Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH terus berupaya memulihkan perekonomian Bali. Berdasarkan Data Badan Pusat Statistik (November 2020), PDB Indonesia telah mengalami penurunan sebesar 3,49% akibat pandemi Covid-19.
Asisten Deputi (Asdep) Investasi Strategis Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Bimo Wijayanto mengungkapkan menjadi satu wilayah yang ekonominya terdampak cukup parah adalah Bali. Secara year on year (yoy), perekonomian di Bali kontraksi sebesar 12,28%.
“Saat ini ada tiga sektor yang potensial di Bali, yaitu pariwisata, ketahanan pangan, dan industri. Yang perlu didorong adalah pengembangan industri yang menunjang pariwisata dan berorientasi ekspor," ujar Bimo dalam keterangannya, Rabu (2/12).
Dia mengatakan, mengingat kondisi pariwisata Bali yang sedang rentan akibat Covid-19, maka diperlukan diversifikasi ekonomi. Diversifikasi ekonomi, sebut Bimo, merupakan penganekaragaman atau inovasi produk atau bidang usaha yang diyakini mampu menambah daya dorong perekonomian.
Salah satu komoditas yang bisa di dorong, lanjut Bimo, adalah kopi. Sementara di sektor industri penyangga pariwisata, saat ini sedang direncanakan pembangunan energi bersih di Bali mulai tahun 2020.
“Sudah ada usulan untuk membangun kawasan industri Jembrana, sebagai salah satu industri yang mendukung implementasi energi bersih, termasuk di dalamnya motor listrik berbasis baterai,” jelas Bimo.
Terkait UU Cipta Kerja, Asdep Bimo juga menjelaskan bahwa dengan adanya kemudahan dalam berinvestasi, pemerintah daerah dapat memfasilitasi investasi masuk melalui relaksasi pajak dan retribusi daerah.
“Fokus strategi investasi pemerintah saat ini ialah untuk mendorong implementasi omnibus law dan peraturan turunannya untuk mempermudah investasi, fokus investasi terhadap area prioritas," imbuh Bimo.
Selain itu, tambahnya, pemerintah daerah Bali dapat dimanfaatkan pula program pinjaman PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) untuk mendukung UMKM dan mendorong daya beli jangka pendek. (OL-8)
Presiden Prabowo Subianto akan menghadiri sarasehan ekonomi Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat 13 Februari.
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Projo mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai sinyal bahaya menyusul keputusan lembaga pemeringkat internasional Moody’s Investors Service.
Dari sisi permodalan, peningkatan porsi saham juga berkorelasi langsung dengan kebutuhan modal berbasis risiko.
Bertemu lima naga, Presiden Prabowo Subianto menegaskan investasi harus berdampak nyata, menciptakan lapangan kerja, menggerakkan sektor riil, dan memperkuat UMKM.
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia (Tugu Insurance), anak usaha PT Pertamina, kembali menorehkan capaian positif di kancah internasional.
Kompleksitas lingkungan pembayaran telah mendorong inovasi fintech yang bervariasi.
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved