Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI covid-19 yang berdampak pada sektor bisnis, membuat ekonomi Malaysia tahun lalu mengalami kontraksi terdalam sejak krisis moneter 1998. Data menyebutkan, selain bisnis, kinerja ekspor negara itu juga babak belur.
Badan statistik Malaysia mengungkapkan produk domestik bruto setahun penuh (2020) menyusut 5,6%, menandai kinerja terburuk sejak penurunan 7,4% pada 1998 selama krisis keuangan Asia.
Pada kuartal keempat, PDB merosot 3,4% (years on years), lebih buruk dari yang diperkirakan karena gelombang kedua wabah virus memaksa pihak berwenang menerapkan kembali langkah-langkah untuk mengekang penyebarannya.
Negara jiran itu awalnya mengantisipasi virus dengan segera memberlakukan lockdown tahun lalu dengan menutup sebagian besar kegiatan bisnis selama berminggu-minggu, tetapi mereka kemudian terpukul oleh gelombang kedua setelah pembatasan dilonggarkan.
Perekonomian Malaysia ditopang oleh ekspor komoditas termasuk minyak dan gas, serta minyak sawit serta barang-barang manufaktur seperti elektronik. Namun, data menunjukan ekspor secara umum turun 12,3% pada 2020.
Sektor manufaktur menyusut 2,6%, sektor pertanian turun 2,2%, dan konstruksi menyusut seperlima.
“Meskipun angka-angka itu suram, ada bukti peningkatan di sektor manufaktur dan komoditas telah mengakar,” Yeah Kim Leng, profesor ekonomi di Sunway University Business School, kepada AFP, Kamis (11/2).
Namun, dia memperingatkan kebangkitan kembali pandemi dan langkah-langkah penahanan yang menyertainya, kemungkinan akan memperlambat pemulihan ekonomi di paruh pertama tahun ini.
Seperti halnya Malaysia, PDB Indonesia tahun 2020 juga mengalami kontraksi terdalam sejak 1998. Namun, hanya sebesar 2,07%, lebih baik jika dibandingkan dengan negeri jiran. Angka ini juga lebih baik dibandingkan dengan Amerika Serikat yang kontraksi sebesar 3,5%, Singapura minus 5,8%, Korea Selatan minus 1,01% ,serta Uni Eropa minus 6,4%. (AFP/M-4)
Proyeksi Dana Moneter Internasional (IMF) yang memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia sekitar 5,0% pada 2025 dan 5,1% pada 2026.
BI memutuskan menahan BI Rate di level 4,75% dalam RDG Januari 2026. Kebijakan ini ditempuh untuk menjaga rupiah dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Lampung, total kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara mencapai 24.702.664 orang, atau meningkat 53,50 persen dibandingkan 2025.
Pemerintah dan pelaku usaha mendorong pembentukan Tim Percepatan Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Industri untuk merealisasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional.
PERWAKILAN Aliansi Ekonom Indonesia (AEI) sekaligus Secretary General of the International Economic Association Lili Yan Ing menegaskan target pertumbuhan ekonomi 2026 di angka 5,4% tidak bisa hanya mengandalkan konsumsi masyarakat.
KAMAR Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai bahwa tekanan terhadap kelompok kelas menengah bawah menjadi pekerjaan rumah (PR) terbesar khususnya bagi pemerintah dalam menjaga pertumbuhan ekonomi nasional ke depan.
Malaysia raih 42,2 juta wisman di 2025, sementara Indonesia lampaui target dengan 15,3 juta kunjungan. Simak perbandingan strategi pariwisata kedua negara di sini.
Beredar video di media sosial yang memperlihatkan Mualem mengenakan pakaian tradisional Melayu serba putih, lengkap dengan sarung dan peci hitam.
Sejak babak awal hingga semifinal, Raymond/Joaquin selalu bermain di lapangan dua, sementara final digelar di lapangan satu.
Kemenangan itu diraih melalui drama tiga gim yang berakhir dengan skor 15-21, 21-17, dan 21-15. Keberhasilan itu sekaligus mengukuhkan ketangguhan mental Chen/Toh.
Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat jejaring akademik lintas negara dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui sinergi antarinstitus.
Desainer asal Malaysia ini membawa narasi bertajuk "The Hikayat of Ratna". Koleksinya merupakan peleburan budaya yang eksotis, di mana romansa padang pasir dari kisah 1001 Malam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved