Headline
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Kumpulan Berita DPR RI
PELAKSANAAN pertemuan para Menteri Ketenagakerjaan anggota G20 (G20 Labour and Employment Ministers’ Meeting/G20-LEMM) telah usai. Dengan berakhirnya pertemuan yang berlangsung di Catania, Italia, Indonesia mulai bersiap menjadi presidensi atau tuan rumah untuk gelaran G20-LEMM tahun 2022.
Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan Anwar Sanusi, yang mewakili Menteri Ketenakerjaan Ida Fauziyah, mengikuti rangkaian pertemuan tersebut. Pertemuan yang berlangsung selama 2 hari itu menghasilkan deklarasi bersama Menteri Ketenagakerjaan G20.
"Pada intinya, isi komitmen bersama ini bagaimana Kementerian Ketenagakerjaan memberikan yang terbaik dalam mengantisipasi pandemi covid-19," ungkap Anwar di Catania, pada Jumat waktu setempat.
Baca juga: Pemerintah Gandeng Kampus untuk Presidensi G20 Indonesia 2022
Indonesia bersama Negara G20 berkomitmen melaksanakan deklarasi yang sudah disepakati. Deklarasi ini mencakup 3 isu prioritas Presidensi Italia, yaitu penciptaan pekerjaan yang lebih baik (decent) dan setara bagi pekerja perempuan; penyesuaian sistem perlindungan sosial yang adaptif dengan perubahan dunia kerja; dan memastikan pekerjaan digital (platform) dan teleworking yang tetap mengedepankan aspek kemanusiaan (humanis).
"Kita berkomitmen untuk menjalankan ketiga komitmen. Di mana 3 isu prioritas dalam komitmen ini telah mencerminkan tantangan ketenagakerjaan saat ini dan di masa mendatang," imbuh Anwar.
Selain terkait komitmen bersama, berakhirnya G20-LEMM di Italia juga menandakan Indonesia harus mempersiapkan diri sebagai tuan rumah atau Presidensi G20-LEMM tahun 2022 yang akan berlangsung di Tanah Air.
Baca juga: Bank Dunia: Indonesia Perlu Perbaiki Ekosistem Ketenagakerjaan
"Kita juga memaparkan terkait dengan kesiapan Indonesia menjadi tuan rumah G20. Tentunya terkait dengan EWG LEMM, kita akan siapkan dengan sebaik-baiknya," tuturnya.
Indonesia mulai menyiapkan berbagai hal teknis dan nonteknis untuk pelaksanaan G20-LEMM di Indonesia. Selama di Italia, pihaknya terus membangun komunikasi dan kerja sama bilateral dengan negara maupun lembaga internasional, guna menyukseskan agenda tersebut.
"Kita juga sudah menyusun tema-tema yang akan kita bahas dan isu-isu yang akan kita ajukan. Selama 2 hari ini, kita sudah bertemu dengan berbagai negara dalam forum bilateral meeting. Kita sampaikan gagasan-gagasan tersebut dan intinya mereka semuanya fully support," pungkas Anwar.(OL-11)
TIGA wakil ganda Indonesia berhasil mengamankan tiket babak 16 besar SwisTerbuka 2026 atau Swiss Open memetik kemenangan pada hari pertama turnamen di St. Jakobshalle, Basel, Selasa (10/3)
PRESIDEN Prabowo Subianto mengatakan konflik yang terjadi di sejumlah kawasan dunia menunjukkan situasi internasional berada dalam kondisi rawan.
ANGGOTA Komisi I DPR RI dari Fraksi PKB, Syamsu Rizal mendukung rencana Presiden Prabowo Subianto mengevaluasi keanggotaan Indonesia di Board of Peace setelah AS dan Israel menyerang Iran
Ia mencontohkan sejumlah pertanyaan mendasar yang belum terjawab, seperti mekanisme pelucutan senjata hingga siapa yang akan menjalankan operasi tersebut di lapangan.
BMKG memprediksi sebagian wilayah di Indonesia akan memasuki musim kemarau lebih awal. Puncak musim kemarau Agustus
Bahlil mengatakan 30% impor gas minyak cair (LPG) Indonesia juga berasal dari Timur Tengah, dan pemerintah akan mencari pemasok alternatif.
Kampus didorong untuk menggeser orientasi dari sekadar mencetak pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja.
PKS Jawa Barat menegaskan komitmennya menghadirkan program dan pelayanan nyata di sektor ketenagakerjaan.
Banyak lansia Indonesia tetap bekerja bukan karena pilihan, tapi keterpaksaan.
pemotongan tunjangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tidak cukup menjawab persoalan ketenagakerjaan di Tanah Air
Rencana Presiden Prabowo Subianto soal pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional (DKBN) dinilai belum menyentuh akar persoalan ketenagakerjaan di Indonesia.
PENGAMAT politik dari Citra Institut Efriza menilai Presiden Prabowo Subianto perlu mengutamakan sosok profesional dalam memilih Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved