Senin 25 Januari 2021, 07:34 WIB

Angkat Direksi Milenial, BRI Jalankan Regenerasi dengan Baik

mediaindonesia.com | Ekonomi
Angkat Direksi Milenial, BRI Jalankan Regenerasi dengan Baik

Ist/BRI
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Kamis (21/1/2021) l

 

 

PEROMBAKAN susunan direksi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Kamis (21/1/2021) lalu disambut positif para ahli dan pengamat BUMN serta perbankan.

Sentimen positif muncul karena BRI dinilai bisa melakukan regenerasi dengan baik. Pendapat ini mengemuka karena ada sejumlah direksi baru dalam struktur kepengurusan BRI yang tergolong sebagai angkatan muda karena usianya belum mencapai 45 tahun.

Dari RUPSLB BRI kemarin, muncul empat nama baru direksi perseroan yakni Amam Sukriyanto sebagai Direktur Bisnis Kecil dan Menengah, Agus Winardono sebagai Direktur Human Capital, Viviana Dyah Ayu Retno sebagai Direktur Keuangan, serta Arga Mahanana Nugraha sebagai Direktur Jaringan dan Layanan. Dua nama terakhir merupakan sosok muda dalam jajaran pengurus baru BRI, karena usianya belum mencapai 45 tahun, tepatnya 43 dan 40 tahun.

Sosok-sosok muda yang ditunjuk sebagai direksi tersebut dinilai memiliki kinerja bagus, dan dipercaya bisa membawa perubahan positif dengan semangat dan harapan baru bagi BRI. Regenerasi talenta dilakukan karena sosok-sosok itu sudah dianggap mampu dan kompeten untuk menduduki posisi strategis di perusahaan.

“Perbankan itu jenis industri yang highly regulated, jadi persyaratan kompetensi dan integritas sangat tinggi. Kalau ada eksekutif yang diusulkan masuk ke jajaran BOD (Board of Director) sekelas BRI berarti sudah dianggap memenuhi persyaratan, dan mereka masuk dalam pipeline talent management di Kementerian BUMN. Bankir usia muda di jajaran direksi berarti regenerasi berjalan baik,” ujar Pengamat BUMN dari FEB UI Toto Pranoto.

Pendapat senada disampaikan Direktur Riset CORE Indonesia Piter Abdullah. Menurutnya, kehadiran generasi milenial dalam jajaran direksi bank bukan masalah. Piter yakin pemilihan direksi bank melalui RUPLSB sudah dilakukan sesuai kaidah, dan mereka yang terpilih adalah sosok-sosok berintegritas serta dianggap memiliki kompetensi cukup.

“Apakah millennials dipastikan tidak baik? Atau sebaliknya mereka yang sudah tua pasti baik? Sementara mereka nantinya harus lulus fit and proper test di OJK. Itu artinya (direksi baru) punya kompetensi dan punya integritas. Menurut saya baik-baik saja, CEO perusahaan sekarang ini banyak yang milenial,” tutur Piter.

Ekonom INDEF Bhima Yudhistira berkata, penunjukkan sejumlah direksi baru BRI dari kalangan milenial cukup menarik. Menurutnya, keberadaan milenial di jajaran pengurus BRI membuka harapan adanya ekspansi digital yang lebih masif dari bank milik negara itu.

“Dengan usia yang masih muda ada harapan BRI makin ekspansi di digital bank khususnya dalam pelayanan ke UMKM. Pemilihan direksi bank yang berusia muda juga berkaitan dengan tantangan dari munculnya neo bank, jenis bank yang full digital. Jadi kita tunggu saja apa kinerja BRI bisa lebih baik dalam pemulihan sektor UMKM ke depannya,” tutur Bhima.

Sebagai catatan, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir pernah menyebut keinginannya untuk mulai memberikan 15 persen kursi pengurus di BUMN kepada kelompok perempuan dan generasi milenial. Hal ini dilakukan karena BUMN memiliki salah satu tugas yakni membangun talenta berkualitas.

"Saya ingin komposisi direksi BUMN ada 15% dari perempuan. Saya juga mau ada direksi BUMN ada yang usianya di bawah 40 tahun, jumlahnya paling tidak 15%," kata Erick, Sabtu (16/1).

BRI sendiri dikenal sejak lama sebagai BUMN yang memiliki fokus menyiapkan talenta muda berkualitas sebagai bentuk regenerasi. Para talenta muda kerap mendapat dorongan dari BRI untuk meningkatkan kualitas dengan mendapat fasilitas pendidikan atau beasiswa agar dapat mengenyam pendidikan di berbagai universitas kelas dunia. (RO/OL-09)

Baca Juga

Antara

Produksi Tembaga Freeport di Papua Bakal Dinaikkan Hingga 4 Juta Ton

👤Despian Nurhidayat 🕔Rabu 27 Oktober 2021, 16:54 WIB
Saat ini, kapasitas produksi tembaga PTFI di Papua mencapai 3 juta ton. Dengan rincian, sekitar 1,7 juta ton akan masuk ke smelter di...
DOK SHOPEEPAY

ShopeePay Luncurkan 11.11 Big Deals untuk Amplifikasi Dampak Positif

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 27 Oktober 2021, 16:33 WIB
Hadirkan ragam promo yang lebih besar dan menarik seperti Late Night Deals Rp11, Cashback 100%, hingga Paket Voucher ShopeeFood...
MI/Amiruddin Abdullah Reubee.

NasDem Dengarkan Keluhan Nelayan soal PP 85/2021

👤Putra Ananda 🕔Rabu 27 Oktober 2021, 16:18 WIB
Para nelayan mengeluhkan penerapan Peraturan Presiden Nomor 85 Tahun 2021 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Era Penuh Harapan di Dusun Bondan

Energi terbarukan mengangkat Dusun Bondan di Cilacap dari keterpurukan. Kini, warga selangkah lagi menggapai kesejahteraan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya