Jumat 30 Juli 2021, 16:20 WIB

bank bjb Raih Penghargaan Prestisius di Ajang Indonesia Financial Top Leader Award 2021

mediaindonesia.com | Ekonomi
bank bjb Raih Penghargaan Prestisius di Ajang Indonesia Financial Top Leader Award 2021

DOK bank bjb
Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi.

 

BANK bjb kembali menorehkan pencapaian prestisius di pertengahan tahun 2021 ini. Yaitu dengan meraih penghargaan Best Leader for Business Resilience Through Good Corporate Governance Initiative - Empowerment of The Micro and Small Medium Enterprises (MSMEs), Kategori Bank BUKU III, BPD.

Penghargaan ini diterima langsung oleh Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi. Dalam sambutannya ia mengatakan kemampuan seorang pemimpin dalam mengolah sumber daya yang ada dengan sikap adaptif di berbagai situasi adalah kunci menuju keberhasilan

"Saya sangat bersyukur dan berterimakasih atas penghargaan yang diberikan. Predikat ini berhasil diraih karena kerjasama solid dari seluruh insan bank bjb untuk menggerakan roda perusahaan tetap melaju di tengah krisis pandemi," jelasnya.

Penghargaan tersebut digelar oleh Warta Ekonomi dalam acara Indonesia Financial Top Leader Award 2021 dengan tema Toward the Digital-Economic Acceleration & Business Resilience di Jakarta, Rabu 28 Juli 2021. Penghargaan disampaikan secara daring melalui Zoom.

Penghargaan ini merupakan apresiasi kepada para pemimpin institusi keuangan bank dan non-bank di dalam menjalankan perannya untuk menopang keberlanjutan bisnis perusahaannya. Warta Ekonomi selaku penyelenggara ingin mengapresiasi pemimpin institusi keuangan bank dan non-bank di Indonesia yang terbukti telah mampu mengimplementasikan perannya dengan sangat baik.

Menurut Bank Indonesia, volume transaksi digital banking mengalami peningkatan pada awal kuartal kedua tahun 2021. Sama halnya dengan institusi non-bank yang juga melakukan upaya digitalisasi asuransi yang dikenal sebagai insurtech.

Hal ini tentunya menjadi tantangan jika institusi perbankan dan non-bank tidak bisa mengikuti perkembangan tersebut maka akan tertinggal dan tidak dapat bertahan dalam kompetensi di industri jasa keuangan yang semakin ketat. Dengan demikian, usaha relaksasi restruktuisasi dan pemanfaatan digitalisasi perbankan terus dilakukan untuk menjawab kebutuhan dan ekspektasi nasabah yang sangat bervariasi seperti yang telah dilakukan oleh puluhan pimpinan institusi lembaga keuangan bank dan non-bank.

Menariknya, bancassurance memiliki kontribusi yang lebih dari separuh total premi di kuartal pertama tahun ini. Hal ini tentunya menunjukkan adanya pertumbuhan ekonomi yang bergerak ke arah positif bagi institusi perbankan maupun non-bank.

Berdasarkan perusahaan konsultasi McKinsey, ada beberapa langkah utama yang dapat diadaptasi oleh institusi keuangan bank dan nonbank mempertahankan dan meningkatkan keberlanjutan bisnisnya.

Pertama, mengimplementasikan model keuangan yang fleksibel, seperti segmentasi pasar dan pengembangan produk.

Kedua, menciptakan inovasi bisnis berkelanjutan yang berfokus kepada akselerasi digital. 

Ketiga, melaksanakan bisnis melalui penerapan mitigasi risiko dan stakeholder engagement.

Keempat, tetap memenuhi kewajiban sosial di dalam melanjutkan bisnis, seperti memberdayakan masyarakat di sektor bisnis mikro kecil dan menengah. (RO/OL-10)

Baca Juga

MI/Agung Sastro

Perbaikan Butuh Waktu Sebulan Telkom Minta Pelanggan Indihome Sabar

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 23 September 2021, 12:35 WIB
VICE President Corporate Communication Telkom Pujo Pramono memperkirakan, proses perbaikan kabel laut yang terganggu akan berlangsung...
ANTARA FOTO/Dedhez Anggara

Menteri KKP Janjikan Perbaikan Pelabuhan Perikanan di 2022

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 23 September 2021, 12:10 WIB
Sejumlah indikasi pelabuhan perikanan belum memenuhi standar ialah adanya bau yang ditimbulkan dari aktivitas perikanan di sana dan belum...
DOK

Petani dan Pedagang Jagung Pertanyakan Peranan Kemendag

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 23 September 2021, 09:34 WIB
Ada 2 Kecamatan yang sejak dulu selalu memasuki masa panen pada akhir Oktober. Dua Kecamatan itu adalah Kecamatan Gerung dan Kecamatan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Sarjana di Tengah Era Disrupsi

Toga kesarjanaan sebagai simbol bahwa seseorang memiliki gelar akademik yang tinggi akan menjadi sia-sia jika tidak bermanfaat bagi diri dan orang banyak di era yang cepat berubah ini.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya