Sabtu 07 November 2020, 03:15 WIB

Pandemi Covid-19, Perusahaan Banyak Pertimbangkan Satelite Office

Ghani Nurcahyadi | Ekonomi
Pandemi Covid-19, Perusahaan Banyak Pertimbangkan Satelite Office

Dok. TwoSpaces
Contoh pengembangan Onyva dari Twospaces

 

PANDEMI Covid-19 yang memaksa masyarakat banyak berkegiatan di rumah membuat sejumlah perusahaan memerintahkan karyawannya untuk bekerja dari rumah sebagai upaya mengurangi rantai penularan Covid-19. Hal itu pun ikut membuat permintaan terhadap ruang kantor menyusut. 

Hal itu pun menjadi kesulitan tersendiri bagi karyawan yang indekos atau berasal dari luar daerah. Melihat fakta itu, pengelola Coworking, TwoSpaces Onyva yang merupakan integrated living antara kos dan ruang kerja yang juga mengedepankan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19. 

Chief Executive TwoSpaces Group Ronni Sofrani mengatakan, proyek integrated living itu diluncurkan sebagai salah satu solusi menjawab keraguan pelaku usaha menyiapkan ruang bekerja bagi karyawannya di masa pandemi. Ronni menyebut, saat ini konsep satelite office (bekerja dari jarak jauh) menjadi salah satu pertimbangan perusahaan dibanding konsep sentralisasi kantor seperti sebelumnya. 

"Kami merasakan pertumbuhan permintaan akan ruang kantor namun dengan tipe permintaan yang berbeda dari sebelum adanya Pandemi. Banyak pula dari mereka yang tidak yakin bagaimana mereka harus menyikapi perubahan gaya kerja baru ini," kaya Ronni dalam keterangan tertulisnya. 

Baca juga : Penyaluran Dana FLPP Capai 97,73%

Ronni menambahkan. Konsep integrated living  lewat Onyva sekaligus mempertegas visi TwoSpaces Group untuk menghadirkan exosystem bisnis baru lewat integrasi multifungsi ruang. Sejak awal TwoSpaces ingin menghadirkan ekosistem yang mensinergikan coworking, coliving, dan coretail. 

"Situasi Covid-19 membuat kami semakin yakin bahwa kebutuhan integrasi multifungsi ruang semakin mendesak. Bila sebelum Covid-19 kami hendak memecahkan masalah kemacetan saja namun kini adalah masalah yang lebih penting lagi yang ingin kami pecahkan yakni kesehatan,” ujar Ronni. 

Pengembangan perdana Onyva dilakukan TwoSpaces di kawasan Ciputat  Tangerang Selatan, Banten. Ronni menjelaskan, dipilihnya kawasan penyangga Jakarta sebagai pengembangan perdana konsep integrated living, karena banyaknya kalangan pekerja yang tinggal di kawasan penyangga Jakarta. 

"Keberadaan proyek di Ciputat ini melengkapi 4 cabang coworking kami yang sudah beroperasi sejak tahun lalu. Dalam waktu dekat, kami akan meresmikan pembukaan cabang dengan konsep serupa di daerah Tomang, Batu Ceper, Cipete, Intercon Kebon Jeruk, serta proyek bernama Social Hub di daerah Daan Mogot. Semuanya didukung konsep yang sama yakni memberikan solusi bagi pribadi dan perusahaan dalam era Kebiasaan Baru terutama berkaitan dengan fleksibilitas dan kepatuhan protokol kesehatan,” tutup Ronni. (RO/OL-7) 

Baca Juga

dok.ant

Pernyataan The Fed Bikin Harga Emas Turun 22,8 Dolar AS

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 27 Januari 2022, 05:45 WIB
KOMENTAR pejabat Federal Reserve AS yang berharap akan segera menaikkan suku bunga, mendorong harga emas berjangka anjlok 22,8 dolar AS...
MI/ Abdillah M Marzuqi

Menkop UKM Tegaskan Tak Ada PEN dalam Bentuk Bantuan Ternak di NTB

👤Abdillah M Marzuqi 🕔Rabu 26 Januari 2022, 23:47 WIB
Yang ada hanyalah bantuan hibah untuk Pedagang Kaki Lima (PKL) dengan jumlah bantuan Rp1 Juta per...
Dok. Pupuk Indonesia

Pupuk Indonesia Perkuat Proses Distribusi dan Pengawasan dengan Teknologi Digital 

👤Andhika Prasetyo 🕔Rabu 26 Januari 2022, 22:49 WIB
Selain dapat mengawasi proses distribusi, sistem yang dinamai Distribution Planning & Control System (DPCS) itu juga mampu mengetahui...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya