Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
EKONOM dari Center of Reforms on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah menyatakan sependapat dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ihwal sehatnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di tengah pandemi covid-19.
"Saya sependapat dengan Ibu Sri Mulyani. APBN Kita masih relatif sehat," ujarnya saat dihubungi, Selasa (24/11).
Piter bilang, pelebaran defisit anggaran di 2020 ini hingga ke level 6,34% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dalam APBN masih relatif lebih kecil dibandingkan dengan negara-negara lain.
Defisit yang diproyeksikan mencapai Rp1.039,2 triliun itu juga menegaskan ekonomi Indonesia relatif lebih baik ketimbang negara lain.
"Pelebaran defisit Itu juga tidak menyebabkan lonjakan rasio utang pemerintah yang terlalu besar, masih di range yang aman yakni di bawah 60% terhadap PDB," terang Piter.
Sementara untuk tahun depan, imbuh Piter, postur APBN 2021 yang disusun pemerintah dan dibahas bersama DPR merupakan antisipasi yang diambil dalam menghadapi ketidakpastian akibat pandemi.
Baca juga : Pemerintah Siapkan 6 Kawasan Industri Halal
Selain menggambarkan optimisme, berbagai asumsi yang ada dalam APBN 2021 dinilai cukup untuk menghadapi pandemi.
"Optimisme pemerintah terlihat pada asumsi-asumsi tersebut. Saya kira APBN 2021 sudah cukup fleksibel untuk mengantisipasi kondisi di tahun 2021," kata Piter.
Sebelumnya Sri Mulyani mengatakan, kondisi APBN Indonesia berada dalam kondisi 'sehat' lantaran selama ini pengelolaan dilakukan dengan baik.
"Selama ini, APBN kita jaga untuk sehat. Sehingga pada saat kita harus menghadapi covid ini kita masuk dalam kondisi sehat," ujarnya saat memberi sambutan dalam Grand Final The Asset Manager 2020 secara virtual, Selasa (24/11).
Diketahui pula, melebarnya defisit tahun anggaran 2020 karena pemerintah menaikkan belanja dan menurunkan target penerimaan. Hal itu merupakan upaya pemerintah memaksimalkan peranan APBN untuk menyelamatkan masyarakat dan perekonomian dari pandemi. (OL-7)
Hingga akhir tahun 2025, penerimaan pajak baru mencapai 87,6% dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.
Karena coretax berjalan belum sesuai perencanaan awal. Sehingga hal ini justru menyebabkan penerimaan pajak tersendat.
Kebijakan peningkatan belanja pada 2025 sudah berada di jalur yang tepat. Namun, tantangan besar ke depan adalah memastikan efektivitasnya.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bonus atlet SEA Games Thailand senilai Rp480 miliar bersumber dari APBN, bukan uang pribadi Presiden. Peraih emas terima Rp1 miliar.
DEFISIT fiskal Indonesia pada 2025 tercatat melebar melampaui target pemerintah, seiring percepatan belanja negara di penghujung tahun dan lemahnya kinerja penerimaan.
Suahasil menyebut bahwa realisasi PNBP 2025 yang mencapai Rp534,1 triliun masih lebih rendah jika dibandingkan dengan realisasi PNBP 2024 tang mencapai Rp584,4 triliun.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Studi Nature Communications ungkap pandemi Covid-19 mempercepat penuaan otak rata-rata 5,5 bulan, meski tanpa infeksi. Siapa yang paling terdampak?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved