Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta tambahan anggaran sebesar Rp33,34 miliar. Adapun kebutuhan terbesar adalah untuk perbaikan gedung kementerian yang sudah cukup lama.
Pagu indikatif kementerian BUMN Tahun 2022 ditetapkan sebesar Rp208,2 miliar, turun 14,9% dari tahun 2021 yang sebesar 244,8 miliar. Adapun dia rencanakan pada permintaan tambahan anggaran tersebut pertama untuk perbaikan lift barang sebesar Rp2 miliar, untuk panel surya dan mengurangi efek rumah kaca sebesar atau Rp6 miliar.
"Sesuai arahan Presiden untuk mengurangi efek rumah kaca dan Peraturan Menteri ESDM Nomor 16 tahun 2019, kami ingin mencoba mentransformasi untuk melakukan panel surya di atap gedung," kata Erick dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komiso VI DPR RI terkait Rancangan Anggaran 2022, Kamis (3/6).
Peruntukan tambahan anggaran lainnya untuk smart building Rp14,1 miliar. Kementerian BUMN ingin mengimplementasikan gedung menjadi otomatis, memiliki counter energy management, dan pengembangan sistem integrasi untuk peningkatan Internet of Things (IOT).
Lainnya, Rp8,3 miliar untuk pembangunan aplikasi proyek, management office dan portofolio management. Tujuannya agar semua database di semua BUMN bisa menjadi satu dan bisa melihat pembukuan atau belanja modal yang tidak diperlukan untuk bisa di-cut. Di tahun 2021, kementerian akan menerbitkan buku kinerja keuangan BUMN secara konsolidasi.
"Oleh karena itu sistem integrasi ini kami perlukan. Pada September nanti kami akan presentasikan untuk konsolidasi buku yang sudah dirapikan," kata Erick.
Dia tidak menampik bahwa pandemi Covid-19 telah memberi dampak ke lembaga BUMN. Sebelumnya, net profit konsolidasi BUMN Rp124 triliun di 2019, menjadi sekitar Rp28 triliun di tahun buku 2020. Pendapatan pun turun dari Rp1.600 triliun menjadi Rp1.200 triliun.
"Sehingga total kebutuhan di Kementerian BUMN sebesar Rp244,8 miliar," kata Erick.
Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDIP Perjuangan Mufti Anam mengapresiasi dengan pagi indikatif kementerian yang menurutnya terhemat. Dengan anggaran yang hanya Rp208,2 miliar dia yakin tetap bisa berakselerasi.
Anggota lainnya dari fraksi PAN, Daeng Muhammad mengatakan negara memang harus mendukung anggaran Kementerian BUMN untuk mengawasi begitu banyak lembaga BUMN dan mengupgrade kualitas BUMN. Yang terpenting, ada evaluasi terhadap kerja lembaga-lembaga BUMN, target perbaikan, dan terukur kinerjanya.
"Saya meminta agar Kementerian BUMN untuk membuktikan kinerja korporasi-korporasi BUMN dapat terukur dengan progres yang jelas. Lakukan audit manajerial terhadap BUMN-BUMN kita. Bila perlu bila ditemukan rekayasa dalam manajemen mereka, menteri BUMN harus mengambil sikap audit manajerial dan investigasi," kata Daeng. (Try/OL-19)
Abdullah juga mengaitkan temuan ini dengan aksi KPK sebelumnya yang menjaring pegawai Bea Cukai di Jakarta dan Lampung terkait kasus dugaan korupsi importasi.
Panitia Kerja (Panja) Lingkungan Hidup Komisi XII DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Onshore Processing Facility (OPF) Saka Indonesia Pangkah Limited (PGN SAKA) di Gresik.
DPR minta pemerintah prioritaskan pencegahan dan mitigasi bencana untuk kurangi kerugian ekonomi yang terus berulang di Indonesia.
Satgas Saber Pangan harus bekerja maksimal mencegah kecurangan harga pangan yang merugikan masyarakat.
Indra merupakan tersangka dalam kasus ini. Di sisi lain, eks Sekjen DPR itu sedang mengajukan praperadilan.
Anggota Komisi XII DPR RI Ateng Sutisna mempertanyakan validitas capaian target investasi nasional yang disampaikan pemerintah.
Tidak perlu adanya Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ataupun yang saat ini diusulkan diubah menjadi Lembaga BUMN setelah adanya Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.
Regulasi telah membagi peran antara Kementerian BUMN dan Danantara, namun praktik di lapangan justru memunculkan kebingungan arah kebijakan.
Pembentukan Danantara memantik wacana penghapusan Kementerian BUMN. Jika benar terjadi, kementerian ini akan “turun status” menjadi badan, sebuah langkah yang diperkirakan mengubah peta pengawasan sekaligus arah bisnis perusahaan pelat merah.
Pengamat BUMN dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Toto Pranoto menanggapi kemungkinan Kementerian BUMN diturunkan statusnya menjadi badan.
Pemerintah memberi sinyal bakal mengubah status Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi badan.
Isu pembubaran Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Ada juga wacana peleburan Kementerian BUMN ke BPI Danantara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved