Rabu 08 September 2021, 20:57 WIB

OJK Yakini NPL Bank tidak Lampaui 5% di 2021

M Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi
OJK Yakini NPL Bank tidak Lampaui 5% di 2021

Antara.
Kantor OJK.

 

KETUA Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso meyakini tingkat kredit macet (non performing loan/NPL) perbankan tak akan melampaui 5% hingga akhir 2021. Hal itu disebabkan relaksasi yang diberikan OJK melalui program restrukturisasi kredit.

"NPL kami yakin tidak akan melebihi 5%, memang kemarin sempat di angka 3,5% karena peningkatan kasus covid-19, tapi kemudian turun lagi ke 3,4%," ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (8/9).

Merujuk data OJK, NPL gross pada Juli 2021 tercatat 3,35% dan NPL nett di angka 1,09%. Kondisi NPL itu dinilai cukup baik dan terkendali. Itu juga mengindikasikan kualitas pembiayaan yang dilakukan perbankan mengalami perbaikan.

Dengan kata lain, program restrukturisasi yang digulirkan OJK mendorong terjaganya NPL perbankan. Pasalnya dalam program tersebut, otoritas merelaksasi kategori kredit macet dari semula tiga pilar menjadi satu pilar, yakni ketepatan pembayaran.

Adapun OJK mencatatkan tren penurunan nilai restrukturisasi kredit dan pembiayaan di perbankan maupun perusahaan pembiayaan. Tercatat hingga Juli 2021 nilai restrukturisasi kredit perbankan sebesar Rp778,91 triliun yang diberikan kepada 5,01 juta debitur.

Sedangkan perusahaan pembiayaan memiliki nilai restrukturisasi sebesar Rp211,05 triliun yang diberikan kepada 5,15 juta debitur. Diketahui pula OJK akan memperpanjang periode restrukturisasi kredit tersebut hingga Maret 2023. Selain menjaga stabilitas perbankan, perpanjangan masa restrukturisasi kredit tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca juga: Presiden: Segera Tindaklanjuti Perpanjangan Restrukturisasi

Di kesempatan yang sama, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana mengatakan, pelandaian nilai restrukturisasi kredit dan pembiayaan itu menunjukkan perbankan nasional cakap dalam mengelola risiko. "Artinya perbankan kita bisa mengelola risikonya dengan sangat baik dan tentu saya harapkan ini sampai akhir tahun juga akan terus seperti itu perkembangannya," terangnya. (OL-14)

Baca Juga

Antara

Sandiaga Ingin Kembangkan Ekonomi Kreatif Unggulan di Jambi

👤Ant 🕔Rabu 08 Desember 2021, 23:57 WIB
Ia menilai Jambi memiliki potensi wisata yang kaya dengan dibuktikan adanya dua Kawasan Strategis Pariwisata...
Dok. INPP

INPP Gandeng Cornerstone dan Cushman & Wakefield Dalam Pengembangan Antasari Place 

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Rabu 08 Desember 2021, 23:08 WIB
"“Sejak awal kami perlu memastikan pemenuhan hak konsumen untuk mendapatkan layanan yang berkualitas untuk calon...
Dok. Blibli

CEO Blibli Kusumo Martanto Raih Penghargaan Marketing Champion Marketeer Of The Year 

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Rabu 08 Desember 2021, 23:05 WIB
Pengakuan itu dinilai dewan juri dari keberhasilan Kusumo menavigasi Blibli lewat gebrakan bisnis dan inovasi pemasaran yang memberikan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya