Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PRODUSEN cip terbesar Tiongkok akan menginvestasikan US$8,87 miliar (Rp127 triliun) di pabrik semikonduktor baru di Shanghai. Pasalnya, Beijing terkena daftar hitam AS sehingga kekurangan pasokan cip dari global.
Negara itu kehabisan mikrocip canggih menyusul larangan AS atas banyak penjualan ke negara itu dan setelah jalur produksi dilanda pandemi covid-19. Pemerintah AS memasukkan Semiconductor Manufacturing International Corp (SMIC) ke daftar hitam September lalu karena masalah keamanan dan menolak akses ke peralatan manufaktur canggih dari pemasok Amerika.
Pada Jumat (3/9), SMIC--yang telah membantah memiliki hubungan dengan militer Tiongkok--mengatakan akan menuangkan investasi ke pabrik chip baru di timur negara itu. "Pabrik baru di Shanghai akan memproduksi sekitar 100.000 keping sepanjang 12 inci per bulan," kata SMIC dalam pengajuan ke bursa saham Hong Kong.
Itu merupakan cip generasi lama secara global dalam persediaan singkat. Cip digunakan dalam segala hal mulai dari peralatan rumah tangga hingga mobil self-driving.
"Larangan ekspor teknologi AS telah memengaruhi rencana untuk mengembangkan cip yang lebih kecil dan lebih canggih," kata CEO grup itu Zhang Haijun kepada Global Times yang dikelola pemerintah bulan lalu. SMIC telah menerima miliaran dolar dukungan dari Beijing dan merupakan inti dari upayanya untuk meningkatkan swasembada teknologi negara itu.
Ada banyak janji investasi baru oleh pembuat cip setelah pusat teknologi utama Tiongkok mengumumkan konsesi termasuk keringanan pajak dan sewa rendah dalam beberapa bulan terakhir. SMIC mengumumkan rencana untuk membangun pabrik semikonduktor yang lebih kecil di Beijing dan Shenzhen awal tahun ini.
Baca juga: Pejabat Libanon Kunjungi Suriah Bahas Impor Gas
Pada April, Taiwan Semiconductor Manufacturing Co.--pembuat cip dengan kontrak terbesar di dunia--mengatakan akan menginvestasikan US$2,8 miliar untuk memperluas kapasitas produksinya di Nanjing. (AFP/OL-14)
PRESIDEN Prabowo Subianto bertemu dengan petinggi perusahaan global di Amerika Serikat, Jumat (20/2) waktu setempat. Dalam pertemuan itu Indonesia memperkuat sistem investasi
Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan pimpinan dari 12 perusahaan investasi terbesar dunia dalam upaya memperkuat kemitraan strategis, dalam pertemuan yang berlangsung di Washington DC.
Presiden Prabowo mengajak General Electric meningkatkan investasi alat kesehatan di Indonesia. Langkah ini seiring pembangunan 10 universitas STEM
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan komitmen pemerintah Indonesia untuk menjaga iklim investasi tetap kondusif saat berbicara di hadapan para pelaku usaha Amerika Serikat.
Presiden Prabowo Subianto menjelaskan langkah pemerintah dalam mempertahankan pertumbuhan ekonomi nasional di atas 5% sekaligus mempercepat pembangunan konektivitas.
GRUP Adani, perusahaan multinasional raksasa asal India, mengumumkan investasi sebesar US$100 miliar untuk mengembangkan pusat data AI skala yang didukung energi terbarukan pada 2035
Ledakan toko petasan di Xiangyang, Hubei, Tiongkok, tewaskan 12 orang di tengah perayaan Imlek. Insiden ini picu kembali debat larangan kembang api akibat isu keamanan.
Kedutaan Besar China di AS membantah keras tudingan uji coba nuklir Beijing, menyebutnya sebagai manipulasi politik Washington untuk menjaga hegemoni nuklir.
TIONGKOK bersiap mengoperasikan robot humanoid untuk membantu patroli di pos perbatasan utama dengan Vietnam,
Jepang tangkap kapal nelayan Tiongkok di Nagasaki. Ketegangan meningkat seiring sikap keras PM Sanae Takaichi terkait isu Taiwan dan ancaman militer Beijing.
Koster berharap kedepan hubungan baik antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Tiongkok dapat meningkatkan hubungan kerjasama antara Provinsi Bali dengan Pemerintah Tiongkok.
Dalam tradisi Tiongkok kuno, feng shui berkembang sebagai sistem penataan ruang berbasis pengelolaan energi (qi) untuk menjaga keseimbangan antara manusia, lingkungan, dan kekuasaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved