Rabu 09 Juni 2021, 23:10 WIB

Metode Pembayaran Paylater Diminati Selama Pandemi

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Metode Pembayaran Paylater Diminati Selama Pandemi

Pixabay
Ilustrasi

 

Hasil riset Kredivo dan Katadata Insight Center menunjukkan bahwa pembayaran menggunakan metode paylater makin diminati selama pandemi COVID-19.

Berdasarkan hasil riset yang dirilis secara virtual, Rabu  (9/6), diketahui bahwa 55 persen pengguna paylater saat ini merupakan pengguna baru kurang dari satu tahun, sementara 41 persen konsumen memilih fitur paylater untuk mengontrol pengeluaran bulanan.

“Pandemi telah mengubah banyak hal dalam keseharian kita, termasuk perilaku kita saat bertransaksi digital," ujar VP Marketing & Communications Kredivo, Indina Andamari dalam keterangannya, Rabu (9/6).

Hasil riset tersebut menunjukkan paylater berpotensi semakin diminati sebagai pilihan pembayaran yang cepat, aman, dan nyaman.

Paylater diperkirakan menjadi salah satu pembayaran digital yang tumbuh paling cepat di e-commerce dalam satu tahun terakhir.

Studi tersebut menunjukkan bahwa hampir 90 persen konsumen menyadari bahwa paylater merupakan sebuah opsi pembayaran.

Dalam riset tersebut disebutkan bahwa mereka yang sudah menggunakan paylater menyatakan sangat puas dan 50 persen di antaranya berencana menggunakan paylater lebih sering daripada sebelumnya.

"Sebagai pelaku pembiayaan berbasis digital terdepan, tentunya kami optimis bahwa berbagai temuan ini dapat mendorong visi perusahaan untuk melayani 10 juta pelanggan pada 2025 melalui solusi pembiayaan yang cepat, terjangkau dan mudah diakses,” kata Indina.

Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) Bima Laga mengatakan pandemi COVID-19 telah membawa banyak perubahan dalam tatanan kehidupan masyarakat sehari-hari. Industri digital ditantang untuk terus berinovasi demi memenuhi kebutuhan konsumen.

"Seiring meningkatnya popularitas e-commerce maupun paylater sebagai metode pembayaran selama setahun terakhir, kami berharap riset Kredivo ini bisa mendorong pertumbuhan ekonomi digital negeri lebih cepat lagi," kata Bima.

Riset perilaku pembayaran konsumen dianalisis secara khusus dengan menggunakan data yang diperoleh dari survei online yang berlangsung pada tanggal 26-30 Maret 2021 dengan 3.560 responden yang tersebar di seluruh Indonesia. (Ant/OL-12)

Baca Juga

Dok DNA Pro

Tingkatkan Performa, Daniel Abe Jadi Direktur Kreator DNA Pro

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 12:42 WIB
Daniel Abe sebagai Direktur Kreator baru DNA Pro, menggantikan Mr Mike yang memutuskan pensiun dan fokus pada...
Antara

Erick Thohir: Transformasi BUMN Hasilkan Lonjakan Laba Bersih 356 Persen

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 12:37 WIB
Erick Thohir menegaskan pihaknya fokus melakukan transformasi BUMN di sektor pangan pada akhir tahun 2021 hingga tahun...
MI/Sumaryanto Bronto

Jadi Investor Segari, Maudy Ayunda Dukung Petani Lokal

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 12:24 WIB
Figur publik Maudy Ayunda berupaya untuk mendukung petani lokal dengan menjadi investor untuk perusahaan rintisan (startup) grocery...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya