Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
DEWAN Energi Nasional (DEN) mengusulkan pemberian insentif bagi pengguna kompor listrik pada tahun depan. Itu sebagai strategi untuk substitusi penggunaan Liquified Petroleum Gas (LPG).
DEN pun mendorong upaya tersebut masuk dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) periode 2022. Rencananya, bantuan itu berupa keringanan daya listrik, agar bisa dikonversi menggunakan kompor listrik induksi bagi pelanggan 450 VA dan 900 VA. Dalam hal ini, dengan menaikkan daya hingga 2.200 VA.
Baca juga: Target Produksi 1 Juta Kompor Listrik Yakin Tercapai
"Mudah-mudahan disetujui. Sudah kami tuangkan dalam grand strategy untuk 2022, dimungkinkan golongan masyarakat daya listriknya 450-900 VA. Daya listrik yang kurang itu bisa dinaikkan oleh PLN," jelas Sekretaris Jenderal DEN Djoko Siswanto, Senin (3/5).
Djoko menekankan bahwa kompor listrik merupakan wujud pelaksanaan Paris Agreement yang telah ditandatangani Presiden Joko Widodo. Tujuannya, mengurangi dampak pemanasan global dan mendukung target bauran energi terbarukan (EBT) sebesar 23% pada 2025,
"Serta, pemanfaatan energi yang lebih bersih, lebih sehat, nyaman, lebih efisien. karena tidak mengeluarkan gas CO2," imbuhnya.
Lebih lanjut, DEN melakukan peluncuran penggunaan kompor listrik induksi. Itu ditandai dengan pemberian kompor listrik induksi kepada seluruh pegawainya sebanyak 143 unit.
Baca juga: Pengembangan Ekonomi Hijau Tekan Impor dan Jaga Lingkungan
Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mendukung implementasi penggunaan kompor induksi untuk menekan laju impor LPG. Pihaknya mengajak berbagai pihak untuk berkolaborasi dalam menggencarkan penggunaan kompor listrik di tengah masyarakat.
"Pemerintah akan berhemat subsidi LPG, karena tidak harus melakukan impor energi," pungkas Zulfikli dalam acara peluncuran tersebut.(OL-11)

Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto mencapai 79,9 persen. Pengamat menilai keberanian pemberantasan korupsi diapresiasi.
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menyebut Presiden Prabowo menekankan evaluasi berkelanjutan dan peningkatan kinerja TNI-Polri demi rakyat.
Gubernur Lemhannas TB Ace Hasan Syadzily membuka P3N Angkatan ke-27 dengan harapan melahirkan pemimpin nasional berintegritas dan berwawasan kebangsaan.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Purbaya menegaskan Juda Agung memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk melanjutkan sejumlah agenda strategis.
Prabowo juga melantik Adies Kadir sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK).
Industri galangan kapal nasional menyambut positif rencana pemerintah memberikan insentif fiskal berupa pembebasan bea masuk hingga 0%.
Kebijakan pemerintah memperpanjang insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) hingga 100% melalui PMK Nomor 90 Tahun 2025 dipandang sebagai stimulus positif.
Tahun 2026 sebagai fase pendewasaan pasar kendaraan listrik (electric vehicle/EV).
Agus belum membuka secara rinci poin-poin usulan insentif tersebut.
Jika membeli kendaraan energi baru (NEV), konsumen bisa memperoleh subsidi sebesar 12% dari harga mobil, dengan batas maksimal 20.000 yuan (sekitar Rp47,7 juta).
Kemungkinan kendaraan listrik berbasis baterai LFP (lithium ferro phosphate) mendapat stimulus lebih kecil, sedangkan EV dengan bahan baku nikel mendapat stimulus lebih besar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved