Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
Dosen IPB University Bisman Nababan mengingatkan dampak fenomena La Nina yang cenderung basah berhujan dapat memengaruhi hasil tangkapan laut, termasuk gangguan aktivitas nelayan di Indonesia.
Kepada wartawan di Jakarta, Rabu (4/11), dia mengatakan hasil penelitian menunjukkan jumlah tangkapan ikan yang didaratkan di Pelabuhan Ratu, Jawa Barat, terlihat relatif lebih rendah pada bulan-bulan saat La Nina dibandingkan dengan saat El Nino yang kering.
Pengurus Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) itu, mengatakan saat La Nina kandungan konsentrasi zat hijau klorofil-a di perairan Pelabuhan Ratu dan sekitarnya juga diketahui lebih rendah dibandingkan dengan pada bulan normal dan ketika El Nino.
Dengan begitu, kata dia, hasil tangkapan laut akan berkurang.
"Untuk mengantisipasi kekurangan pasokan ikan akibat kejadian La Nina ini maka pemerintah perlu mengambil langkah-langkah strategis sekarang dan di masa depan," kata dia.
Ia mencontohkan pemerintah perlu menyediakan informasi yang akurat dan terus-menerus tentang kondisi cuaca, angin dan tinggi gelombang.
Informasi itu, ucap dia, harus terus diperbarui dan dapat berskala regional atau provinsi serta dapat diakses oleh seluruh nelayan di Indonesia.
Pemerintah dan para pemangku kepentingan, kata dia, agar dapat mengedukasi para nelayan yang relatif memiliki tingkat pendidikan rendah untuk dapat mengikuti informasi terkini dengan memberikan pelatihan khususnya terkait Internet of Things (IoT).
"Di samping itu, pemerintah perlu meningkatkan atau memberikan subsidi kepada nelayan agar para nelayan dapat memiliki kapal berkemampuan besar sehingga mereka tidak selalu bergantung kepada kondisi cuaca. Dengan semakin meningkatnya kemampuan perahu/kapal nelayan untuk mengambil ikan di laut lepas, maka pasokan ikan akan semakin besar dan semakin meningkatkan devisa dari perikanan dan kelautan kita," katanya. (Ant/OL-12)
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sulawesi Selatan hari ini, 6 Maret 2026. Makassar dan sekitarnya berpotensi hujan lebat hingga 13:10 WITA.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Riau yang diprediksi berlangsung hingga pukul 13.00 WIB, Jumat (6/3).
CUACA ekstrem yang ditandai dengan hujan lebat disertai angin kencang melanda Banyumas, Jawa Tengah pada Rabu (4/3) petang.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 5–8 Maret 2026 didominasi hujan ringan hingga sedang.
Berdasarkan data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung, tercatat sedikitnya 16 titik kejadian pohon tumbang dan dampak angin kencang
BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi hujan disertai kilat dan angin kencang di Jabodetabek hari ini. Cek jadwal dan wilayah terdampak di sini.
Seorang nelayan asal Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar, dilaporkan terdampar di Sri Lanka setelah perahu motor yang ditumpanginya mengalami kerusakan mesin.
Nelayan di Poncosari, Bantul mengapresiasi program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) gagasan Presiden Prabowo.
Kehidupan masyarakat pesisir di Karimunjawa mengalami perubahan karena dampak dari perubahan iklim yang terus menerus.
SEORANG nelayan Petaling Kabupaten Bangka diterkam buaya saat memancing ikan di sungai Limbung, Selasa (10/2) malam. Korban ditemukan menyangkut di jaring ikan, Rabu (11/2) pagi.
Pemkab Indramayu mengalokasikan pembayaran premi asuransi untuk 1.000 nelayan.
Cuaca ekstrem tersebut berupa hujan deras yang diikuti dengan angin kencang. Kondisi tersebut bisa menimbulkan terjadinya gelombang tinggi yang berbahaya untuk nelayan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved