Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGUASA de facto Arab Saudi mengumumkan rencana, Rabu (1/7), meluncurkan maskapai penerbangan nasional kedua. Hal tersebut dilakukan saat pasar penerbangan sudah ramai dan tengah berjuang melawan pandemi virus korona.
Maskapai penerbangan yang baru itu merupakan bagian dari dorongan untuk mengubah kerajaan itu menjadi pusat logistik. Perusahaan tersebut akan menjadi kedua setelah Saudi Arabian Airlines (Saudia) yang dimiliki negara. Saudia telah menderita kerugian selama bertahun-tahun.
"Kami bertujuan meningkatkan konektivitas internasional ke 250 tujuan. Bersamaan dengan peluncuran tambahan maskapai nasional baru, kami ingin menggandakan kapasitas kargo udara menjadi lebih dari 4,5 juta ton," kata Putra Mahkota Mohammed bin Salman seperti dikutip oleh kantor berita resmi Saudi.
Putra mahkota tidak mengatakan jadwal waktu peluncuran maskapai baru itu. Sektor penerbangan tersebut dipandang sudah ramai di Timur Tengah.
Saudi Arabian Airlines menghadapi persaingan yang berkembang dari operator Teluk lain. Sebut saja Emirates Airline Dubai dan Qatar Airways yang berbasis di Doha. Keduanya menawarkan jaringan yang lebih luas.
Di bawah Pangeran Mohammed, penguasa de facto kerajaan, Arab Saudi saat ini dalam dorongan besar meningkatkan investasi guna mendanai rencana ambisius untuk mendiversifikasi ekonomi yang bergantung pada minyak.
Kerajaan sedang mempertimbangkan untuk membangun bandara baru di ibu kota Riyadh sebagai pangkalan untuk maskapai baru. Ini untuk melayani wisatawan internasional dan pelancong bisnis, menurut Bloomberg News. (AFP/OL-14)
Daftar maskapai paling sering delay di dunia sepanjang 2025. Ryanair, easyJet, Frontier hingga JetBlue mencatat tingkat keterlambatan tertinggi.
Pembukaan rute ini dinilai semakin memperkuat konektivitas Jawa Tengah dengan Jawa Barat dan Jawa Timur.
Penyesuaian TBA dinilai penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem industri penerbangan
Mukhtara Air merupakan maskapai bagian dari Manazil Al Mukhtara Company Holding, perusahaan yang berbasis di Madinah, Arab Saudi.
Keempat maskapi tersebut adalah Lion Air, Airfast Indonesia, Sriwijaya Air, dan NAM Air.
Program ini juga menjadi wujud dukungan terhadap pengembangan ekosistem kendaraan listrik ramah lingkungan di Indonesia.
Melihat gaya bermain Jepang yang mengandalkan penguasaan bola (possession) dan kecepatan transisi, kedua calon lawan ini menawarkan tantangan yang sangat berbeda secara taktikal.
Pernyataan itu juga menyampaikan bahwa KJRI Jeddah turut memfasilitasi pemulangan satu WNI dengan kondisi lumpuh akibat sakit ke Indonesia.
ARAB Saudi memberi tahu Iran bahwa kerajaan tersebut tidak akan mengizinkan wilayah udara atau teritorialnya digunakan untuk menyerang republik Islam itu.
ARAB Saudi memperingatkan sekutunya bahwa serangan militer AS yang tidak efektif terhadap Iran akan menguntungkan rezim Iran dalam menekan aktivitas protes yang terjadi di seluruh negeri.
ARAB Saudi, Qatar, dan Oman memimpin upaya untuk membujuk Presiden AS Donald Trump agar tidak menyerang Iran, karena khawatir akan dampak buruk yang serius di kawasan itu.
Dia kehilangan nyawa di Arab Saudi setelah terjatuh dari lantai dua sebuah gedung tempatnya bekerja pada 18 Desember 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved