Kamis 01 Juli 2021, 18:24 WIB

KSP Moeldoko: AWR Jadi Komando Kementan Sampai Ke Kecamatan

mediaindonesia.com | Ekonomi
KSP Moeldoko: AWR Jadi Komando Kementan Sampai Ke Kecamatan

Ist/Kementan
Mentan Syahrul Yasin Limpo menyambut kedatangan KSP Moeldoko untuk hadir di ruang pusat data Agriculture War Room (AWR) Kementan.

 

KEPALA Staf Presiden (KSP) Moeldoko meninjau sistem teknologi Kementerian Pertanian atau ruang pusat data Agriculture War Room (AWR) yang sudah terintegrasi langsung dengan kelembagaan Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani) yang ada di seluruh daerah.

Di sana, Moeldoko yang juga merupakan Ketua Umum HKTI ini mengaku kagum sekaligus bangga dengan kemajuan sektor pertanian Indonesia yang sudah menggunakan teknologi digitalisasi, terutama dalam mempercepat kemampuan petani serta meningkatkan kualitas produksi.

"Saya sangat bangga dengan AWR dan Kostratani Kementan," ujar Moeldoko saat beraudiensi dengan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo sekaligus meninjau AWR dan berbincang langsung dengan para penyuluh di seluruh Indonesia, pada Kamis (1/7/2021).

Menurut Moeldoko, teknologi AWR dan Kostratani merupakan teknologi tepat sasaran, sekaligus solusi masa kini yang bisa mengendalikan setiap persoalan di lapangan. AWR juga bisa dibilang sebagai sistem informasi yang mampu merespon semua keluhan.

"Ini betul-betul War Room atau ruang operasi yang bisa mengendalikan persoalan di lapangan dan merespon solusi secara cepat," katanya.

Meski demikian, Moeldoko meminta para penyuluh dan petani memberi masukan intens terhadap jalannya proses pembangunan pertanian Indonesia. Sebab masukan mereka, menurut Moeldoko adalah masukan penting untuk memperjuangkan dan meningkat kesejahteraan.

"Persoalan pupuk, benih dan lain lain saya kira teman harus kritis juga, jangan ragu-ragu untuk menyampaikan pendapatnya karena kalau Kostratani atau AWR tidak mendapat laporan tidak akan tau apa yang harus diperbaiki. Jadi saya minta teman-teman semangat untuk memperjuangkan kehidupan petani agar tetap menyala," katanya.

Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo juga sudah mempersiapkan inovasi berupa aplikasi peta potensi komoditas ekspor pertanian atau Indonesia Maps of Agricultural Commodities Export (IMACE) yang mempertemukan para pelaku usaha agribisnis dengan para petani di wilayah sentra komoditas unggulan.

Mengenai hal ini, Moeldoko mendukung semua upaya yang dilakukan jajaran Kementerian Pertanian dalam menumbuhkembangkan semua potensi yang ada.

"Kita memang harus mengenal konsumen dan produsen, sehingga kita bisa menjadi jembatan. Misalnya banyak petani yang memproduksi produk berkualitas tapi kesulitan untuk menjualnya. begitu juga dengan konsumen banyak yang cari barang bagus tapi dia tidak tau dimana, nah itulah fungsi kita," tutupnya. (RO/OL-09)

Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi menerangkan jika AWR juga digunakan untuk mengkomunikasikan program-program Kementan kepada penyuluh dan petani.

"Bahkan Mentan bisa langsung menyapa petani setiap hari Jumat dari AWR ke seluruh Kostratani melalui acara MSPP. Selanjutnya, AWR dijadikan sebagai fasilitator atau pengelola data pertanian yang dikirimkan oleh Kostratani. Di saat yang sama, AWR juga digunakan untuk memonitor standing crop tanaman padi di seluruh Indonesia. Selain itu dilakukan peningkatan kapasitas penyuluh dan petani melalui pelatihan-pelatihan dari AWR ke Kostratani yang dilakukan secara rutin dan insidental," jelasnya.

Baca Juga

DOK BP BATAM

Wakil Kepala BP Batam Terima Kunjungan Kerja Civil Service College Singapore

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 23 Mei 2022, 08:32 WIB
Mark Low menyampaikan tujuan dari kunjungan kerja Civil Service College Singapore (CSC) ke BP Batam untuk mempererat hubungan baik antara...
MI/HO

Menko Perekonomian Bertemu CEO Qualcomm Bahas Peluang Investasi Digital

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 23 Mei 2022, 07:40 WIB
Menko Airlangga menyampaikan perbaikan ekonomi pascapandemi menjadi peluang untuk mentransformasi perekonomian dan berbagai aktivitas...
DOK Pribadi.

Appnindo Minta Insentif untuk Rokok Elektrik seperti Mobil Listrik

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 23 Mei 2022, 07:10 WIB
Cukai vape sistem tertutup (closed system) lebih tinggi 13 kali lipat dari sistem terbuka (open system), meski sama-sama menggunakan likuid...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya