberikan dampak pengganda...
Ist/UOB

Pandemi Terkendali, Ekonomi Pulih

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 17 September 2021, 10:25 WIB
Deputy Chairman and Chief Executive Officer UOB Wee Ee Cheong mengungkapkan, kemajuan penanganan pandemi di Indonesia akan berdampak...
Dok/OJK

OJK Dukung Program Digital Kredit UMKM Sebagai Alternatif Pembiayaan

👤Despian Nurhidayat 🕔Jumat 17 September 2021, 09:43 WIB
OJK menegaskan komitmen dan dukungan terhadap program Digital Kredit UMKM (DigiKU) agar UMKM bisa memanfaatkan teknologi sebagai salah...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Siap Bawa Pulang Piala Sudirman

 Terdapat empat pemain muda yang diharapkan mampu membuat kejutan di Finlandia.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya