Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
MASYARAKAT Ekonomi Syariah (MES) menilai literasi wakaf di Indonesia baru mencapai 50,48%, sebagaimana ditunjukkan indeks literasi wakaf pada akhir tahun lalu. Padahal, Indonesia merupakan salah satu negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia.
"Berdasarkan data literasi wakaf 2020, score indeks literasi wakaf 50,48%. Nilai ini masih masuk dalam kuadran rendah. Tentu sangat disayangkan, mengingat Indonesia mewakili 12,7% penduduk muslim di seluruh dunia," ujar Wakil Ketua MES Pahala Nugraha Mansury dalam seminar virtual, Jumat (7/5).
Baca juga: Penghasilan di Bawah Rp79 Juta/Tahun Tidak Wajib Keluarkan Zakat
Dia menekankan bahwa literasi masyarakat terkait wakaf harus ditingkatkan. Apalagi, instrumen wakaf bisa menjadi salah satu alat untuk meningkatkan perekonomian nasional dan mendukung pemerataan sosial.
Saat ini, pemerintah terus mendorong literasi wakaf di Indonesia. Salah satunya, meluncurkan Gerakan Nasional Wakaf Uang (GWNU). Langkah ini tidak hanya meningkatkan literasi dan kesadaran masyarakat, namun juga mendorong transformasi pengelolaan wakaf, agar tidak hanya berbentuk properti. Ke depan, wakaf bisa diberikan dalam bentuk lain.
"Kami berharap dengan meningkatnya pemahaman masyarakat, wakaf jadi salah satu sumber dana yang dapat menggerakkan ekonomi dan inklusivitas pemerataan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," imbuh Pahala.
Baca juga: Dukung Gerakan Cinta Zakat, KPK Tak Batasi Kewajiban Keagamaan
Dari sisi BUMN, gerakan wakaf juga dilakukan sesuai dengan kapasitas masing-masing. Misalnya, penyaluran wakaf dilakukan dengan menggunakan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Langkah lain, yaitu mentransformasikan langkah pengumpulan wakaf dalam bentuk digital melalui PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS).
Sepanjang 2020, pembayaran wakaf melalui platform tersebut baru mencapai Rp3 miliar, dengan total transaksi sebanyak 23 ribu. Pihaknya pun mendorong peningkatan transaksi wakaf di perbankan syariah, khususnya di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.(OL-11)
Pentingnya penerapan prinsip pengenalan nasabah yang mendalam.
KEPALA Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae menegaskan kinerja intermediasi perbankan tetap tumbuh positif dengan profil risiko yang terjaga.
Bank Mandiri menilai perpanjangan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) oleh Kementerian Keuangan dapat memperkuat likuiditas perbankan.
Di tengah persaingan industri perbankan yang semakin kompetitif, program loyalitas menjadi salah satu strategi utama untuk mempertahankan dana pihak ketiga.
Meningkatnya ancaman kejahatan daring seperti phishing, social engineering, dan serangan siber lainnya mendorong perusahaan perbankan untuk terus memperkuat sistem keamanannya.
Inflasi Januari 2026 naik ke 3,55%. Bank Indonesia menahan BI Rate di 4,75% jelang Ramadan dan Idulfitri, seiring tekanan musiman dan nilai tukar rupiah.
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved