Minggu 15 Agustus 2021, 09:20 WIB

Presiden Lepas Merdeka Ekspor, Kementan Berharap DPM/DPA Manfaatkan Momentum

mediaindonesia.com | Ekonomi
Presiden Lepas Merdeka Ekspor, Kementan Berharap DPM/DPA Manfaatkan Momentum

Ist/Kementan
Presiden Joko Widodo secara simbolis melakukan Pelepasan Merdeka Ekspor Pertanian 2021 secara virtual, Sabtu (14/8/2021).

 

PRESIDEN Joko Widodo secara simbolis melakukan Pelepasan Merdeka Ekspor Pertanian 2021 secara virtual, Sabtu (14/8/2021), dari Istana Negara, Bogor.  Kementerian Pertanian berharap momentum ini dapat dimanfaatkan Duta Petani Milenial (DPM) dan Duta Petani Andalan (DPA) untuk menggenjot pembangunan pertanian. 

Pelepasan Merdeka Ekspor Pertanian 2021 dilakukan secara serentak dari 17 (tujuh belas) pintu ekspor, diantaranya Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Pelabuhan Dwikora Pontianak, Pelabuhan Pelindo 1 Pekanbaru, Pelabuhan Belawan, Pelabuhan Tanjung Priok, Tanjung Emas Semarang, Pelabuhan Panjang Bandar Lampung, Manado, dan sejumlah daerah lainnya.

Dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo menyampaikan penghargaan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada petani, peternak pekebun, pelaku usaha agribisnis, dan pelaku pertanian lainnya.

"Apresiasi saya sampaikan buat pelaku yang selama pandemi terus bekerja keras untuk memenuhi keutuhan pangan, dan juga meningkatkan ekspor produk pertanian," katanya.

Presiden menjelaskan, pertanian adalah salah satu sektor yang mampu bertahan dari hantaman pandemi. Dan peningkatan ekspor komoditas yang dilakukan saat ini akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani. 

"Ini kabar yang baik untuk petani-petani kita. Jika memang beras kita berlebih dan mampu diekspor, silahkan ekspor. Tapi pastikan stok yang ada untuk dalam negeri cukup. Kalau ada lebih baru ekspor," katanya.

Presiden juga mengimbau kepala daerah untuk menggali potensi komoditas di daerah masing-masing untuk bisa diekspor. "Masih banyak komoditas potensial untuk dikembangkan, ada porang, sarang burung walet, minyak atsiri, dan lainnya," katanya.

Sementara Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang melakukan pertemuan virtual bersama para kepala daerah dan sejumlah buyers dari luar negeri, mengucap rasa syukur atas ekspor yang dilakukan.

"Merdeka Ekspor untuk meningkatkan perekonomian. Untuk sementara ini Kita baru bisa ekspor senilai Rp 7,2 triliun dalam satu minggu ini. Kalo bisa persiapan dalam satu bulan, tentu nilainya akan besar. di Triwulan 1 tahun ini, jumlah ekspor kita meningkat 40%," tuturnya. 

Hal ini juga dipertegas oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, yang mengatakan bahwa Merdeka Ekspor harus dimanfaatkan.

"Kita sudah memiliki Duta Petani Milenial (DPM) dan Duta Petani Andalan (DPA) yang dikukuhkan langsung Presiden Joko Widodo. Kita berharap Merdeka Ekspor ini bisa dijadikan momentum untuk terus menggenjot produksi dan produktivitas pertanian," katanya.

Menurut Dedi, DPM dan DPA adalah sosok-sosok sukses yang mampu memaksimalkan sebuah komoditas.

"Sekarang ada momentum Merdeka Ekspor, DPM dan DPA bisa menggenjot agar komoditas yang mereka kembangkan bisa turut diekspor. Fokus dari hulu sampai hilir, dan tingkatkan kualitas produk agar bisa bersaing secara global," terangnya. (RO/OL-09)

Baca Juga

MI/BAYU ANGGORO

Pos Indonesia Buka 7.700 PosAja Drop Point di Seluruh Indonesia

👤Bayu Anggoro 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 23:25 WIB
Pembukaan PosAja Drop Point di Surabaya, juga menandai dibukanya layanan PosAja Drop Point secara serentak di...
Antara

PLN Hadirkan Listrik Premium di Kawasan El Tari Ende NTT di Hari Kemerdekaan

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 22:32 WIB
Saat ini total daya mampu di sistem Flores mencapai 93,3 Megawatt (MW), dengan beban puncak tertinggi mencapai 77,25...
Dok MI

Transformasi Bisnis Perkuat PLN Hadapi Tantangan Global

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 22:01 WIB
Erick mengatakan PLN mampu mengurangi utang, bahkan saat...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya