Rabu 25 Agustus 2021, 16:39 WIB

Ada Potensi Tapering Off The Fed, BI Diminta Lakukan Antisipasi

M. Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi
Ada Potensi Tapering Off The Fed, BI Diminta Lakukan Antisipasi

MI/Susanto
Logo Bank Indonesia yang terpasang di area gedung.

 

BADAN Anggaran DPR RI meminta Bank Indonesia untuk melakukan stress test guna mengantisipasi kebijakan tapering off yang akan dilakukan The Federal Reserve System (The Fed). 

Langkah itu dinilai penting untuk mengantisipasi dinamika pasar keuangan, yang dapat berimbas pada perekonomian nasional "Kami harapkan BI merespon lebih preemptive, memitigasi seluruh dampak tekanan pada pasar keuangan," ujar Ketua Badan Anggaran DPR Said Abdullah dalam rapat kerja bersama pemerintah, Rabu (25/8).

"Bahkan bila perlu, melakukan simulasi proses untuk mengetahui seberapa besar dampak terhadap efek capital outflow, tekanan pada kurs, serta IHSG," imbuhnya.

Baca juga: Menkeu: Mayoritas Belanja Negara Tersedot Covid-19

Sebagai negara dengan kekuatan ekonomi besar, kebijakan yang dikeluarkan Amerika Serikat (AS) tentu berdampak pada perekonomian global, termasuk Indonesia. Penghentian stimulus yang akan dilakukan The Fed, juga berimplikasi pada keluarnya modal asing dari Indonesia.

Prospek pemulihan ekonomi AS, imbuh Said, kemungkinan kembali tertahan dan membuat The Fed menunda tapering off. Mengingat, Negeri Paman Sam tengah menghadapi lonjakan kasus covid-19 dalam beberapa waktu terakhir.

Namun, langkah antisipasi sebagai jalan keluar dari hal yang tak diinginkan, harus tetap dilakukan. Oleh karena itu, Banggar pun meminta Bank Sentral untuk mencari alternatif kebijakan, yang bisa menahan dampak tapering off dari The Fed.

"Meningkatnya badai covid-19 di Amerika dalam sebulan terakhir, kiranya akan menunda kebijakan tapering off The Fed, tapi setidaknya kita bersiap diri," pinta Said.

Baca juga: Ekonomi AS Mulai Pulih, Ada Arus Modal Keluar dari RI

Dia juga meminta Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) untuk menganalisis dan membuat kebijakan antisipasi terkait kemungkinan tapering off. Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti mengatakan pihaknya sepakat untuk melakukan stress test terkait tapering off oleh The Fed.

"Kami akan lakukan stress test untuk mengantisipasi tapering tersebut, juga melihat bagaimana peningkatan varian Delta yang berpotensi menahan inflow," tutur Destry.

Tapering off bukan satu-satunya hambatan dalam pemulihan ekonomi pada tahun depan. Destry menyoroti penanganan kasus covid-19 yang di beberapa negara dan upaya vaksinasi, juga berpotensi menganggu kinerja perekonomian.(OL-11)
 

Baca Juga

Antara/Sigid Kurniawan

Menkeu: Postur APBN 2023 Masih Defisit, Rasio Utang Tetap Dikendalikan

👤Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 20 Mei 2022, 12:24 WIB
Pengelolaan pembiayaan untuk menutup kesenjangan finansial (financial gap) akan dilakukan secara efisien, hati-hati dan berkelanjutan...
Antara

Sandiaga Optimistis Kunjungan Turis dari Asia Selatan akan Melonjak

👤Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 20 Mei 2022, 11:02 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno optimistis jumlah kunjungan wisatawan dari Asia Selatan ke...
AFP/Daniel Slim

The Fed Masih Terus Mencari Cara Kendalikan Inflasi

👤Fetry Wuryasti 🕔Jumat 20 Mei 2022, 10:55 WIB
Muncul gagasan bagi Bank Sentral AS The Fed untuk meningkatkan target inflasi AS, dari sebelumnya di 2%. Dengan menaikkan target inflasi,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya