Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KETERLAMBATAN penerbangan (flight delay) masih menjadi masalah utama industri aviasi global sepanjang tahun 2025. Berdasarkan analisis data pelacakan penerbangan internasional dari jutaan jadwal terbang di seluruh dunia, sejumlah maskapai tercatat memiliki tingkat keterlambatan tertinggi.
Dilansir dari People, delay penerbangan dalam data ini didefinisikan sebagai kedatangan pesawat terlambat minimal 15 menit dari jadwal yang telah ditentukan.
Berikut daftar maskapai dengan persentase delay tertinggi secara global sepanjang 2025:
Maskapai berbiaya rendah asal Eropa ini tercatat sebagai salah satu yang paling sering mengalami keterlambatan secara global. Tingginya frekuensi penerbangan, kepadatan bandara Eropa, serta faktor cuaca menjadi penyebab utama.
Masih dari Eropa, easyJet juga mencatat tingkat delay yang tinggi. Operasi di bandara-bandara sibuk seperti London Gatwick dan Amsterdam Schiphol membuat maskapai ini rentan terhadap keterlambatan berantai.
Frontier menjadi maskapai dengan tingkat delay tertinggi di Amerika Serikat, dengan sekitar 28 persen penerbangannya mengalami keterlambatan sepanjang 2025.
JetBlue mencatat tingkat delay sekitar 25 persen, terutama pada rute-rute domestik AS yang padat serta bandara dengan lalu lintas tinggi seperti New York dan Boston.
Maskapai berbiaya rendah terbesar di AS ini juga masuk daftar dengan tingkat keterlambatan signifikan, meski memiliki jumlah penerbangan harian yang sangat besar.
Sebagai salah satu maskapai terbesar dunia, American Airlines mencatat tingkat delay sekitar 24 persen, dipengaruhi oleh kompleksitas jaringan rute dan gangguan operasional.
Alaska Airlines menutup daftar dengan tingkat keterlambatan sekitar 23 persen, masih di atas rata-rata global.
Secara keseluruhan, data menunjukkan bahwa:
Beberapa faktor utama yang memicu tingginya angka keterlambatan penerbangan antara lain:
Penumpang disarankan untuk:
Ryanair, maskapai terbesar di Eropa, telah mengajukan klaim ganti rugi sebesar €15.000 terhadap penumpang yang mengganggu penerbangan dari Dublin ke Lanzarote pada April tahun lalu.
Sebuah penerbangan EasyJet di Bandara Manchester mengalami penundaan setelah seorang pria secara keliru naik ke pesawat yang salah pada Jumat malam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved