Rabu 14 April 2021, 15:05 WIB

Pengusaha Nasional Didorong Kembangkan Ekosistem Ekonomi Syariah

Emir Chairullah | Ekonomi
Pengusaha Nasional Didorong Kembangkan Ekosistem Ekonomi Syariah

MI/Adam Dwi
Wakil Presiden Ma'ruf Amin

 

WAKIL Presiden Ma’ruf Amin meminta pengusaha bisa ikut serta dalam pengembangan ekosistem ekonomi syariah dan mendukung upaya menjadi pusat produsen produk halal dunia. Ma’ruf juga berharap terus tumbuhnya pengusaha-pengusaha muslim untuk mendukung upaya tersebut.

"Secara nasional kita akan membangun ekosistemnya. Industri halal, sistem keuangannya, kemudian menumbuhkan pengusaha-pengusaha muslim yang baru maupun yang sudah eksis kemudian kita kembangkan di Indonesia, kemudian juga pasar global," kata Ma'ruf dalam program Economic Challenges Special Ramadan yang dilakukan secara virtual di kediaman resmi Wapres, Selasa (13/4) malam.

Ma’ruf menjelaskan pengembangan ekosistem syariah nasional dilakukan melalui empat strategi. Pertama, dengan pembangunan kawasan industri halal atau Halal Industrial Park (HIP). Kedua, melalui penggabungan tiga bank syariah milik negara menjadi Bank Syariah Indonesia. Ketiga, dengan melakukan optimalisasi pengelolaan dana sosial. Keempat, dengan mendirikan pusat-pusat pelatihan dan pengembangan bagi para pelaku bisnis syariah.

Selain itu, saat ini pemerintah juga sedang menerapkan strategi berupa kolaborasi antarorganisasi yang anggotanya merupakan pemangku kepentingan yang memiliki kendali untuk mengakselerasi pengembangan ekonomi syariah.

"Semua pemangku kepentingan ini menjadi satu-satu kesatuan yang saya katakan sifatnya collaborative work ya, kerja kolaborasi yang semuanya bekerja bersama-sama memajukan (ekonomi dan keuangan syariah)," paparnya.

Baca juga: Menuju Indonesia sebagai Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Ia menyebutkan, seluruh strategi yang sudah diterapkan oleh pemerintah baru akan berjalan baik apabila ada partisipasi aktif dari seluruh pihak terkait. Oleh karena itu, ia mengimbau agar masyarakat dan seluruh jajaran memberikan kontribusi aktifnya untuk mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.

“Pertama haruslah ada kemauan, kemauan itu sudah ada. Komitmen daripada pihak, ini sudah ada pula. Tinggal kita mengimplementasikan. Kemudian regulasinya sudah ada, kita telah buat. Dan nanti akan muncul usaha kita dalam mendorong pengusaha-pengusaha nasional kita yang punya komitmen tinggi,” pungkasnya.(OL-5)

Baca Juga

Antara

Belanja Lebaran Bantu Pemulihan Ekonomi Nasional

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Kamis 13 Mei 2021, 17:15 WIB
Mengacu data pemerintah, perputaran uang THR Idulfitri diperkirakan mencapai Rp150 triliun. Dibandingkan PDB 2020, dana putaran THR...
Ist

Kang Emil dan Keluarga Rayakan Lebaran di Rumah Dinas

👤Astri Novaria 🕔Kamis 13 Mei 2021, 14:56 WIB
Kang Emil mengimbau kepada masyarakat Jabar untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat saat bersilahturahmi pada momen...
Dok. Pribadi

Arsjad Rasjid: Semoga Lebaran Membawa Babak Baru yang Lebih Baik

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 13 Mei 2021, 14:55 WIB
Arsjad Rasjid yang juga calon ketua umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia periode 2021-2026 ini, juga mengajak masyarakat untuk...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Toleransi tak Pernah Putus di Adonara

Bencana membuat masyarakat Adonara semakin rukun. Ramadan lebih mempersatukan mereka.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya