Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) perdagangan Senin (8/2) dibuka pada level 6.193,51 (+0,68%) dari penutupan pekan lalu pada level 6.151,73.
"Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat saat ini IHSG memiliki peluang bergerak menguat dan ditradingkan pada level 6.069 – 6.269," kata Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus, Senin (8/2).
Perlambatan pada perekonomian di kuartal IV-2020 sebesar -0,42% berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi di sepanjang tahun 2020 yang terkontraksi sebesar -2,07% dan -2,19% YoY. Penurunan aktivitas dan produktivitas selama tahun 2020 menjadi tekanan pada kinerja emiten. Indonesia kembali mengalami kontraksi setelah lebih dari 24 tahun sejak perlambatan ekonomi terbesar pada tahun 1997 –1998.
Berdasarkan data dari BPS, kontraksi pertumbuhan terdalam terjadi pada lapangan usaha transportasi dan pergudangan yang mengalami penurunan sebesar -15,04%.
Sementara itu dari sisi pengeluaran, komponen ekspor barang dan jasa terkontraksi terdalam sebesar -7,7%. Impor barang dan jasa yang merupakan faktor pengurang, terkontraksi sebesar -14,71%. Alhasil penurunan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2020 sebesar -2,07%. Penurunan ini juga dialami oleh Singapura -5,8%, Filipina -9,5%, Amerika -3,5% dan Eropa -6,4%.
Pelaku pasar cukup mengapresiasi kinerja fundamental Indonesia yang dinilai cukup kuat dibandingkan negara lain. Penguatan IHSG setelah rilis data tersebut menjadi gambaran dimana pelaku pasar dapat mentoleransi dan lebih melihat prospek pemulihan dari ekonomi di tahun 2021. Namun pelaku pasar juga akan mempertimbangkan dampak dari pengetatan aktivitas pada kuartal I-2021 ini, yang dapat menjadi tekanan pada pemulihan ekonomi di kuartal I-2021.
"Jika mengacu pada data historis, kuartal I-2020 masih memiliki pertumbuhan sebesar 2,97%, sehingga kami melihat untuk pertumbuhan mendekati 0% di kuartal I 2021 sudah cukup baik," kata Nico.
baca juga: Ekspor Jatim Terkendala Kelangkaan Kontainer
Terlebih saat ini sektor manufaktur diharapkan mampu bertahan pada fase ekspansi, sehingga hal tersebut diharapkan menjadi trigger terhadap membaiknya fundamental dari dalam negeri.
"Pelaku pasar dan investor tampaknya mulai menerima situasi dan kondisi tahun 2020 silam, dan akan mulai kembali fokus kepada langkah-langkah pemerintah tahun 2021, untuk mendorong fase pemulihan agar dapat terjadi lebih cepat lagi," kata Nico. (OL-3)
MENTERI Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengeklaim kondisi pasar keuangan nasional berangsur stabil setelah sempat mengalami tekanan.
IHSG hari ini ditutup melemah 0,31% akibat profit taking jelang libur Imlek. Simak analisis pasar terkait outlook Moody's dan agenda ekonomi Presiden Prabowo.
IHSG dibuka menguat 26,27 poin ke level 8.317 pada perdagangan Kamis (12/2/2026). Simak analisis pendorong pasar dan proyeksi rentang gerak hari ini.
IHSG hari ini ditutup menguat signifikan ke level 8.290,96 didorong sektor energi. Simak analisis pasar, kurs Rupiah, dan proyeksi IHSG untuk esok hari.
Presiden Prabowo sangat marah atas gejolak IHSG setelah MSCI membekukan kenaikan bobot saham Indonesia. Pemerintah bertekad jaga kredibilitas pasar modal.
Profil lengkap Franky Widjaja, nakhoda Sinar Mas Group, pengaruh bisnisnya terhadap IHSG, dan hasil pertemuan strategis dengan Presiden Prabowo di Hambalang.
Neraca perdagangan Indonesia yang tetap mencatatkan surplus sepanjang 2025 mencerminkan daya tahan sektor eksternal.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan barang Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 kembali mencatatkan surplus signifikan.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Triwulan IV 2025 mencapai 5,45%, menandai momentum pembalikan arah ekonomi yang solid.
IHSG mencetak sejarah baru (All Time High) di level 8.859, mengabaikan tensi geopolitik global berkat solidnya data neraca perdagangan dan inflasi domestik.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada November 2025 mengalami surplus sebesar 2,66 miliar dolar AS.
Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan neraca perdagangan barang Indonesia mengalami surplus sebesar US$38,54 miliar atau setara Rp645,7 triliun di sepanjang Januari-November 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved